BMW akan Tutup Sementara Pabrik Utama di Munich | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments

BMW akan Tutup Sementara Pabrik Utama di Munich

BMW akan Tutup Sementara Pabrik Utama di Munich

Foto : ANTARA/BMW
Mobil listrik BMW i
A   A   A   Pengaturan Font

MUNICH - BMW akan menutup sementara pabrik utamanya di Munich, Jerman pada musim panas ini selama enam pekan. Penutupan itu dimaksudkan agar BMW bisa melengkapi dan memodifikasi lebih dari seribu robot sebagai persiapan untuk memproduksi mobil murni BMW i4 pada 2021.

Kebanyakan produsen mobil besar, seperti Volkswagen, sedang membangun platform dan jalur perakitan khusus untuk membuat mobil listrik (EV). Tapi, BMW akan memproduksi mobil hibrida, listrik murni, dan hibrida plug-in pada jalur produksi fleksibel yang sama, seperti yang ada di Munich.

"Munich adalah pelopor dalam mengintegrasikan kendaraan listrik ke dalam produksi," Frank Wienstroth, juru bicara perusahaan, mengatakan kepada Automobilwoche, Senin (20/1).

Perusahaan ingin dapat mengukur permintaan konsumen untuk EV dan powertrain lainnya, dan kemudian dengan cepat merespons dengan peningkatan produksi jika dianggap perlu.

BMW i4 didasarkan pada Gran Coupe 4-Series generasi terbaru, yang menggunakan gaya tubuh sedan yang ramping dan sporty, menurut Electrek dalam laporannya. BMW mengklaim bahwa sedan listrik mampu menjangkau 600 kilometer dari baterai 80-kWh. Mampu berakselerasi dari 0 ke 100 kilometer/jam dalam waktu 4 detik.

I4, serta iNext, baru akan tiba pada 2021. EV BMW berikutnya adalah SUV iX3 all-electric, yang tiba pada akhir tahun 2020. Klaus Froehlich, bos R&D BMW, bulan ini mengatakan bahwa penyebaran EV di pasar dunia akan sangat tergantung pada peraturan emisi.

Jadi, menurut Froehlich, kendaraan listrik akan relatif populer di kota-kota pantai timur besar di China, sementara hibrida plug-in akan menjadi solusi yang disukai di Eropa. Di Amerika Serikat, adopsi EV sebagian besar akan difokuskan di pantai barat. "Sebagian besar AS tidak membutuhkan BEV," kata Froelich. Ant/ils

 

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment