Koran Jakarta | October 23 2018
No Comments
Pilpres 2019

“Tunjukkan Kematangan Berdemokrasi”

“Tunjukkan Kematangan Berdemokrasi”

Usai Ambil Nomor - Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut satu Joko Widodo dan Ma’ruf Amin serta pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut dua Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berbincang akrab usai Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Capres dan Cawapres Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, mengajak semua pihak agar Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 berisi pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

“Mari kita tunjukkan kematangan berdemokrasi untuk rakyat, untuk kedewasaan rakyat dalam berdemokrasi. Oleh sebab itu, kontestasi politik ini beradu kontestasi program, kontestasi adu gagasan, kontestasi adu ide, kontestasi rekam jejak, kontestasi adu prestasi,”

kata capres Jokowi saat mendapat giliran pertama pidato usai pengundian nomor urut di KPU, Jakarta, Jumat (21/9). Jokowi menambahkan tak ingin ada perpecahan dan ingin tetap berhubungan baik dengan Prabowo-Sandiaga.

“Saya ingin, meskipun berkontestasi, saya masih bisa bertelepon dengan Pak Prabowo, bertelepon dengan Pak Sandiaga, karena beliau adalah sahabat saya sejak lama. Saya kenal Pak Prabowo sejak lama, saya kenal Pak Sandi sejak lama,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyatakan untuk memajukan negara memang banyak rintangan. “Banyak hambatan, banyak perlawanan, tetapi tidak boleh kita menyerah, hanya ada satu pilihan: Indonesia maju,” tegasnya.

Sedangkan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, mengimbau semua pihak bersikap tenang dalam menjalani pesta demokrasi.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama cawapres saya dan seluruh partai dan relawan pendukung mengucapkan terima kasih kepada KPU, seluruh komisioner Bawaslu, DKPP atas semua penyelenggaraan untuk mempersiapkan dan melaksankan Pemilu 2019,”

kata Prabowo yang mendapat giliran kedua menyampaikan pidato usai mengambil nomor urut Pilpres 2019. Prabowo menyatakan pemilu ini untuk mencari yang terbaik bagi bangsa. Dia mengajak agar semangat kekeluargaan di kedepankan.

“Sama dengan Pak Jokowi, saya harap dan saya berkeinginan dan saya menyerukan seluruh rakyat marilah kita laksanakan pemilu dengan sejuk, damai, semangat kekeluargaan untuk mencari yang terbaik untuk bangsa, bukan untuk cari kesalahan atau kekurangan masing-masing,” ujarnya.

Prabowo menuturkan meski berbeda kubu di pilpres, tapi semua merupakan keluarga besar NKRI. Karena itu, seluruh persoalan besar harus disikapi sebagai persoalan keluarga besar NKRI.

“Saya harap semua pihak selalu bersikap tenang, tidak emosional, menahan diri, marilah kita songsong proses demokrasi dengan baik, tenang, kita harap semua pihak melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” ujarnya. rag/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment