Koran Jakarta | October 20 2019
No Comments
VARIA

Angka “Stunting” di Indonesia Tertinggi di Dunia

Angka “Stunting” di Indonesia Tertinggi di Dunia

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Mengurangi angka stunting atau kekerdi­lan, Kota Bandung bersama Forum Bandung Sehat (FBS) menggulirkan program Bandung Sadayana ASI Eksklusif (SAE). Global Nutrition Report Tahun 2017 melansir bahwa 36 persen anak Indonesia usia nol sampai lima tahun meng­alami stunting. Angka tersebut menjadikan Indonesia salah satu negara dengan tingkat stunting tertinggi di dunia, jauh melebihi rata-rata negara di Asia.

Di Kota Bandung sendiri, 25,8 persen balita mengalami stunting. Hal itu menjadi perhatian khusus Pemkot Ban­dung dengan meluncurkan Bandung SAE sebagai salah satu solusi untuk menurunkan angka stunting dengan pende­katan ASI eksklusif.

Ketua Forum Bandung Sehat, Siti Muntamah menyebut­kan hanya 45 persen ibu di Kota Bandung yang menyusui bayinya secara eksklusif selama enam bulan. Oleh karena itu, Bandung SAE diharapkan mampu mendorong pertum­buhan pemberian ASI kepada anak.

“SAE adalah program untuk memenuhi hak anak, setiap anak harus mendapatkan ASI ibunya, kecuali ada faktor-faktor tertentu yang sangat kritis sampai ibu tidak bisa mem­berikan ASI. Karena hari ini hanya 45 persen ibu di Kota Bandung yang telah memberikan ASI-nya sampai enam bu­lan,” ujarnya di Bandung, akhir pekan lalu. tgh/E-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment