Cermati Dampak Wabah Korona | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments
PREDIKSI RUPIAH

Cermati Dampak Wabah Korona

Cermati Dampak Wabah Korona

Foto : ANTARA/Muhammad Iqbal
Petugas Kesehatan Karantina Bandara Soekarno Hatta melakukan pemeriksaan acak suhu badan penumpang yang baru mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (22/1/2020). Pemeriksaan acak dilakukan untuk mewaspadai adanya penumpang yang terkena virus Korona (Koronavirus), pemeriksaan dilakukan bagi penumpang yang tiba dari China dimana virus tersebut sedang mewabah di negara tersebut.
A   A   A   Pengaturan Font

 

 

JAKARTA – Fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada merebaknya wabah virus korona di Tiongkok yang sudah menelan sejumlah korban jiwa. Pasar mencoba menilai risiko wabah tersebut apakah telah mengganggu ekonomi negara dan mitra dagang Tiongkok.

Dari internal, pasar belum melihat adanya sentimen yang berarti sebab mereka memperkirakan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) selama dua hari mulai, Rabu (22/1), akan mempertahankan kebijakan bunga acuannya.

“Konsensus pasar memperkirakan Gubernur (BI) Perry Warjiyo dan sejawat masih akan mempertahankan BI 7 Day Reverse Repo Rate di 5 persen,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, kemarin.

Sementara itu, berita tentang virus korona membangkitkan ingatan akan wabah Sindrom Pernafasan Akut (SARS) pada 2002-2003 lalu yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia dan menyebabkan penurunan tajam dalam pariwisata di Asia.

Disamping itu, wabah SARS menyebabkan kemerosotan ekonomi besar-besaran di Hong Kong dan Singapura selama sekitar delapan minggu melalui penurunan dalam pariwisata, dan memiliki dampak terbatas pada rantai pasokan di Asia.

Seperti diketahui, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (22/1) sore, ditutup menguat 23 poin dari sehari sebelumnya menjadi 13.646 rupiah per dollar AS. 

 

Ant/E-10

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment