Koran Jakarta | September 23 2018
No Comments

Filipina Larang Pengiriman Tenaga Kerja ke Kuwait

Filipina Larang Pengiriman Tenaga Kerja ke Kuwait

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

MANILA – Pemerintah Filipina memutuskan untuk melarang warga negaranya untuk bekerja di Kuwait. Keputusan yang dikeluarkan pada Senin (12/2) ini diungkapkan setelah Presiden Rodrigo Duterte berang atas laporan banyak pekerja Filipina yang menderita karena perlakukan tak manusiawi dan eksploitasi, terutama saat Presiden Filipina itu menerima foto jasad seorang asisten rumah tangga ditemukan dalam lemari pendingin.

“Setelah muncul serangkaian laporan terkait perlakuan tak manusiawi serta kematian terhadap pekerja Filipina di Kuwait, maka kami berlakukan larangan sepenuhnya dengan segera,” kata Menteri Perburuhan Filipina, Silvestre Bello.

Berdasar catatan pejabat di Kementerian Perburuhan, ada 252 ribu pekerja asal Filipina yang bekerja di Kuwait. Pendapatan yang mereka terima merupakan perolehan devisa yang amat penting bagi perekonomian Filipina.

Terkait laporan perlakukan tak manusiawi dan eksploitasi terhadap pekerja asal Filipina, Presiden Duterte pada pertengahan pekan lalu telah memanggil Duta Besar Kuwait di Manila, Saleh Ahmad Althwaikh, untuk meminta penjelasan atas serangkaian penyiksaan terhadap warga negara Filipina yang bekerja di Kuwait. AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment