“Parasite” Ukir Sejarah di Ajang Oscar 2020 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 4 2020
No Comments
Academy Award Ke-92

“Parasite” Ukir Sejarah di Ajang Oscar 2020

“Parasite” Ukir Sejarah di Ajang Oscar 2020

Foto : MATT PETIT/AMPAS/AFP
RAIH OSCAR I Para pendukung film peraih penghargaan terbaik (best picture) dalam ajang Oscar 2020, “Parasite” berpose di atas panggung saat perhelatan Academy Award ke-92 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, AS, Minggu (9/2). Film “Parasite” yang digarap Bong Joon-ho memenangkan Sutradara Terbaik, Film Terbaik, Film Fitur Internasional Terbaik dan Skenario Asli Terbaik.
A   A   A   Pengaturan Font

 

 

LOS ANGELES – Film Parasite mengukir sejarah dalam Oscar 2020. Parasite menjadi film Asia pertama sekaligus film non-bahasa Inggris perdana yang menang sebagai film terbaik (Best Picture) dalam ajang Oscar. Parasite berhasil membawa pulang empat piala Oscar dari perhelatan Academy Award ke-92, yang digelar Minggu (9/2) pukul 20.00 waktu setempat, di Dolby Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat itu.

Parasite membawa pulang empat piala, yakni Best Picture, Best Original Screenplay (Naskah Asli Terbaik), Best International Feature, dan Best Director (Sutradara Terbaik). Para aktor dan aktris Hollywood yang hadir dalam ajang penghargaan film tertinggi di Amerika ini langsung memberikan standing ovation kepada sutradara Bong Joon-ho dan seluruh pemain film Parasite.

“Saya tak bisa berkata-kata. Kami tak pernah membayangkan hal ini terjadi. Saya merasa sangat beruntung. Saya berterima kasih kepada the Academy untuk membuat keputusan ini,” kata Produser Parasite, Kwak Sin-ae.

Parasite merupakan film satire yang menggambarkan kesenjangan sosial dan ekonomi dua keluarga, Park dan Kim. Bong Joon-ho tak lupa menambahkan unsur humor dalam film tersebut.

Terjemahan menjadi salah satu faktor penting kesuksesan film arahan Bon Joon-ho itu di kancah internasional. Walaupun Parasite menggambarkan kondisi kesenjangan sosial di Korea Selatan, dengan bahasa setempat, namun pesan film tersebut bisa sampai ke Hollywood berkat tangan dingin sang penerjemah, Darcy Paquet.

Darcy Paquet merupakan kritikus film asal Amerika Serikat. Paquet mengaku harus menonton Parasite tujuh kali agar bisa mengalihbahasakannya dengan baik.

“Saya tahu 95 persen dari film berasal, dari pembuatnya dan aktornya. Namun, karena terjemahan saya ada di layar, saya rasa saya bisa ambil kredit hingga lima persen,” ucap Paquet sambil berkelakar.
Sementara itu, sutradara Bong Joon-ho masih tak percaya bisa membawa pulang empat piala besar Oscar 2020 berkat Parasite ini. Ia merasa bak bermimpi.

 

ang/AFP/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment