Gandeng “Market Place” untuk Pengadaan Barang | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 3 2020
No Comments
Inovasi Pemprov Jabar

Gandeng “Market Place” untuk Pengadaan Barang

Gandeng “Market Place” untuk Pengadaan Barang

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG - Pemprov Jawa Barat (Jabar) menggandeng empat perusahaan penyedia layanan booking tiket dan hotel online untuk keperluan perjalanan dinas ASN Pemprov dan DPRD Jabar. Diyakini dengan pemesanan online akan terjadi efesiensi sebesar 30 persen.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan PT Airy Nest Indonesia (Airy Rooms), PT Aero Globe Indonesia, PT Global Tiket Network (Tiket.com), dan PT Trinusa Travelindo (Traveloka), di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (18/02/20).

Dengan kerja sama tersebut, tahun ini semua pembelanjaan keperluan perjalanan dinas ASN Pemprov Jabar dan anggota DPRD Jabar dilakukan secara online, sekaligus inovasi sektor pengadaan jasa pemprov yang pertama kali dilakukan di Indonesia.

“Pemprov Jabar yang pertama memulai mem-booking traveling untuk perjalanan dinas ASN secara online,” ujarnya kemarin.

Selama ini, biaya akomodasi perjalanan dinas dilakukan secara manual oleh tiap dinas. Gubernur mengatakan banyak terjadi pemborosan lewat cara tersebut.

“Harga satu tiket bisa bervariasi, bahkan pernah kejadian dua kali lipat. Sehingga menurut saya, kebiasaan asal beli yang penting ada tapi tidak melihat optimalnya harga, mengakibatkan potensi tidak efisien,” katanya.

Jejak Digital

Jika dilakukan secara online proses jual-beli akan terjamin secara kompetitif, mudah, dan lebih jelas pertanggungjawabannya lewat jejak digital. Para ASN pun dipersilahkan memilih keempat perusahaan tersebut untuk keperluan tiket dan akomodasi perjalanan dinas.

“Biaya akomodasi perjalanan dinas secara online bisa menghemat anggaran sebesar 30 persen. Saya kira ini terobosan penghematan uang yang luar biasa,” ucapnya.

Ia menyebutkan selama satu tahun lalu, total anggaran perjalanan dinas untuk tiket perjalanan dinas menghabiskan 37 miliar rupiah. Jika ditambahkan dengan kamar hotel maka bisa mencapai 190 miliar rupiah, baik untuk perjalanan dinas ASN atau pun DPRD Jabar. tgh/AR-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment