Koran Jakarta | August 19 2017
No Comments

Administrasi Pendidikan Semakin Diperlukan

Administrasi Pendidikan Semakin Diperlukan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Judul : Administrasi Pendidikan, Filsafat, dan Teori

Penulis : Dr Cepi Triatna

Penerbit : Rosdakarya

Cetakan : Maret, 2017

Tebal : 224 halaman

ISBN : 978-602-446-034-1

Pendidikan mesti demi nilai idealita agenda kemanusiaan. Pendidikan bertujuan membangun manusia sebagai penggerak kehidupan untuk menumbuhkan sikap berbudi. Lulusan harus mampu melaksanakan tugas kemanusiaan secara tepat guna (hlm 8). Maka dari itu, tujuan-tujuan pendidikan membutuhkan cetak biru rincian dan penjelas-penjelas teknis lapangan.

Dalam implementasi, penerapan arah luhur pendidikan kerap menemukan banyak persoalan. Kendala-kendala teknis sering menjadikan nilai utama pendidikan berdiam diri lantaran terkalahkan tumpukan aturan rigid. Imbasnya, pendidikan berganti rupa sebagai lahan komoditas. Peserta didik dan guru dijejali aneka kurikulum. Sebagai basis formal pendidikan, sekolah lebih menampakkan wajah perniagaan buku, seragam, dan uang gedung.

Buku ini berikhtiar mengenalkan cara mengatasi kendala-kendala di lapangan. Antara idea sebagai das sollen dan ejawantah dalam kenyataan das sein menghadirkan banyak pertentangan. Sebab antara teori dan pelaksanaan sering tidak sesuai. Buku juga coba mengurai cara-cara implementasi tujuan pendidikan agar tetap terjaga kala dipraktikkan dalam ruang kelas.

Antara lain juga dibahas administrasi pendidikan sebagai ruang lingkup diskursus ejawantah pendidikan sebagai praktik. Pendidikan sebagai setumpuk gagasan perlu dibuatkan aturan-aturan teknis yang dalam ranah para sarjana pendidikan disebut Ilmu Administrasi Pendidikan. Pengadministrasian membutuhkan permenungan dan pemikiran mendalam. Sehingga diharapkan aneka rincian teknis implementasi tetap bisa sesuai dengan tujuan. Administrasi pendidikan juga melibatkan peranan sandaran kajian filosofis.

Hakikat sebuah kurikulum ideal bebas dari kepentingan politik praktis. Sejak kemerdekaan, negeri ini sudah lebih 11 kali berganti kurikulum. Bahkan pascareformasi, sebuah kurikulum dicukupkan berjalan beberapa tahun. Teranyar, kala kebijakan sekolah lima hari, pagi hingga sore yang bakal diterapkan pada tahun ajaran 2017 juga sebagai bagian gambaran bentuk administrasi pendidikan, walau masih mengundang pro kontra.

Maka dari itu, administrasi pendidikan membutuhkan perancangan dan pendasaran filosofis. Dengan demikian, buku yang memuat pemaparan rinci seperangkat filsafat pendidikan ini dapat membantu para pelaksana dalam menilai kebijakan sekolah lima hari. Begitupun terhadap pendidikan vokasi. Apakah gebyar sekolah vokasi seperti sekarang hanya menciptakan peserta didik sebagai kumpulan tenaga terampil untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam diktum kapitalisme.

Buku juga menjabarkan administrasi pendidikan sebagai layaknya organisasi. Kepada pengurus teras “organisasi pendidikan” termasuk menteri pendidikan dan perangkat pejabat di bawahnya menjadi domain utama. Mereka diandaikan memiliki ikatan kerja sama kuat dalam visi misi (hlm 202). Di sisi lain, peran masyarakat serta pemerhati pendidikan juga dibutuhkan sebagai penilai efektivitas kinerja pemerintah mengurus pendidikan.

Pengadministrasian pendidikan diperlukan sebagai bentuk respons memandang aneka criteria tujuan yang hendak dicapai pendidikan. Pentingnya Ilmu Administrasi Pendidikan diakui berdasar pengalaman-pemgalaman sehingga membentuk teori untuk dijadikan acuan.

Buku ini dapat menjadi pegangan kalangan luas dalam mengevaluasi pendidikan dan dapat dijadikan referensi untuk membuat aneka model praktik pembelajaran secara mandiri. Spirit administrasi pendidikan yang sudah menjadi bagian keilmuan ini diharapkan mampu memandu dan mewujudkan pendidikan yang benar-benar membuat pembelajaran sebagai aktivitas menyenangkan, bukan memenjarakan kreativitas. 

Diresensi Muhammad Itsbatun Najih, lulusan suka

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment