Dililit Ular Seluruh Badan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments
Adinda Thomas

Dililit Ular Seluruh Badan

Dililit Ular Seluruh Badan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Perdana membintangi film bergenre horor, aktris Adinda Thomas mendapat pengalaman menegangkan dan takkan terlupakan. Adinda terlibat di sebuah film layar lebar bertajuk KKN: Di Desa Penari.

Aktris yang memulai debutnya di dunia hiburan sejak tahun 2013 lalu itu mengaku dililit tiga ekor ular sanca seberat 20 kilogram demi peran di film terbarunya. Di film terbarunya, Adinda berperan sebagai tokoh Widya, dan memerankan adegan yang sangat menantang dengan ular. Apalagi, dia mengaku takut dengan ular.

Sementara itu, sebelumnya dia tidak pernah berakting dan terlibat dengan ular di dalam film atau juga untuk kepentingan apa pun. “Ini film horor pertamaku. Aku sebenarnya bukan tipe yang berani pegang ular bahkan ngeliat ular aja bisa sampai merinding dan ketakutan banget,” katanya.

Tapi kali ini dia ditantang dan dapat kesempatan untuk mengisi karakternya karena ada satu dua adegan bersama ular. Ada yang dililit dan ada juga yang dipeluk dan cium-cium ularnya di badan,” ujar Adinda Thomas, Rabu (22/1), di Jakarta Selatan.

Menurutnya, adegan apa pun dengan ular pasti berbahaya. “Menurutku itu adegan yang sangat berbahaya dan menakutkan. Meski ular yang dipakai bukan yang berbisa yang bisa matok dan beracun, ujar dia.

Yang digunakan adalah ular sanca besar sekali. Ular yang pertama itu 10 kg. Lama-lama sutradara minta ularnya lebih besar lagi. Akhirnya diputuskan ular yang paling besar, dengan berat 20 kg. Parahnya, keadaan ularnya itu lagi ganti kulit.

Dia sempat panic. “Badanku kayak dililit sampai ke kaki,” kenang Adinda. Film KKN: Di Desa Penari disutradarai Awi Suryadi dan diproduseri Manoj Punjabi. Selain Adinda Thomas,

film tersebut dimainkan sejumlah bintang seperti Tissa Biani, Aghniny Haque, Achmad Megantara, Kiki Narendra, Aulia Sarah, dan Andri Mashadi. Rencananya, film akan tayang di bioskop pada 19 Maret 2020 mendatang.  yzd/G-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment