Forehand yang Melebar Akhiri Karier Wozniacki di Dunia Tenis | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments
Australia Open 2020

Forehand yang Melebar Akhiri Karier Wozniacki di Dunia Tenis

Forehand yang Melebar Akhiri Karier Wozniacki di Dunia Tenis

Foto : ISTIMEWA
Caroline Wozniacki
A   A   A   Pengaturan Font

MELBOURNE  - Australia Terbuka 2020 menjadi akhir karier mantan petenis nomor satu dunia Caroline Wozniacki. Petenis asal Denmark tersebut sebelumnya mengatakan grand slam pembuka musim di Melbourne Park tahun ini akan menjadi penampilan terakhirnya di dunia tenis professional.

Petenis 29 tahunitu memilih Australia Terbuka sebagai ajang untuk menutup kariernya, karena dia memiliki kenangan manis di grand slam ini. Wozniacki merebut satu-satunya gelar grand slam dalam kariernya dua tahun lalu, tepatnya Australia Terbuka 2019. Dia pun berharap menandai pensiunnya dengan kegemilangan di tempat yang sama.

Namun pukulan forehand yang melebar darinya saat menghadapi petenis Yunisia Ons Jabeur dalam pertandingan putaran ketiga Australia Terbuka, Jumat (24/1), benar-benar menjadi pukulan terakhir dalam karier profesionalnya.

Jabeur, yang mengalahkan unggulan ke-12 Johanna Konta di babak pertama dan mantan petenis nomor empat dunia Caroline Garcia di babak kedua, menghentikan perlawanan Wozniacki setelah laga yang berlangsung dalam tiga set,  5-7, 6-3, 5-7.di Melbourne Arena.

"Saya pikir sangat cocok bahwa pertandingan terakhir saya akan menjadi tiga set, dan saya akan menyelesaikan karier saya dengan kesalahan forehand," kata Wozniacki berusaha bercanda sambil menahan air mata. "Itu adalah hal-hal yang telah saya kerjakan sepanjang karier saya, dan saya kira seperti inilah pada akhirnya.”

Meskipun ia hampir memperpanjang lkeberadaannya dengan comeback di set terakhir, bangkit dari ketinggalan 0-3 untuk menjadikan 3-3, itu tidak cukup bagus. Jabeur dengan cepat mengakhiri pertandingan, mengirim pemain berusia 29 tahun itu keluar dari turnamen.

Wozniacki menghabiskan 71 minggu di peringkat atas WTA, dan memenangkan 30 gelar sepanjang kariernya. Bintang Denmark itu memenangi gelar Grand Slam pertamanya di Australia Terbuka pada 2018, dan memiliki rentang 11 tahun yang mengesankan di mana ia memenangkan setidaknya satu turnamen setiap musim.

Wozniacki mengumumkan pengunduran dirinya di sebuah posting Instagram pada bulan Desember, dengan mengatakan bahwa ia ingin memulai sebuah keluarga dengan suaminya - mantan pemain NBA David Lee - dan meningkatkan kesadaran tentang rheumatoid arthritis, suatu kondisi autoimun yang didiagnosis telah menjangkitinya pada tahun 2018 .

Dia juga berkompetisi di tiga Olimpiade, dan membawa bendera Denmark pada upacara pembukaan di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.

"Ada beberapa kenangan khusus yang akan selalu saya hargai dan hanya perjalanan untuk mencapai tempat kita berkumpul bersama, itu benar-benar menakjubkan. Perjalanan yang menyenangkan,” kata Wozniacki. “Saya siap untuk bab selanjutnya. Saya siap untuk apa yang akan datang.” (yahoosport/drb)

 

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment