Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | June 7 2020
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Stimulus ke Manufaktur Harus Segera Direalisasikan

Sabtu 6/6/2020 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Penyaluran modal kerja harus dimonitor ketat agar tepat sasaran. » Industri padat karya perlu mendapat perhatian khusus agar tetap beroperasi. JAKARTA –...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Pemkot Padang Tetapkan Masa Transisi Pada 8-13 Juni 2020

Minggu 7/6/2020 | 11:20
A   A   A   Pengaturan Font

PADANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang memutuskan pemberlakuan masa transisi selama sepekan pada 8 Juli hingga 13 Juli 2020 usai pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III yang berakhir 7 Juni 2020.

"Setelah PSBB tahap III berakhir, kami memutuskan belum masuk pada era normal baru. Kami melakukan masa transisi untuk melakukan sosialisasi tentang pola hidup baru," kata Wali Kota Padang, Mahyeldi seperti dikutip dari Antara, di Padang, Minggu (7/6).

Menurut Mahyeldi pihaknya telah menyusun Perwako Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi Covid-19 yang akan disosialisasikan secara masif kepada masyarakat pada masa transisi. Dalam Perwako diatur tata cara pencegahan dan pengendalian penularan Vovid-19. Terutama dalam berkegiatan masyarakat di sektor perekonomian, pendidikan, sosial, budaya, keagamaan, transportasi maupun pelayanan publik.

Perwako tersebut, tambah Mahyeldi, mengajak semua masyarakat untuk menaati aturan, terutama aturan protokol kesehatan Covid-19 seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan meningkatkan imun tubuh.

Protokol diterapkan di sekolah atau lembaga pendidikan, di tempat kerja industri, tempat ibadah, fasilitas umum, transportasi, saat melakukan perjalanan dinas atau bisnis, di rumah, serta saat berkegiatan sosial dan budaya. “Kami belum bisa cepat memasuki era normal baru karena Padang masih zona kuning,” ujarnya.

Ia menyampaikan Padang termasuk ke dalam 139 kabupaten/kota di Indonesia yang berstatus zona kuning penularan Covid-19. Disebut zona kuning karena daerah tersebut berisiko rendah penularan Covid-19 dan terjadi beberapa kasus penularan lokal, tetapi tanpa kelompok penularan komunitas.

Daerah tersebut juga dianggap mampu menerapkan protokol kesehatan termasuk mengidentifikasi kontak dari kasus yang dikonfirmasi, melakukan pengujian, pemantauan, maupun isolasi mandiri.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyampaikan pemberlakuan normal baru dalam rangka menghadapi Covid-19 akan mulai dilaksanakan di provinsi itu pada 8 Juni 2020 seiring berakhirnya PSBB tahap III pada 7 Juni 2020.

"Normal baru atau tatanan baru merupakan pola kehidupan baru yang produktif sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari mulai dari bekerja, sekolah, beribadah dengan menggunakan prinsip aman Covid-19," kata dia. mar/N-3

Tampilkan Semua

Seorang Petugas Lapas Terbuka Pasaman Positif Covid-19

Minggu 7/6/2020 | 11:08
A   A   A   Pengaturan Font
SIMPANG EMPAT - Seorang petugas Lembaga Permasyarakatan Terbuka Kelas II B Pasaman di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), inisial W (21), positif Covid-19. Hal ini diketahui setelah hasil swabnya keluar dari Laboratorium...
Selengkapnya

766 Pasien Covid-19 di Surabaya Dinyatakan Sembuh

Minggu 7/6/2020 | 10:58
A   A   A   Pengaturan Font
SURABAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya mencatat hingga saat ini ada sebanyak 766 pasien terpapar Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur yang dinyatakan sembuh. Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Surabaya...
Selengkapnya

Brimobda Maluku Aktif Semprot Disinfektan Cegah Pandemi Covid-19

Minggu 7/6/2020 | 10:48
A   A   A   Pengaturan Font
AMBON - Satuan Brimob Polda Maluku kembali melaksanakan kegiatan kemanusiaan dengan tema Bhakti Brimob untuk masyarakat. Kegiatan ini diwujudkan dengan penyemprotan cairan disinfektan guna memutus mata rantai penyebaran virus korona...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Kasus Covid-19 di India Lampaui Italia

Sabtu 6/6/2020 | 20:00
A   A   A   Pengaturan Font

MUMBAI - India pada Sabtu  (6/6) mencatat 9.887 orang terjangkit Covid-19 dalam 24 jam terakhir dan angka itu jadi kasus harian tertinggi sejak otoritas setempat melaporkan kasus pertama.

Dengan demikian, jumlah pasien positif Covid-19 di India menempati urutan keenam terbanyak dunia dan melampaui angka di Italia. Tingginya kasus positif di India terjadi dua hari setelah pemerintah melonggarkan aturan karantina dengan membuka kembali mal, restoran, dan tempat ibadah.

Total pasien positif di India saat ini meningkat sampai lebih dari 236.000 orang. Namun, India masih sedikit tertinggal dari Amerika Serikat, Brasil, Russia, Inggris, dan Spanyol, demikian menurut data Reuters.

Walaupun demikian, korban jiwa akibat Covid-19 di India masih lebih rendah daripada negara-negara tersebut. Kasus kematian karena Covid-19 di India mencapai 6.642 jiwa.

Pemerintah di bawah pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, cemas untuk mengaktifkan kembali ekonomi yang terpuruk akibat Covid-19. Namun, India tetap berupaya membuat jutaan rakyatnya kembali bekerja dengan melonggarkan aturan karantina.

Otoritas di India memberlakukan karantina sejak Maret. Kebijakan itu, menurut pemerintah, berhasil mencegah kasus positif bertambah cepat.

Pemerintah melonggarkan pembatasan sejak Senin, tetapi sejumlah ahli khawatir langkah itu terlalu cepat dilakukan.

Giridhar R Babu, seorang epidemiolog di Yayasan Kesehatan Masyarakat India/Public Health Foundation of India, mempertanyakan langkah pemerintah yang membuka kembali tempat ibadah.

"Kita dapat bertahan hidup dan menjaga kasus positif tidak terus bertambah tanpa harus membuka tempat ibadah untuk sementara waktu," cuit Babu di media sosial Twitter.

Meskipun beberapa tempat umum kembali dibuka, pemerintah masih melarang konser musik, pertandingan olahraga, dan kampanye politik.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (5/6) mengatakan karantina di India membantu menekan pertumbuhan angka pasien positif. Namun saat ini, jumlah pasien positif berisiko naik.

"Saat India dan negara besar lainnya kembali membuka tempat umum dan orang-orang mulai berpindah tempat, selalu ada risiko virus akan kembali menyebar," kata dr Mike Ryan, kepala program darurat WHO, saat jumpa pers di Jenewa, Swiss.

Umat yang mengunjungi tempat ibadah di India akan diminta untuk mencuci tangan serta kaki. Selama masa pandemi, penyerahan sesaji berisi makanan tidak diperbolehkan, begitu juga dengan memercikkan air ke wajah jemaat, menyentuh patung, dan kitab suci. Ant/I-1

Tampilkan Semua

Inggris Ajukan Diri Jadi Mitra Dialog Asean

Sabtu 6/6/2020 | 20:00
A   A   A   Pengaturan Font
LONDON - Inggris telah mengajukan diri untuk menjadi mitra dialog Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean), demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Inggris, Sabtu (6/6). Upaya itu adalah langkah terbaru oleh Kantor Luar...
Selengkapnya

Dikritik soal “Lockdown”, Brasil Ancam Keluar dari WHO

Sabtu 6/6/2020 | 17:27
A   A   A   Pengaturan Font
BRASILIA- Presiden Jair Bolsonaro mengancam akan menarik Brasil keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setelah WHO  memperingatkan pemerintah Amerika Latin tentang risiko melonggarkan lockdown sebelum memperlambat penyebaran...
Selengkapnya

Alasan Diskriminasi Rasial, Tiongkok Minta Warganya Tidak Kunjungi Australia

Sabtu 6/6/2020 | 17:04
A   A   A   Pengaturan Font
  BEIJING. Tiongkok menyarankan warganya untuk menghindari bepergian ke Australia, dengan alasan diskriminasi rasial dan kekerasan sehubungan dengan pandemi korona. "Baru-baru ini ada peningkatan yang mengkhawatirkan dalam...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Langgar Prosedur

Selasa 26/5/2020 | 12:05
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menyatakan wawancara yang dilakukan presenter Deddy Corbuzier dengan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari, pada Rabu (20/5/2020), di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, melanggar prosedur."

Kegiatan liputan dan wawancara Siti Fadilah dan Deddy Corbuzer tidak sesuai dan tidak memenuhi persyaratan yang tercantum pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi pada Ditjenpas, Kantor Wilayah Kemenkumham dan UPT Pemasyarakatan, Pas No. M..HH-01.IN.04.03, 5 Oktober Tahun 2011," ujar Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas, Rika Aprianti dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Rika menjelaskan, pada Pasal 28 ayat (1) disebutkan bahwa peliputan untuk kepentingan penyediaan informasi dan dokumentasi harus mendapat izin secara tertulis dari Ditjenpas.

Kemudian, Pasal 30 ayat (3) menyatakan bahwa peliputan hanya dapat dilakukan pada hari kerja dan jam kerja yang ditentukan oleh masing-masing unit atau satuan kerja.

Pelaksaanaan peliputan juga harus didampingi oleh pegawai pemasyarakatan dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, sebagaimana tertuang pada Pasal 30 ayat (4).

"Dan pada Pasal 32 ayat (2) menyatakan bahwa wawancara terhadap narapidana hanya dapat dilakukan jika berkaitan dengan pembinaan narapidana," ucap Rika.

Ditjenpas menilai kegiatan peliputan dan wawancara yang dilakukan Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah tidak memenuhi ketentuan-ketentuan tersebut.

Rika kemudian menjelaskan kronologi wawancara yang dilakukan antara Deddy dan Siti Fadilah.

Pada 20 Mei 2020, Siti Fadilah dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan terkait penyakit asma yang dia derita. Rujukan tersebut berdasarkan rekomendasi dari dokter Rutan Pondok Bambu dan telah disetujui oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Rutan.

Berdasarkan keterangan dari pihak Rutan Pondok Bambu yang telah melakukan penelusuran baik kepada Siti Fadilah maupun dua orang petugas yang berjaga saat itu, terjadinya wawancara antara Menteri Kesehatan era Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan Deddy Corbuzier tersebut diperkirakan terjadi pada Rabu (20/5) malam, di Ruang Paviliun Kartika kamar 206, RSPAD Gatot Subroto, antara pukul 21.30 WIB hingga 23.30 WIB.

Hal tersebut, kata Rika, didasarkan pada informasi bahwa pada pukul 21.30 WIB, terdapat empat orang, terdiri dua laki-laki dan dua perempuan, masuk ke dalam ruang perawatan Siti Fadilah.

"Ada empat orang, dua laki-laki dan dua perempuan, yang masuk ke ruang rawat Siti Fadilah, mengenakan masker dan salah satunya menggunakan penutup kepala dari jaket dan mengenakan ransel. Satu di antaranya adalah Deddy Corbuzier," ujar Rika.

Rika mengatakan, petugas jaga saat itu tidak sempat bertanya keperluan para tamu tersebut, karena pintu ruang rawat telah terlebih dahulu dikunci dari dalam. Bahkan, kata Rika, perawat yang ingin masuk untuk memberi obat-obatan pun tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan.

"Saat ada perawat yang ingin masuk ruang rawat untuk memberi obat-obatan pun dilarang masuk oleh keluarga yang bersangkutan," ucap dia.

Adapun pihak Rutan Pondok Bambu baru mengetahui adanya wawancara tersebut, setelah melihat unggahan video di akun instagram milik Deddy Corbuzier, pada Kamis (21/5).

"Selanjutnya Plt Karutan memerintahkan Plt KPR dan Kasi Pelayanan Tahanan untuk langsung menulusuri tayangan wawancara tersebut," tutur Rika.

Siti Fadilah sendiri sejak Jumat (22/5) telah dikembalikan ke Rutan Pondok Bambu untuk melakukan rawat jalan di Klinik rutan. Terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) pada 2005 itu juga dinyatakan negatif Covid-19. yok/Antara/AR-2

Tampilkan Semua

Musisi Nasional, Ketua MPR, DPR. DPD, Panglima TNI, Kapolri, hingga Presiden, Ramaikan Konser Virtual

Sabtu 16/5/2020 | 13:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak masyarakat menyaksikan konser virtual 'Berbagi Kasih Bersama Bimbo' yang disiarkan secara langsung dari studio TVRI, Minggu 17 Mei 2020, pukul 19.30 - 22.00 WIB. Konser ini akan di-relay...
Selengkapnya

30% Dana Bantuan Negara Diusulkan untuk Perempuan

Senin 24/2/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Untuk bisa menyiapkan calon pemimpin bangsa yang berintegritas, khususnya dari kalangan perempuan maka partai harus anggarkan dana khusus kederisasi kaum hawa. JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengusulkan 30...
Selengkapnya

Panwas Pilkada Soppeng Dilindungi Asuransi

Jumat 7/2/2020 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR - Panitia pengawas (Panwas) pemilihan ke­pala daerah (Pilkada) Kabupaten Soppeng mendapat per­lindungan asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan So­sial Ketenagakerjaan. Sebanyak 611 pengawas didaftarkan pada dua...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Ekonomi

LPDB-KUMKM Restrukturisasi Utang Koperasi terdampak Covid-19

Minggu 7/6/2020 | 11:12
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) merestrukturisasi utang 40 koperasi terdampak Covid-19 dengan nilai outstanding sebesar 181,2 miliar rupiah. Koperasi tersebut telah mengajukan permohonan restrukturisasi kepada LPDB-KUMKM sejak awal pandemi bergejolak hingga Mei 2020.

“Di masa pandemi COVID-19 LPDB-KUMKM segera melaksanakan restrukturisasi pinjaman/pembiayaan terhadap 40 koperasi yang terkena dampak langsung,” kata Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo dalam keterangannya, Sabtu (6/6).

Dia mengatakan kebijakan restrukturisasi dilakukan dengan menunda pembayaran pokok dan bunga bagi koperasi penerima dana bergulir paling lama 12 bulan ke depan. Jika semuanya telah diverifikasi, diharapkan pada Juni 2020 restrukturisasi pinjaman dana bergulir terhadap 40 koperasi mitra tersebut sudah dapat dilaksanakan. “Dalam bulan Juni ini kami berusaha seluruh pemohon tersebut dapat segera kami selesaikan administrasinya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” katanya.

Dia menjelaskan kriteria penerima fasilitas restrukturisasi tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Koperasi dan UKM. Di antaranya mitra LPDB-KUMKM yang berbadan hukum, koperasi dan UMKM yang usahanya terdampak langsung maupun tidak langsung akibat Covid-19, mitra yang masih memiliki kewajiban angsuran pokok dan bunga, serta mitra yang memiliki status kolektibilitas lancar dan kurang lancar.

Kebijakan kelonggaran dan relaksasi pembiayaan bagi koperasi mitra LPDB-KUMKM merupakan upaya maksimal guna menangkal dampak terburuk dari menyebarnya Covid-19 terutama di sektor ekonomi mikro dan makro.

Pada masa pandemi Covid-19, banyak koperasi yang kesulitan memenuhi kewajibannya lantaran UMKM-UMKM yang menjadi anggotanya sedang mengalami krisis akibat usahanya banyak yang tidak berjalan.

Ajukan Permohonan

Koperasi yang ingin mendapatkan fasilitas restrukturisasi dapat mengirimkan surat permohonan yang ditujukan kepada Menteri Koperasi dan UKM, dan ditembuskan ke Direktur Utama LPDB-KUMKM di Jakarta. Surat permohonan tersebut juga harus ditembuskan ke Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Selain langkah restrukturisasi, LPDB-KUMKM juga terus mengoptimalkan penyaluran dana bergulir ke koperasi-koperasi di Tanah Air. Hingga Mei 2020, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir sebesar 282,3 miliar rupiah atau 15,25 persen dari target penyaluran pada 2020 yakni sebesar 1,85 triliun rupiah.

Supomo mengatakan, seluruh jajarannya siap menyalurkan dana bergulir ke koperasi di Tanah Air.

Meskipun pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini sedang mengalami penurunan bahkan menukik drastis akibat penyebaran Covid-19, namun LPDB-KUMKM tetap mengoptimalkan penyaluran ke mitranya dengan meminimalkan risiko penyebaran virus tersebut. Ant/E-10

 

Tampilkan Semua

Terapkan Protokol Kesehatan, Pemerintah Siapkan Anggaran Pasar Tradisional

Minggu 7/6/2020 | 11:09
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk membuat pasar tradisional tak menjadi klaster penyebaran Covid-19 di era New Normal atau tatanan normal baru. "Saya kira pemerintah sudah menyiapkan anggaran cukup besar baik...
Selengkapnya

PUPR Naikan Target Rumah Layak Huni

Minggu 7/6/2020 | 11:03
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah meningkatkan target rakyat memiliki rumah laik huni dan mandiri. Jika sebelumnya hanya ditargetkan sebesar 56,75 persen, hingga 2024 ditargetkan menjadi 70 persen. Masyarakat harus memenuhi sejumlah kriteria...
Selengkapnya

BI Sanggah Gunakan Dana Haji untuk Stabilisasi Rupiah

Sabtu 6/6/2020 | 23:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Bank Indonesia (BI) menyanggah tudingan kalangan yang tidak bertanggungjawab soal dana haji sebesar 600 juta dollar AS yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) digunakan untuk stabilisasi nilai tukar...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

111.000 Kendaraan Menuju Jakarta

Rabu 27/5/2020 | 17:00
A   A   A   Pengaturan Font

 

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sejak H+1 dan H+2 Lebaran 2020 atau 25-26 Mei 2020 terdapat 111.022 kendaraan menuju Jakarta melalui arah timur, arah barat, dan arah selatan.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru menyampaikan volume lalu lintas (lalin) yang menuju Jakarta ini turun 66 persen dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019.

“Untuk distribusi lalu lintas menuju Jakarta sebesar 30,6 persen dari arah Timur, 33,4 persen dari arah Barat dan 36,0 persen dari arah Selatan,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Heru merincikan, lalin menuju Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai GT Cikampek Utama 2, dengan jumlah 18.058 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 65 persen dari Lebaran tahun 2019.

GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 15.884 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 86 persen dari Lebaran tahun 2019. Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, turun sebesar 79 persen dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019.

Untuk arah barat, Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 37.134 kendaraan, turun sebesar 53 persen dari Lebaran tahun 2019.

Untuk arah selatan, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebesar 39.946 kendaraan, turun sebesar 53 persen dari Lebaran tahun 2019.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020. Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah. ers/AR-2

Tampilkan Semua

Mewujudkan Bengkulu yang Maju, dan Berdaya Saing

Senin 24/2/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Gubernur Bengkulu saat ini, Rohidin Mersyah bertekad untuk mewu­judkan Bengkulu yang ma­ju, sejahtera dan bermartabat dan berdaya saing tinggi. Un­tuk mengupas itu lebih lan­jut Koran Jakarta berkesempa­tan...
Selengkapnya

Layanan Kereta Api Cibatu-Garut Gratis di Awal Operasional

Jumat 31/1/2020 | 17:55
A   A   A   Pengaturan Font
GARUT – PT Kereta Api Indonesia (KAI) siap menggratiskan layanan transportasi kereta api Stasiun Cibatu-Garut di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada awal operasional sebagai bentuk pelayanan dan menarik minat masyarakat untuk...
Selengkapnya

Pemkot Bandung Bangun Kolam Retensi di Jalan Bima Guna Cegah Banjir

Jumat 31/1/2020 | 09:44
A   A   A   Pengaturan Font
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai membangun kolam retensi di Jalan Bima yang dirancang untuk mampu menampung air untuk menahan luapan dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Citepus. Wali Kota Bandung, Oded M Danial,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Otomotif

MG Motor Donasi 10.000 APD untuk Tenaga Medis

Kamis 21/5/2020 | 18:50
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Meski baru masuk pasar otomotif Indonesia pada awal tahun ini, namun Morris Garage (MG) Motor Indonesia turut berkontribusi memberikan bantuan langsung kepada warga dan tenaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 melalui program #DrivetoShare.
MG menyerahkan lebih dari 10.000 unit paket alat pelindung diri (APD) meliputi hazmat, surgical mask, pelindung wajah, pelindung sepatu, sarung tangan, dan masker N95 kepada manajemen RS Amanda Cikarang dan RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur.
Mereka juga mengirimkan sembako kepada sejumlah masyarakat di wilayah Jatiasih Bekasi, Ps Manggis Setiabudi, Roda Hias Serpong, Tanah Tinggi Tangerang, Cipayung, Ciputat dan Bojong Gede, Bogor pada 20-21 Mei 2020.
"Program ini adalah bentuk dukungan kami kepada Pemerintah Indonesia dalam memutus rantai pandemi Covid-19," kata Managing Director MG Motor Indonesia, Figo Lee secara tertulis di Jakarta, Kamis (21/5).
"Kami ingin berperan aktif untuk dapat menjangkau langsung ke sejumlah lapisan masyarakat dan tenaga medis yang membutuhkan sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan. Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban saudara-saudari kita dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 ini," kata dia.
Marketing & PR Director MG Motor Indonesia, Arief Syarifudin menambahkan penyerahan dilakukan secara langsung agar dapat melihat bagaimana kondisi mereka selama Covid-19.
"Tak kalah pentingnya, kami juga meminta kepada perwakilan tenaga medis dan masyarakat yang kami temui saat penyerahan bantuan agar terus menekankan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta pembatasan interaksi fisik demi menekan kurva penularan Covid-19,” kata dia.
#DrivetoShare MG Indonesia sejalan inisiatif global MG UK & MG India. MG Indonesia juga menerapkan praktik sanitasi pada mutu standar pelayanan di area gerai penjualan Jabodetabek dan Bandung.
Pengiriman unit mobil MG ZS juga telah melalui inspeksi intensif dan dilengkapi dengan tag penanda bahwa unit tersebut telah lolos proses sanitasi demi kesehatan dan kenyamanan setiap pelanggan. yok/AR-2

Tampilkan Semua

Pembelian Honda secara “Online” Meningkat

Kamis 21/5/2020 | 17:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – PT Honda Prospect Motor mencatatkan peningkatan pembelian mobil secara online atau daring sebesar 20 persen dari seluruh total penjualan pada April 2020 atau bertepatan dengan pemberlakuan aturan Pembatasan Sosial...
Selengkapnya

MPV dengan VIP Wall Anti Covid-19

Rabu 13/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Di tengah wabah virus korona seperti sekarang ini pengguna kendaraan membutuhkan pengaman khusus untuk mengindari penularan Covid-19. Perusahaan modifikasi PT Lombardi Auto Indonesia Mobil melakukan desain ulang sedemikian rupa agar...
Selengkapnya

Mobil Mungil Berkualitas Premium

Rabu 13/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mobil kompak Mini lahir pada 1959 akibat krisis minyak yang melanda Inggris kala itu. S aat Mesir menasionalisasi terusan Suez yang berdampak pada turunnya pasokan minyak dari Timur Tengah di Inggris. Akibatnya, mobil masyarakat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

Hadapi New Normal, BAKTI Siapkan 2.000 Titik Akses Internet

Kamis 4/6/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan 2.000 titik akses internet di lokasi baru sebagai respons New Normal, dimana hal itu kegiatan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah di tengah pandemi COVID-19. 
 
“Kita coba solusikan secara cepat dengan menyiapkan lokasi baru akses internet sebanyak 2.000 titik. Karena inilah solusi jangka pendek yang bisa kita lakukan khususnya dalam periode sekarang pandemi COVID-19 ini,” kata Direktur Utama BAKTI Anang Latif pada Web dan Seminar (Webinar) yang mengambil tema "Solusi Bakti Kominfo di Tengah Pandemi" di Jakarta, Kamis (4/6).
 
Ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang menyusun titik-titik dimana saja yang menjadi  prioritas dari 2.000 titik ini, sehingga rencananya pasca pandemi covid-19 ini, tim akan dibentuk untuk segera menyusun dan bergerak ke lapangan. 
 
Sejauh itu, kata Anang, BAKTI telah menyelesaikan pembangunan peningkatan sebanyak 600 BTS USO 2G menjadi 4G. Saat ini total 1.000 BTS USO telah ditingkatkan ke 4G. BAKTI menargetkan untuk menyelesaikan peningkatan 600 BTS USO pada akhir Juni ini. 
 
“Dengan harapan bahwa adanya layanan 4G ini memudahkan mereka melakukan aktivitas semuanya dari rumah, WFH, belajar dari rumah, dan lain-lain. Tentunya ini memeratakan kesempatan tidak hanya kita yang ada di kota besar, namun juga bisa dirasakan di daerah 3T dan perbatasan,” katanya.
 
Dalam upaya percepatan penanganan COVID-19, jelas Anang, BAKTI juga telah melakukan optimalisasi jaringan di daerah 3T (terpencil, terluar, dan tertinggal) untuk mendapatkan kemampuan ICMS (Integrated Management Content System). 
 
Selain, Dirut BAKTI Kominfo Anang Latif, Webinar yang diselenggarakan PWI Jaya itu itu juga menghadirkan pembicara yaitu Pengamat Telekomunikasi/Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institut, Heru Sutadi. Webinar juga diikuti tak kurang dari 100 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.
 
Banyak Trobosan

Sementara itu, Heru Sutadi menilai, BAKTI sudah melakukan banyak terobosan dengan hadirnya internet di daerah 3T. Heru mengatakan, new normal di Indonesia dapat menjadi momen pemanfaatan teknologi untuk menjalankan kehidupan dan ekonomi baru yang berjarak.
 
"Kami meyakini kalau masyarakat harus lebih adaptif terhadap teknologi digital agar dapat terus produktif menjalani aktivitas, sembari mencegah penularan pandemi lebih luas. Yang jelas berkerumun masih berisiko. Tetap harus mengurangi kumpul-kumpul. Teknologi digital dengan internetnya masih menjadi solusi new normal, termasuk cashless payment,” tutupnya. mza
Tampilkan Semua

INFINIX Luncurkan Produk Baru dengan Baterai Jumbo

Selasa 2/6/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Sebagai salah satu Global brand yang selalu up to date dalam menyediakan teknologi smartphone muktahir kepada konsumen, INFINIX Indonesia kini sudah berhasil membuka awal tahun 2020 sampai saat ini dengan beragam produk baru...
Selengkapnya

WhatsApp Nantinya Bisa Aktif di Dua Perangkat

Selasa 5/5/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - WhatsApp dikabarkan tengah mengembangkan fitur yang memungkinkan aplikasi perpesanan itu bisa dijalankan atau aktif bersamaan setidaknya di dua perangkat berbeda. “Sejak tahun lalu, WhatsApp mengembangkan fitur baru yang...
Selengkapnya

Aplikasi Daring untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Selasa 5/5/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Teknologi digital hadir untuk membantu dalam upaya mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19. Aplikasi-aplikasi perang melawan Covid-19 dikembangkan oleh Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) yang dimulai pada akhir Maret lalu....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut ruang di dalam rumah sebagai ruang kerja. Pindahnya ruang kerja dari kantor ke rumah tidak dipungkiri membawa sejumlah konsekuensi. Para pekerja perlu beradaptasi “di tempat baru” untuk menyelesaikan pekerjaannya yang biasa dilakoni kurang lebih selama delapan jam per hari.

Alhasil, mereka pun membutuhkan ruang kerja yang nyaman untuk menyelesaikan pekerjaannya. Dilansir dari laman Dezeen, ruang kerja di dalam rumah dapat memanfaatkan bagian rumah yang menghadap ke jendela, sehingga saat bekerja, para pekerja dapat memandang lingkungan di luar ruangan. Konsep ruang kerja semacam ini membuat kerja tidak membosankan, menumbuhkan ide baru serta menciptakan suasana yang tidak terpisah dengan lingkungan sekitar.

Dalam konsep tersebut, penghuni dapat meletakkan tempat tidur di belakang meja kerja yang digunakan untuk melepas lelah saat jeda kerja. Di tempat tersebut juga dapat digunakan untuk membaca buku secara lebih santai. Perlu Sentuhan YLAB Arquitectos, studio arsitek di Bercelona, Spanyol, merekomendasikan ruang kerja dapat dibuat dengan meja yang menempel pada lemari dinding. Meja kerja tersebut terlihat disembunyikan di lemari dinding. Saat akan digunakan, meja yang bergabung dengan lemari dibuka serta dilenngkapi dengan kursi kerja.

Sementara itu, IDIN Architects, studio arsitek di Bangkok, ailand, menggunakan meja kerja yang terdapat dalam tempat tinggal sebagai ruang kerja.

Selain leluasa, meja kerja yang terhubung dengan dapur mampu memberikan kedekatan di antara anggota keluarga. Lantaran ruangan yang ditujukan untuk pasangan muda ini dengan bebas dapat melongok aktivitas pasangannya untuk mempererat hubungan pribadi.Widger Architecture, studio desain interior di London, Inggris, menggunakan bagian loteng at untuk ruang kerja.

Ruang tersebut ditutup dengan kayu lapis warna cerah untuk bagian langit-langit dan dinding. Material serupa digunakan untuk membuat meja build in.

Sebagai padanannya, material dekorasi (seperti lampu, bingkai kursi, dan jendela) menggunakan warna hitam. Padanan warna tersebut menjadikan ruang kerja yang terletak di loteng tidak terasa pengap serta menjadikan ruang terasa lebih hidup. Jendela yang menempel pada dinding loteng memberikan salah satu keuntungan.

Karena loteng yang identik sebagai ruang bukan digunakan untuk beraktivitas mampu memberikan kehidupan untuk penghuninya. Alhasil, dengan sedikit sentuhan desain serta memahami makna ruangan, tempat tinggal pun dapat menjadi ruang kerja yang nyaman terutama selama WFH. din/S-2

Tampilkan Semua

Pandemi Covid-19 Bakal Pengaruhi Desain Interior

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 dinilai bakal mampu menelurkan ide baru dan memengaruhi adanya perubahan dalam desain interior, baik untuk hunian maupun perkantoran. Selain itu, adanya pola hidup untuk selalu menjaga kebersihan juga akan menjadi...
Selengkapnya

Desain Pasar Mikro untuk Minimalisir Penyebaran Korona

Selasa 7/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pasar saat ini menjadi lokasi yang patut dihindari seiring dengan merebaknya wabah virus Korona atau Covid-19.  Mengingat pasar merupakan lokasi yang tidak dapat dihindari oleh masyarakat di tengah wabah virus, dipandang perlu...
Selengkapnya

Bangunan untuk “Rumah Sakit Darurat”

Senin 30/3/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Seiring dengan merebaknya wabah virus Korona atau Covid-19, banyak bangunan yang berubah fungsi menjadi “rumah sakit dadakan”. Perubahan fungsi ini tentu harus memenuhi standar rumah sakit agar modifikasi yang dilakukan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Liga Inggris Tak Temukan Kasus Positif dari Hasil Tes Covid-19 Keenam

Minggu 7/6/2020 | 07:43
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON - Rangkaian tes Covid-19 lanjutan gelombang keenam Liga Premier Inggris yang dilakukan pada Kamis (4/6) dan Jumat (5/6) nol kasus positif baru di antara skuat tim-tim peserta.

Laman resmi Liga Premier Inggris pada Minggu dini hari WIB menyatakan dalam gelombang keenam tersebut mereka melakukan tes terhadap 1.195 pemain dan staf klub peserta.

Dengan demikian jumlah temuan kasus positif dari seluruh rangkaian tes Covid-19 yang sudah dilakukan tidak bertambah dari 11 orang.

Secara keseluruhan 6.274 pemain dan staf klub-klub Liga Premier Inggris sudah menjalani tes Covid-19 dalam enam gelombang yang sudah dilakukan.

Tes Covid-19 tersebut menjadi bagian dari rencana Liga Premier melanjutkan musim 2019/20 yang sudah tertangguhkan sejak pertengahan Maret.

Rencananya, Liga Premier Inggris akan menggelar dua pertandingan pada 17 Juni yakni Aston Villa vs Sheffield United dan Manchester City vs Arsenal sebagai penanda kembalinya kompetisi musim 2019/20.

Selanjutnya, putaran pertandingan penuh akan digelar pada akhir pekan 19-21 Juni.

Sebelum liga tertangguhkan, Liverpool masih berada di puncak klasemen dengan koleksi 82 poin dan unggul 25 poin dari Manchester City (57) di posisi kedua serta hanya berjarak enam poin untuk memastikan gelar juara. (ion/AFP/S-2)

Tampilkan Semua

Kemenangan Tipis 1-0 Atas Hertha Pelihara Asa Juara Dortmund

Minggu 7/6/2020 | 07:35
A   A   A   Pengaturan Font
DORTMUND - Gol tunggal yang dicetak oleh gelandang Emre Can memelihara asa juara Borussia Dortmund setelah mengalahkan tamunya, Hertha Berlin dengan skor 1-0 dalam laga Liga Jerman di Stadion Signal Iduna Park, Minggu (7/6) dini hari...
Selengkapnya

PSSI Tegaskan Liga Dilanjutkan demi Kampanye Piala Dunia U-20

Minggu 7/6/2020 | 07:27
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengungkapkan alasan munculnya rencana Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19 adalah demi kampanye adaptasi dan Piala Dunia U-20. Dikutip dari laman resmi...
Selengkapnya

Gol Menit Akhir Paksa Leipzig Petik Hasil Imbang Atas Tim Juru Kunci

Minggu 7/6/2020 | 07:22
A   A   A   Pengaturan Font
LEIPZIG - RB Leipzig secara mengejutkan diimbangi tim juru kunci SC Paderborn 1-1 ketika di tempat lain FSV Mainz berhasil menjauhi zona degradasi dalam rangkaian laga pekan ke-30 Liga Jerman, Sabtu (6/6) waktu setempat. Menjamu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

LTS Jadi Rebutan

Sabtu 6/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Tiongkok tidak menyurutkan niatnya untuk mengua­sai Laut Tiongkok Selatan (LTS) meski mendapat pe­nolakan dari banyak negara. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian, dengan tegas mengata­kan kedaulatan teritorial Tiongkok dan hak serta kepen­tingan maritim di Laut Tiongkok Selatan tidak akan diubah oleh tuduhan yang tidak dibenarkan dari negara mana pun. Dia menegaskan, kedaulatan teritorial dan hak serta kepen­tingan maritim juga menggarisbawahi klaimnya semua pu­lau di Laut Tiongkok Selatan, termasuk Pulau Paracels dan Spratly.

Klaim Tiongkok inilah yang menimbulkan perang di­ngin dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. Secara geopolitik, Laut Tiongkok Selatan sangat penting. Kawasan ini merupakan jalur laut tersibuk kedua di dunia. Menu­rut tonase kapal kargo tahunan dunia, lebih dari 50 persen kapal kargo melintasi Selat Malaka, Selat Sunda, dan Selat Lombok. Tak hanya itu, kawasan ini diduga memiliki ca­dangan minyak bumi sebanyak 1,2 km³ (7,7 miliar barel) dengan perkiraan total 4,5 km³ (28 miliar barel). Sedangkan cadangan gas alamnya diperkirakan sebanyak 7.500 km³ (266 triliun kaki kubik).

Laut Tiongkok Selatan membentang dari wilayah utara Tiongkok ke bagian selatan Indonesia dengan luas menca­pai 1,4 juta mil persegi (3,6 juta kilometer persegi). Ini men­jadikan Laut Tiongkok Selatan lebih besar dari Laut Med­iterania. Pada bagian barat, laut ini menyentuh Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Sedangkan pada bagian timur bersentuhan dengan Filipina dan Brunei. Laut Tiongkok Selatan merupakan zona penangkapan ikan yang berkem­bang pesat dengan menghasilkan sekitar 10 persen dari tangkapan global. Sejumlah be­sar transit perdagangan mela­lui perairan ini. Pada 2016, nilai perdagangannya mencapai tiga triliun dollar AS, termasuk lebih dari 30 persen dari perdagangan minyak mentah maritim global.

Selama beberapa dekade, AS telah menjamin kebebasan navi­gasi di perairan Asia, berpatroli di laut dengan tujuan untuk mempertahankan prinsip bah­wa tidak ada negara berdaulat yang akan mengalami gangguan dari negara lain. Namun, hal ini ditanggapi Tiongkok dengan me­ngerahkan kekuatan militernya. Walaupun Tiongkok dan AS ber­lindung di balik kebebasan navi­gasi, sebenarnya kedua negara itu tengah memperebutkan ca­dangan minyak dan gas alam di dasar Laut Tiongkok Selatan.

Dalam beberapa minggu terakhir, AS telah meningkat­kan latihan angkatan lautnya di daerah maritim yang dis­engketakan, termasuk latihan bersama antara Angkatan Udara AS dan Marinir di Laut Tiongkok Selatan, serta latih­an perang kapal selam di Laut Filipina yang bersebelahan.

Pada akhir April, Pentagon mengerahkan kapal perang USS Bunker Hill, USS America, dan USS Barry ke Laut Tiongkok Selatan. Ini adalah unjuk kekuatan yang luar bia­sa kepada Tiongkok. Mereka didampingi oleh fregat HMAS Parramatta dari Royal Australian Navy.

Pada 15 Mei, AS bahkan mengerahkan kapal perusak kelas USS Rafael Peralta Arleigh-Burke sekitar 116 mil laut di lepas pantai Tiongkok dekat Shanghai. Ini merupakan ka­pal perusak AS kedua yang terlihat di Laut Kuning sebelah utara dalam waktu kurang dari sebulan. Secara signifikan, kapal-kapal tersebut diarahkan untuk operasi anti-pesawat tempur dan serangan.

Unjuk kekuatan AS itu merupakan respons atas sikap Tiongkok memanfaatkan krisis Covid-19 untuk mengin­tensifkan militernya di wilayah itu. Kapal induk USS Ron­ald Reagan dan USS Theodore Roosevelt harus berlabuh di masing-masing pelabuhan di Jepang dan Guam seiring menyebarnya infeksi Covid-19 di antara kru mereka.

Baru-baru ini, Komando Teater Selatan Tentara Pembe­basan Rakyat (PLA) mengerahkan sebuah pesawat Y-8 un­tuk misi patroli perang kapal selam (ASW) ke Fiery Cross yang terletak di dekat Filipina. Tiongkok bahkan telah memosisikan sistem peringatan dini dan kontrol KJ-500 di udara (AEW & C) di pulau yang disengketakan di Spratlys, yang telah berfungsi sebagai pusat komando dan kontrol operasi Tiongkok di daerah tersebut.

Tampilkan Semua

Masa Transisi PSBB

Jumat 5/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah mulai menyiapkan skenario pelonggaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Warga yang sudah menjalani PSBB hampir tiga bulan sejak pandemi virus korona (Covid-19) terdeteksi, mulai memasuki masa transisi. Aparatur...
Selengkapnya

Batal Berangkat Haji

Kamis 4/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada 2020. Keputusan diambil berdasarkan perkembangan dan penambahan jumlah kasus positif Covid- 19 yang terjadi di Indonesia dan Arab Saudi....
Selengkapnya

Pengamalan Pancasila

Rabu 3/6/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tahun 2020 ini kita memperingati Hari Kelahiran Pancasila di tengah wabah pandemi Covid-19 yang telah menyerang hampir seluruh negara di dunia. Penyebaran dan dampaknya amat dahsyat dan korban tewas pun mencapai angka yang fantastis....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

Studi: Vitamin K pada Bayam, Telur dan Keju Bantu Cegah Covid-19

Sabtu 6/6/2020 | 19:00
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pasien yang meninggal dunia atau masuk ke ruang gawat darurat akibat Covid-19 sudah terbukti mengalami kekurangan vitamin K yang ada di dalam bayam, telur serta jenis keju-kejuan "blue cheese".

Studi dilakukan di Rumah SakitCanisius Wilhelmina di Kota Nijmegen, Belanda di mana ditemukan hubungan antara kekurangan vitamin K dan kondisi pasien virus korona yang memburuk.

Seperti diketahui Covid-19 menyebabkan pembekuan darah dan menyebabkan degradasi serat elastis di paru-paru.

Vitamin K, yang dicerna melalui makanan dan diserap dalam saluran pencernaan, adalah kunci untuk produksi protein yang mengatur pembekuan dan dapat melindungi terhadap penyakit paru-paru.

Para peneliti Belanda sekarang mencari dana untuk uji klinis, tetapi Dr Rob Janssen, seorang ilmuwan yang bekerja pada proyek tersebut, mengatakan bahwa berdasarkan temuan awal ia menyarankan asupan vitamin K yang sehat, kecuali bagi mereka yang menggunakan obat pengencer darah seperti warfarin.

"Saran saya adalah meminum suplemen vitamin K tersebut. Bahkan jika itu tidak membantu melawan Covid-19 yang parah, itu baik untuk pembuluh darah Anda, tulang dan mungkin juga untuk paru-paru."

Ada dua jenis vitamin K yakni K1 dan K2. K1 bisa didapat dari bayam, brokoli, sayuran hijau, blueberry, semua jenis buah dan sayuran.

K2, jenis yang lebih baik diserap oleh tubuh, ada di dalam keju Belanda dan keju Prancis.

Selain itu, makanan khas Jepang, Natto, kacang kedelai yang difermentasi juga sangat tinggi vitamin K.

"Mungkin ada alasan untuk penelitian lebih lanjut mengenai manfaat kesehatannya," kata Janssen.

Penelitian, yang dilakukan dalam kemitraan dengan Cardiovascular Research Institute Maastricht, salah satu lembaga penelitian jantung dan pembuluh darah terbesar di Eropa, mempelajari 134 pasien yang dirawat di rumah sakit untuk Covid-19 antara 12 Maret dan 11 April, bersama dengan kelompok kontrol yang terdiri dari 184 pasien yang cocok dengan usia yang melakukan tidak memiliki penyakit.

Jona Walk, seorang peneliti kedua pada studi ini, yang diajukan untuk peer review pada Jumat (5/6) mengatakan: "Kami ingin mengambil pasien Covid-19 yang sangat sakit dan mengacak sehingga mereka mendapatkan plasebo atau vitamin K, yang sangat aman digunakan dalam populasi umum. Kami ingin memberikan vitamin K dalam dosis yang cukup tinggi sehingga kami benar-benar akan mengaktifkan [protein] yang sangat penting untuk melindungi paru-paru, dan melihat apakah itu aman." Ant/I-1

 

Tampilkan Semua

Pentingnya Waktu Mandi untuk Tumbuh Kembang Bayi

Sabtu 6/6/2020 | 19:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta - Kegiatan memandikan bayi atau anak ternyata memiliki pengaruh yang besar terhadap tumbuh kembang, salah satunya adalah menstimulasi sensori pada anak. dr Bernie Endyarni Medise, SpA (K), MPH mengatakan saat proses mandi...
Selengkapnya

Penjadwalan Ulang Acara Gala dan Nominasi Property Awards Ke-6

Jumat 5/6/2020 | 15:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA, 5 Juni 2020, PropertyGuru Asia Property Awards, sebuah acara penghargaan real estat terkemuka, akan berjalan pada tahun ini dengan jadwal baru di Indonesia. Panitia telah memutuskan untuk menunda acara gala formal PropertyGuru...
Selengkapnya

Siap "Traveling" dengan Pesawat, Perhatikan 8 Hal Ini

Jumat 5/6/2020 | 14:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Beberapa destinasi wisata siap dibuka secara bertahap pada masa normal baru, protokol kebersihan dan kesehatan pun harus diperhatikan termasuk selama dalam perjalanan. Jika tujuan wisata Anda mengharuskan untuk naik pesawat,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Enam Pengendara Vespa Modifikasi Jadi Korban Tabrak Lari

Minggu 7/6/2020 | 11:20
A   A   A   Pengaturan Font

 JAKARTA - Sebanyak enam penumpang motor Vespa modifikasi menjadi korban tabrak lari di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur, Minggu  (7/6)dini hari.

"Satu dari enam penumpang Vespa tewas di tempat, lima lainnya luka serius," kata Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto di Jakarta, Minggu.

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB itu melibatkan kendaraan sedan Hyundai B 1008 KYE dengan konvoi Vespa yang dimodifikasi tanpa nomor polisi.

Kronologi kejadian berawal saat kendaraan pengendara mobil sedan yang belum diketahui identitasnya datang dari arah timur ke arah barat melalui Jalan Basuki Rahmat.

Saat sampai di seberang Bumi Pospera Car Wash, kata Agus, hilang kendali dan menabrak dua motor Vespa yang dimodifikasi berpenumpang total enam orang sehingga kedua motor Vespa terjatuh.

"Kedua pengendara dan penumpangnya terpental di badan jalan hingga luka berat dan satu meninggal di TKP (tempat kejadian perkara)," katanya.

Menurut Agus, saksi di lokasi kejadian menyebutkan pengemudi kendaraan sedan langsung kabur usai tabrakan terjadi.

Masing-masing korban di antaranya Ilham Ramdhani  mengalami luka pada bagian tangan kiri patah dan kaki lecet. "Korban meninggal atas nama Rafly Maulana mengalami luka bagian kepala," katanya.

Fauzi mengalami luka di bagian kaki dan tangan lecet, Salsa Bilatiur luka lecet di kaki, Abdul Aziz  luka di bagian dahi, dan Muhammad Rizky luka bagian kaki.

Korban diketahui seluruhnya adalah warga Jakarta Timur yang sedang melakukan konvoi kendaraan di sekitar Pasar Malam BKT. "Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," katanya.ant/P-5

Tampilkan Semua

Transjakarta Tambah Tiga Rute Terintegrasi Commuter Line

Sabtu 6/6/2020 | 22:01
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan menambah tiga rute bus Transjakarta yang terintegrasi dengan stasiun kereta commuter (KCI)  di masa transisi  menjelang berakhirnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala...
Selengkapnya

Monas Segera Dibuka Untuk Umum

Sabtu 6/6/2020 | 21:30
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pengelola  Monumen Nasional (Monas) suda siap mmbuka kembali kawasan Monas untuk umum. Tetapi hingga saat ini, pihak Monas  masih menunggu SK mengenai pembukaan Monas. “Kami telah menyiapkan Monas untuk...
Selengkapnya

15 RW di Jakarta Barat masih Zona Merah

Sabtu 6/6/2020 | 21:15
A   A   A   Pengaturan Font
 JAKARTA - Sebanyak 15 Rukun Warga (RW) di Jakarta Barat masih zona merah pandemi virus corona (Covid-19). Wali Kota Jakarta Barat Rustam Efendi menyebutkan, pembukaan sejumlah titik keramaian yang dilaksanakan pada masa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

Tali Jam Tangan yang Ergonomis

Sabtu 6/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dalam beberapa tahun terakhir, jam tangan tradisional telah diganti dengan jam tangan pintar yang menawarkan sejumlah fitur. Namun, pertanyaannya apakah tali jam tradisional dan jam pintar menyajikan lokasi tampilan terbaik untuk jam tangan.

 

Jam tangan dengan berbagai bentuk dan tampilan terus diciptakan oleh para desainer. Tapi yang tetap tidak berubah adalah gelang jam atau tali jam tangan tersebut. Bentuknya tetap tradisional atau standar. Hanya bahannya yang dibuat berbeda, ada yang menggunakan kulit, karet,  titanium, baja putih  dan emas.

Posisi jam yang standar ternyata di beberapa kegiatan yang dilakukan manusia, seperti lari, berkendara mobil dan motor mengalami kerepotan saat akan dilihat. Hal tersebut yang membuat desainer kreatif dari Ergon Band, perusahaan yang membuat tali jam tangan, menciptakan sebuah bentuk  tali  jam yang ergonomis.
Laman Trendhunter.com mengupas model tali jam tangan ini karena mendapatkan skor tinggi 9,5  dari pembacanya. Tampilannya yang keren menjadikan gelang jam ini sebagai sebuah asesoris yang melengkapi gaya hidup seseorang.     

Tali jam tangan ergonomis ErgonBand adalah aksesori atau suku cadang pengganti yang intuitif bagi  penggunanya. Tali jam ini dikenakan  dan  memungkinkan pengguna  untuk menempatkan perangkat pada sudut pandang optimal ketika tengah melakukan kegiatan olahraga.


Tali jam berfungsi  memegang  jam tangan pintar apa saja dan diposisikan ke tangan tepat di sekitar sendi ibu jari,  agar membuatnya mudah terlihat saat menjalankan atau melakukan berbagai latihan. Desain khusus tali ini dimaksudkan untuk menempatkan perangkat ke dalam sudut pandang pemakainya dan mencegah pengguna  dari memutar lengan  terus menerus untuk membaca layar jam.

Pita jam tangan ergonomis ini dibuat dengan tangan dari bahan kulit, dan kompatibel untuk digunakan dengan perangkat dari merek  jam yang terkait dengan Samsung, Apple dan Garmin.
Ergon Band adalah gelang jam ergonomis yang menggerakkan jam tangan pengguna  ke sudut pandang yang sempurna. Ini membantu seseorang  menggunakan fungsionalitas penuh arloji dengan pandangan sekilas pada semua kesempatan, terutama dalam kegiatan olahraga.

Ergon Band dirancang berdasarkan ergonomi tangan dan memegang jam tangan pada sudut pandang yang sempurna untuk meningkatkan fungsionalitas penuh jam tangan modern.
Lihat jam tangan dan baca statistik tanpa menggerakkan tangan Anda. Ergon Band menempatkan jam tangan pengguna  pada sudut yang optimal. Ini adalah kebutuhan untuk keselamatan pengguna.

Ramah Sarung Tangan
Ergon Band cocok untuk hampir semua jenis sarung tangan. Ini dapat dipakai pada banyak kegiatan seperti  lari, bersepeda, dan sarung tangan olahraga untuk musim dingin lainnya. Ukuran ErgonBand dapat disesuaikan, sehingga pengguna  dapat memakainya di sebagian besar sarung tangan.
Gaya mutakhir untuk mengenakan Ergon Band memungkinkan pengguna  melakukan lebih banyak kegiatan. Karena ini tali  jam ergonomis dan nyaman. Bisa dikenakan  di mana-mana untuk kinerja dan fungsionalitas yang lebih baik.

Kompatibilitas dan warna
Ergon Band  serasi digunakan  dengan hampir semua jam tangan dan hadir dalam berbagai warna. Posisi tali jam ini  akan membantu pengguna  tetap fokus pada apa yang  tengah  dilakukan. Terbuat dari kulit berkualitas premium dan dengan desain yang ergonomis, memadukan fungsi, kenyamanan, dan keindahan yang belum pernah ada sebelumnya.

Buatan Tangan
ErgonBand sepenuhnya buatan tangan. Satu-satunya proses yang dibuat mesin adalah pemotongan dan pengukiran laser untuk memastikan presisi dan konsistensi ukuran. Ada lebih dari seratus langkah dan proses harus dilakukan dengan tangan untuk membuat ErgonBand. Dengan demikian bisa dikatakan sebagai sebuah karya seni.
Fitur ergonomis dan daya tahan ErgonBand diuji  dengan beberapa prosedur perlakuan panas dan proses terperinci. Dibuat di Kanada, gelang jam kulit asli ini mendapat jaminan tahan lama. Kombinasi gaya berbagai jenis kulit asli berkualitas tinggi, dengan bahan lain seperti  film polikarbonat, dan logam untuk menciptakan kinerja terbaik, kenyamanan tertinggi, dan fitur ergonomis. ars

Tampilkan Semua

Perjalanan Tali Jam Tangan

Sabtu 6/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tali jam tangan atau  gelang jam, adalah gelang yang mengikat jam tangan di pergelangan tangan. Tali pengikat dapat dibuat dari kulit, plastik, karet, kain, atau logam, kadang-kadang merupakan kombinasi dari semua bahan tersebut....
Selengkapnya

Dragonfly Hyperscooter yang Lincah

Kamis 4/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Satu lagi skuter listrik yang banyak dicari. Selain bentuknya yang ringkas, juga kemampuan jelajahnya yang menakjubkan. Dragonfly Hyperscooter by D-Fly adalah solusi transportasi futuristik untuk konsumen perkotaan yang memberi mereka...
Selengkapnya

Desain Skuter Eco yang Futuristik

Kamis 4/6/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Skuter listrik sempat banyak diminati masyarakat khususnya anak muda untuk menikmati jalanan di beberapa titik di Jakarta. Ada yang menggunakannya sebagai alat transportasi, ada pula yang sekadar berfoto untuk konten di media...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

Kurikulum Sekolah Era Pandemi Harus Mendorong Anak Senang Belajar

Sabtu 6/6/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah telah menetapkan tahun ajaran baru tetap digelar pada 13 Juli 2020 dan diprioritaskan pelaksanaannya tetap menggunakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

 

Meski begitu, pemer­intah dalam hal ini Kementerian Pendidi­kan dan Kebudayaan (Kemendikbud) perlu mengarah­kan PJJ agar dapat berdampak pada peningkatan kualitas peserta didik.

Sampai saat ini, Kemendikbud juga belum membuat kurikulum khusus pandemi Covid-19. Padahal, banyak pengamat menilai kuriku­lum tersebut dapat menjadi arahan serta menjaga standardisasi pendi­dikan dalam pelaksanaan pembela­jaran selama masa pandemi.

Untuk mengupas persiapan ta­hun ajaran baru, Koran Jakarta me­wawancarai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana tanggapan Anda terkait tetap dimulainya tahun ajaran baru?

Kita harus berhati-hati untuk menentukan kapan kiranya pem­belajaran itu masuk sekolah. Kita sudah sepakat keselamatan bukan hanya anak, tapi guru dan warga sekolah lainnya harus jadi pertim­bangan utama.

Pemerintah memprioritas­kan pembelajaran dengan PJJ. Bagaimana agar proses PJJ itu bisa efektif?

PJJ jadi poin utama PGRI terkait proses belajar dari rumah. Di sisi lain, selama pandemi kita semua melakukan lompatan kesempatan bertransformasi pendidikan. Ini arti­nya, kita ada kebiasaan-kebiasaan baru di dunia pendidikan yang tidak dilakukan, sekarang dilakukan. Itu harus dielaborasi, termasuk tata kelola yang berubah dari situasi dan transformasi pembelajaran. Pembelajaran tidak menekankan konten, tapi proses.

Sampai saat ini Kemendikbud belum meluncurkan kurikulum Covid-19. Seberapa penting sebenarnya kurikulum ini?

Harus ada semacam guide line dan kementerian sudah punya ini. Di sisi lain, ko­munikasi dengan pemerintah daerah harus dijalin dengan baik karena mereka punya kebijakan masing-masing. Untuk itu, harus menyusun kurikulum yang memberikan keleluasaan bagi sekolah menentu­kan standar aplikatif dan praktis.

Kalau tidak diberi arahan mereka akan tetap memenuhi target kurikulum. Kurikulum minimum harus dirancang untuk menentukan pembelajaran aplikatif dan praktis. Standar yang ketat diubah agar bisa dicapai siswa dengan mudah belajar dan guru tidak terbebani. Ini juga transformasi pembelajaran.

Apa usulan dari PGRI terkait kurikulum pendukung PJJ?

Kami menyiapkan usulan itu Kasep atau Kurikulum Sekolah Era Pandemi. Itu membuat pembe­lajaran lebih aplikatif dan praktis dengan menekankan pada konten dan mendorong anak-anak senang belajar dan menjadi pembelajar mandiri. Intinya, pembelaja­ran bersifat kolaboratif menjadi model-model pembelajaran yang banyak dipakai sehingga siswa dan guru tidak merasa terbebani. Basis transformasi pendidikan bisa disiapkan dalam kurikulum pandemi ini.

Terkait transformasi dalam dunia pendidikan apa lagi yang perlu dibenahi?

Pendidikan sudah desentralisasi. Maka itu, pemerintah daerah harus diajak bicara kalau ingin mem­perkecil disparistas mutu. Ketika Kemendikbud punya agenda besar yang bagus, tapi implementasinya harus dikontrol juga. Jadi, penting untuk berbicara dengan pemer­intah daerah tentang kenormalan baru atau pembelajaran pasca­pandemi. Bagaimana pemerintah daerah menyiapkan infrastruktur dan pendanaan karena ini penting dalam pelaksanaan.

Kalau diserahkan ke daerah akan berbahaya. Keselamatan dan keamanan perlu biaya. Kemendik­bud harus memastikan protokol ke­sehatan bukan hanya di atas kertas, tapi bagaimana protokol kesehatan jadi kesadaran dan pemahaman sehingga menyadari bahayanya. m aden ma’ruf/P-4

Tampilkan Semua

Ubah Perilaku terhadap Lingkungan, Kita Akan Tuntaskan Covid-19 Lebih Cepat

Jumat 5/6/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Setiap tanggal 5 Juni, dunia memperingati Hari Lingkungan Hidup. Peringatan tahun ini sangat relevan mengingat wabah virus korona yang telah menjadi pandemi global, memaksa setiap manusia di seluruh dunia untuk hidup bersih dan menaati...
Selengkapnya

KPK Harus Kenakan Pasal Pencucian Uang pada Nurhadi

Kamis 4/6/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua tersangka buron, yakni mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi (NHD), bersama menantunya, Rezky Herbiyono (RHE), pada Senin (1/6) malam.   Keduanya merupakan tersangka...
Selengkapnya

Sinergi Jajaran Ditjen Hubla dengan Semua Pihak Mutlak Dilakukan

Rabu 3/6/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah memperpanjang masa berlaku pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 H dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 menjadi hingga 7 Juni 2020.   Dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Owen Jenkins : Upayakan Perbaikan Ekonomi Dunia Pascakrisis Korona

Sabtu 6/6/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Inggris telah memutuskan untuk keluar dari keanggotan Uni Eropa (UE) sejak 31 Januari lalu. Di tengah berbagai upaya mempersiapkan diri keluar dari UE, Inggris seperti halnya dengan negara-negara Eropa lainnya harus menghadapi wabah pandemi korona.

Untuk mengetahui langkah-langkah dan kebijakan apa saja yang diambil oleh pemerintah Inggris terkait dua hal besar tersebut, keluar dari UE dan menghadapi dampak pandemi korona, wartawan Koran Jakarta, Aloysius Widiatmaka, berkesempatan mewawancarai Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, baru-baru ini. Berikut petikan wawancara selengkapnya.

Setelah resmi keluar dari UE, apakah Inggris lega atau waswas, mengingat 47 tahun waktu bergabung bukanlah waktu yang sebentar, sehingga harus menghadapi new normal untuk menyesuaikan diri dengan hidup sendiri?

Kami sudah meninggalkan UE sejak 31 Januari lalu. Isu yang saat ini harus dihadapi oleh Inggris dan UE adalah menentukan bagaimana bentuk hubungan perdagangan, dan kerja sama lainnya, yang akan kami jalankan untuk ke depannya.

Suara waktu pemungutan antara pro dan kontra keluar UE tak beda jauh, apakah ini tidak menjadi masalah bagi pemerintah Inggris untuk menata masa depan?

Tidak sama sekali. Dalam sebuah referendum bersejarah pada Juni 2016 di mana angka partisipasi pemilih sangat tinggi, rakyat Inggris telah memilih untuk meninggalkan UE. Hal itu ditekankan lagi pada Pemilu Desember 2019, saat rakyat Inggris memilih Boris Johnson sebagai Perdana Menteri dengan angka mayoritas yang cukup tinggi di parlemen. Aspirasi mereka pun tersampaikan pada akhir Januari 2020 lalu, saat Inggris secara resmi meninggalkan UE. Kami saat ini sedang melaksanakan negosiasi untuk menentukan bagaimana bentuk hubungan resmi dengan UE setelah 31 Desember 2020 nanti.

Kami ingin hubungan dengan UE yang berdasarkan pada prinsip perdagangan bebas dan kerja sama yang bersahabat antara negara-negara berdaulat yang setara. Hubungan kami dengan kawan-kawan di Eropa akan selalu diilhami oleh sejarah dan nilai-nilai yang kami miliki bersama. Pada akhir tahun ini, proses transisi menuju hubungan tersebut akan selesai, dan kami akan mengembalikan kemerdekaan ekonomi dan politik di mana kami dapat mengatur hukum dan aturan perdagangan kami sendiri.

Masih beberapa bulan ke depan untuk transisi, cukupkah waktu tersisa untuk benar-benar menyiapkan diri agar mandiri? Mengingat banyak yang harus dirampungkan seperti masalah imigrasi, perbatasan, pelabuhan, lintas batas, bea cukai, dan sebagainya. Mungkin Inggris juga harus membuat banyak undang-undang baru.

Tentu saja. Sebagai bagian dari kembalinya kemerdekaan politik dan ekonomi kami, pasti akan ada proses baru yang perlu ditaati oleh eksportir dan importir, terlepas dari akan disepakati atau tidaknya perjanjian dengan UE di akhir tahun. Dunia bisnis juga perlu mempersiapkan diri untuk realitas kehidupan di luar Pasar Tunggal dan Serikat Pabean Uni Eropa pada akhir tahun 2020, dan banyak yang sudah mulai melakukannya.

Pada saat yang bersamaan, kami juga yakin kami siap untuk mengatur perbatasan kami sendiri sebelum akhir tahun ini. Saat ini, kami sudah memiliki banyak pengalaman dalam mempersiapkan ini, terutama pengalaman dari krisis coronavirus ini. Namun, sangatlah penting bagi kepentingan baik Inggris dan UE untuk dapat menjamin komoditas dapat terus tersalurkan, jasa dapat terus disediakan, dan bisnis terus terlaksana.

Pemerintah Inggris akan terus bekerja sama dengan kalangan bisnis selama tujuh bulan ke depan untuk memastikan kesiapan mereka pada saat masa transisi berakhir. Melihat contoh di belahan dunia lain, banyak rantai pasokan yang tidak bergantung pada keanggotaan di sebuah serikat pabean. Maka dari itu, kami yakin untuk bisa sukses menjalankan ini. Dengan membebaskan diri dari struktur ini, kami yakin dapat membangun hubungan dagang yang lebih baik dengan negara-negara dengan perkembangan ekonomi tercepat di dunia – seperti Indonesia.

Kira-kira hal mendesak apa akan dilakukan Inggris dalam jangka pendek setelah tahun ini selesai?

Untuk saat ini, kami fokus meninggalkan UE, membangun hubungan kuat, dan memastikan bahwa kami tetap menjadi tetangga yang baik untuk teman-teman di Eropa. Seperti yang Anda bisa lihat dalam upaya menghadapi Coronavirus, Inggris bekerja sama erat dengan Prancis, Jerman, dan banyak rekan Eropa lainnya.

Hal kedua, yang menurut saya sangat penting setelah kita semua dapat keluar dari pandemi global yang telah menyebabkan kerusakan ekonomi yang sangat besar ini, adalah perlunya kita semua mendorong perekonomian dunia. Pendekatan kami berpusat pada prinsip perdagangan bebas global; tidak hanya dengan mitra-mitra di Eropa, tapi juga dengan Amerika, Jepang, Australia, New Zealand, serta mitra-mitra lain di seluruh dunia.

Suatu aspek dari Inggris yang mengglobal adalah bagaimana kami terus berupaya menjadi kekuatan yang memperjuangkan kebaikan di dunia. Perdana Menteri Inggris baru saja menjadi tuan rumah KTT Gavi (Aliansi Vaksin) minggu ini, yang telah berhasil menggalang dana sebesar 8,8 miliar dollar untuk pengembangan vaksin – melampaui target awal 7,4 miliar dollar.

PM Boris Johnson dalam setiap pernyataannya tampak optimistis, apakah ini hanya suara pemimpin (yang memang semestinya begitu) atau apakah Inggris benar-benar siap?

Kami percaya masih ada banyak waktu untuk menyelesaikan perjanjian yang didasari oleh prinsip perdagangan bebas dan kerja-sama yang bersahabat. Kami berupaya mewujudkan sebuah perjanjian seperti yang dimiliki UE dengan pihak-pihak lainnya, jadi ada banyak yang bisa dijadikan contoh. Tentunya, pasti ada rintangan sulit yang harus dilalui, namun sebagian besar negara di dunia tidak harus berbagi kedaulatan mereka seperti yang terjadi di UE. Inggris dan UE sangat paham akan sistem yang dipakai masing-masing, maka ada cukup waktu untuk menyelesaikan ini.

Kami sudah menjabarkan sebuah proposal rinci mengenai bagaimana gambaran hubungan kami dengan UE ke depannya, dan kami sudah melakukan tiga tahapan negosiasi mengenai bentuk hubungan baru tersebut. Kami tidak meminta sebuah perjanjian yang spesial, sesuai pesanan, atau unik. Kami ingin sebuah perjanjian yang mirip dengan apa yang UE miliki dengan negara sahabat lainnya – seperti Kanada. Untuk itu, kami sepakat dan sudah menerima bahwa akan ada dampak terhadap akses pasar bagi kedua belah pihak. Namun, kami tetap yakin bahwa manfaat dari kesempatan-kesempatan global baru yang akan muncul dari keputusan kami tersebut akan melebihi dampak-dampak negatifnya.

Nah, sekarang dengan adanya pandemi korona, apakah tidak mengganggu persiapan Inggris benar-benar exit?

Negosiasi antara kedua pihak tetap berjalan di masa pandemi ini, dan kami baru mau memulai ronde keempat dengan UE, tentunya melalui video conference. Tim negosiasi dari kedua pihak telah bekerja keras untuk memastikan diskusi ini tetap berjalan di tengah keadaan yang sulit ini. Coronavirus jelas telah membuat sebuah situasi yang penuh ketidakpastian dan hal ini akan terus berlanjut untuk beberapa waktu ke depannya, namun akan lebih baik untuk memberikan kejelasan saat ini dan untuk tidak membuat bisnis makin terkatung-katung.

Pemerintah Inggris juga mengawasi beragam program yang akan memastikan Inggris siap keluar dengan mulus dari masa transisi pada 31 Desember 2020 mendatang, dan kami sudah mulai berinteraksi dengan sektor bisnis dan rakyat kami untuk memastikan kesiapan ini.

Inggris harus menghadapi dua normal baru: satu normal baru karena keluar dari UE, satu lagi normal baru setelah pandemi korona. Apakah ini tidak membebani rakyat Inggris? Bagaimana pemerintah Inggris mempersiapkan dua normal baru ini?

Kami yakin kami akan siap. Nyatanya – situasi saat ini justru menekankan pentingnya pemerintah Inggris untuk dapat merancang aturan kami sendiri tanpa kekangan aturan UE, agar kami dapat mengatur respons kami terhadap permasalahan coronavirus ini.

Walaupun masih terdapat perdebatan apa yang diperlukan untuk mendukung pemulihan ekonomi kami, kami tidak perlu meminta persetujuan UE tiap kali kami ingin merancang kebijakan untuk mendukung rakyat Inggris. Sebagai contoh, kami tetap perlu mengirim kontribusi ke anggaran UE di perpanjangan masa transisi ini, dimana kami seharusnya bisa menggunakan dana tersebut untuk rencana pemulihan ekonomi kami sendiri berdasarkan keperluan kami.

Jelas bahwa dalam situasi dimana UE perlu mengatasi dampak Coronavirus di 27 negara anggotanya, mereka akan perlu membuat berbagai aturan yang jelas akan lebih dirancang untuk kebutuhan 27 negara anggotanya, dibandingkan untuk kebutuhan yang sesuai dengan kepentingan Inggris.

Jadi, situasi yang diciptakan oleh Coronavirus ini memiliki berbagai macam ketidakpastian yang kemungkinan akan berlanjut cukup lama. Tapi, kami yakin bahwa lebih baik untuk bersikap jelas sekarang dan meminimalisasi ketidakpastian terhadap dunia usaha.

Singkatnya, apakah pandemi korona tidak mengganggu program/jadwal exit yang telah disusun selama ini?

Pemerintah Inggris terus menjalankan beragam program kegiatan untuk memastikan bahwa Inggris akan siap mengakhiri dengan mulus periode transisi pada 31 Desember 2020, dan kami senantiasa berinteraksi dengan kalangan bisnis dan masyarakat untuk memastikan kesiapan mereka.

Banyak dari upaya ini dibangun berdasarkan pekerjaan komprehensif yang telah dilakukan menjelang awal Januari 2020. Oleh karena itu, saya percaya diri bahwa kami akan siap pada akhir tahun ini. Kami telah menetapkan pandangan jelas atas hubungan di masa mendatang dengan UE, dan seiring dengan kesepakatan keluar dari UE, akan menjadi basis untuk perencanaan akhir tahun ini.

Apakah hubungan kami dengan UE nanti akan lebih menyerupai hubungan UE dengan Kanada atau Australia, yang pasti adalah kami akan meninggalkan pasar tunggal dan serikat pabean di akhir tahun ini. Karena itu, kami juga telah memberikan beberapa indikasi akan perubahan-perubahan yang pasti terjadi - agar Pemerintah, masyarakat, dan kalangan bisnis dapat bersiap menghadapi ini.

Sedikit mengenai Covid-19, bagaimana Inggris menghadapi hal ini? Apakah ada kerja sama dengan negara-negara tetangga?

Kami senantiasa bekerja sama dengan seluruh mitra internasional kami, termasuk G7, G20, UE, Negara Persemakmuran, NATO, dan PBB, serta institusi multilateral lainnya untuk memberikan tanggapan yang tepat sasaran - termasuk pendanaan bagi negara-negara yang rentan untuk membantu kesiapan sistem kesehatan mereka, dan bagi organisasi-organisasi global seperti WHO untuk membantu pencegahan penyebaran virus ini.

Inggris memiliki peran yang besar dalam upaya menemukan, memproduksi, dan mendistribusikan vaksin COVID-19, termasuk sebagai penyumbang terbesar untuk Koalisi Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI), sebesar 250 miliar pound sterling hingga saat ini, dan menjadi tuan rumah Global Vaccine Summit (KTT Gavi) pada hari Kamis lalu yang berhasil menggalang dana sebesar 8,8 miliar dollar untuk Gavi, Aliansi Vaksin. Inggris juga merupakan penyumbang terbesar untuk Gavi sampai saat ini.

Selain itu, kami juga bekerja sama secara erat dengan mitra-mitra di Eropa secara bilateral, dan melalui rangkaian kerja sama serta koordinasi mekanisme regional lainnya, termasuk WHO wilayah Eropa dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC).

Bagaimana masa depan kerja sama berbagai bidang dengan Indonesia?

Inggris dan Indonesia memiliki persahabatan yang sangat baik, dan kedua negara akan terus bekerja-sama dalam menghadapi beragam tantangan kita bersama. Baik Indonesia dan Inggris merupakan negara demokrasi, kepulauan, dan memiliki warga dengan beragam kepercayaan.

Kedua negara senantiasa terus bekerja sama dalam beragam bidang:

-           dalam ilmu pengetahuan, kami memiliki 1.200 publikasi gabungan sejak tahun 2000;

-           dalam bidang pendidikan, kami telah mencapai 50 perjanjian dalam 5 tahun terakhir;

-           kampanye bahasa Inggris kami (“English for Indonesia”) telah membantu jutaan orang Indonesia untuk belajar bahasa Inggris;

-           program Kedutaan kami telah membantu Indonesia untuk memberantas korupsi dan membangun infrastruktur;

-           perusahaan-perusahaan Inggris juga terlibat dalam proyek transportasi publik untuk membantu masyarakat Indonesia menjadi lebih dinamis dan kompetitif.

Ini semua dibangun di atas hubungan yang kuat antara penduduk kita: kelompok parlemen mengenai Indonesia yang aktif di Parlemen Inggris; Kamar Dagang Inggris-Indonesia; British Council; LSM dari Inggris yang memiliki kehadiran kuat di Indonesia- Amnesty International dan WWF; serta juga banyak pendukung klub-klub sepak bola di Premier League.

Tentunya dengan Covid-19, kami harus melakukan peninjauan ulang terhadap program-program kami di Indonesia untuk menghadapi Covid-19, yaitu sebagai berikut:

-           Kami bekerja sama dengan organisasi lokal untuk menerjemahkan pesan kesehatan masyarakat menjadi bahasa daerah, mencetak brosur, dan mendistribusikannya ke daerah setempat dan juga melalui internet.

-           Kami berkolaborasi dengan Unilever, UNICEF, Action Aid, dan Save the Children terkait proyek air, sanitasi, dan kebersihan dengan proyek di tujuh provinsi senilai 13,5 miliar rupiah.

-           Kemitraan kami dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas akan mengikuti model dampak Covid-19 pada rencana pengembangan ekonomi rendah karbon yang masuk ke dalam Rencana Pembangunan 5 Tahun Indonesia.

-           Membantu tenaga kerja melalui pelatihan keterampilan baru pasca Covid-19 - termasuk bagaimana mengakomodasi peningkatan permintaan akan keterampilan baru dari pelajar/ pengangguran baru.

Masih terdapat beberapa program-program lainnya yang saat ini sedang disesuaikan. Kami akan mengerjakan ini bersama.

Tahun lalu, investasi Inggris di Indonesia berjumlah sekitar 750 juta dollar AS, mungkinkah angka ini meningkat, mengingat situasi internal Inggris?

Tentunya. Pada 2020, perusahaan-perusahaan Inggris merupakan investor asal Eropa terbesar kedua di Indonesia – dan angka ini akan terus naik dan naik. Pemerintah, bisnis, dan rakyat Inggris berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia di masa pandemi ini. Hal ini dapat kita lihat dari bantuan perusahaan Inggris terhadap penanganan Covid-19 di Indonesia:

Peralatan Medis

Sebanyak 18 perusahaan Inggris telah mendonasikan atau memberikan dana untuk peralatan medis, termasuk APD, pembersih tangan, masker, disinfektan, alat pengukur suhu, dan juga mendukung Drive Thru Rapid Testing. Dana dan donasi berbentuk barang yang terkumpulkan bernilai lebih dari 17,3 miliar rupiah. Bantuan ini disalurkan ke rumah sakit, petugas garda depan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, Persatuan Dokter Paru, organisasi kesejahteraan perempuan, para pekerja, dan juga masyarakat secara umum.

Edukasi

Lima perusahaan Inggris telah mendistribusikan materi edukasi yang bernilai tinggi bagi mereka yang terdampak penutupan sekolah – termasuk sarana belajar di rumah dan akses gratis untuk beragam pembelajaran online. Bantuan ini ditujukan kepada para murid, guru, pekerja profesional, otoritas pendidikan, dan masyarakat umum.

Jasa Profesional

Tiga perusahaan Inggris telah menyediakan jasa gratis dalam bentuk konsultasi dan pelatihan untuk mengurangi dampak dari Covid-19, dan analisis data dalam rangka memberi pemahaman baru yang praktis untuk mendukung pemulihan ekonomi. Bantuan ini disalurkan ke badan pemerintah, organisasi kesehatan, kalangan bisnis, dan masyarakat.

Pangan

Lima perusahaan Inggris telah mendonasikan 200.000 paket berisi sembako yang berisi beras dan makanan siap santap. Bantuan ini disalurkan kepada para pekerja dan masyarakat umum.

Penyaluran dana

Empat perusahaan Inggris telah menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terganggu pendapatannya akibat Coronavirus. Bantuan ini disalurkan kepada pekerja dan masyarakat umum.

S-2

Tampilkan Semua

Vincent Piket Dorong Pemulihan Sosio-Ekonomi Eropa akibat Korona

Sabtu 30/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi korona yang telah mewabah secara global membuat dunia, termasuk negara-negara di kawasan Eropa mengalami berbagai masalah. Persoalan yang dihadapi tak hanya menyangkut masalah jatuhnya korban jiwa, tetapi juga menyangkut berbagai...
Selengkapnya

Tontowi Ahmad: Memutuskan untuk Pensiun Itu Rasanya Campur Aduk

Jumat 22/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tontowi Ahmad resmi  menyatakan pensiun dari bulutangkis.  Menapaki puncak karirnya  saat  berpasangan dengan Liliyana Natsir di sektor ganda campuran, Owi (demikian dia akrab dipanggil) meraih berbagai gelar...
Selengkapnya

Amarulla Octavian : Unhan Harus Jadi “Think Tank” Kemenhan

Sabtu 16/5/2020 | 03:00
A   A   A   Pengaturan Font
Universitas Pertahanan harus memberikan kontribusi signifikan kepada Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI. Selain itu, Unhan juga harus diperkuat sebagai lembaga pemikir (think tank) Kemenhan yang menyelenggarakan short course bagi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta