Greysia/Apriyani Segera Fokus untuk Thailand Masters | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments

Greysia/Apriyani Segera Fokus untuk Thailand Masters

Greysia/Apriyani Segera Fokus untuk Thailand Masters

Foto : ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu tidak mau cepat berpuas diri meskipun baru saja meraih gelar juara Indonesia Masters 2020 yang diselenggarakan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta. Greysia/ Apriyani dalam waktu dekat akan menghadapi Thailand Masters dan fokus mempersiapkan diri menuju Olimpiade Tokyo.

Pada laga final turnamen bulu tangkis level Super 500 yang digelar pada Minggu (19/1), pasangan Greysia/Apriyani menumbangkan pasangan asal Denmark Maiken Fruergaard/Sara Thygesen dalam tiga gim dengan skor 18-21, 21-11, 23-21.

“Kami bersyukur banget bisa menang di turnamen ini. Tapi selain Indonesia Masters ini, masih banyak turnamen lainnya yang harus kami lewati. Kami tidak mau cepat puas. Justru kami harus terus-terusan memperbaiki diri,” kata Greysia. Meskipun sukses memboyong gelar pada turnamen yang berhadiah total mencapai 400.000 dolar AS tersebut, dia mengaku fokusnya tetap tertuju pada Olimpiade 2020 yang akan digelar di Tokyo, Jepang.

“Tujuan kami adalah Olimpiade Tokyo. Tapi untuk menuju kesana, kami harus lewati satu per satu turnamen terlebih dahulu. Setelah turnamen ini, kami harus langsung siap-siap ke Bangkok untuk mengikuti Thailand Masters minggu depan,” ujar Greysia.

Sementara itu, senada dengan Greysia, Apriyani juga mengaku bahagia dan bersyukur dengan hasil yang telah mereka dapatkan. Namun keduanya mengakui penampilannya masih jauh dari kata sempurna.

Sementara itu, tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mengaku terharu dengan capaian gelar juara di nomor tunggal putra Indonesia Masters 2020 karena kemenangan ini tidak hanya membanggakan bagi pribadi namun juga mengembalikan citra sektor tunggal putra Indonesia yang sempat meredup. “Gelar ini sangat berarti buat saya dan khususnya di tunggal putra.

Sektor ini pada masa sebelum saya sempat vakum (gelar juara), jadi saya mau buktikan ke orangorang kalau kami bisa juara,” kata Anthony. Secara teknis, kemenangan yang dicatatkan Anthony juga mengembalikan gelar juara yang pernah ia raih di tahun 2018, serta menggagalkan wakil Denmark Anders Antonsen dalam upayanya mempertahankan gelar juara pada tahun ini. Pebulu tangkis berusia 23 tahun ini mengamankan podium juara setelah menundukkan Antonsen dalam rubber game 17-21, 21-15, 21-9. Ant/S-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment