Hunian Premium sebagai Gaya Hidup | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments

Hunian Premium sebagai Gaya Hidup

Hunian Premium sebagai Gaya Hidup

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Untuk kalangan menengah atas, hunian tidak lagi sebatas tempat tinggal maupun tempat berteduh. Hunian telah bergeser sebagai gaya hidup yang mampu memberikan sisi pembeda. Bagaikan barang branded, hunianpun telah mengakomodasi kebutuhan tersebut. Hunian yang menyasar kalangan atas memiliki nilai luxury yang memanjakan penghuninya.” It’s about lifestyle,” ujar Ferry Ma’ruf, President Director PT Permadani Khatulistiwa Nusantara, anak usaha Rajawali Property Group di The Residences at The St Regis Jakarta, Rabu (15/1).

Lifestyle tersebut menjadi bagian kehidupan kalangan menengah atas yang kebanyakan menghuni kota besar maupun kota metropolitan, semacam Jakarta. Gaya hidup menjadi kebutuhan masyarakat saat ini.

Kalangan milenial yang mendominasi hampir seluruh penduduk dunia menjadi generasi yang dianggap memperkuat, bahwa gaya hidup telah menjadi bagian masyarakat. Segala karya akan bermuara sebagai gaya hidup.

Hunian kalangan atas ditandai dengan hunian yang tergolong luas, yaitu di atas 200 meter persegi. Ferry mengatakan hunian semacam ini umumnya bukan dimiliki pasangan yang baru menikah, namun kalangan yang telah bertahun-tahun menikah, memiliki anak dua atau tiga dan mapan secara ekonomi. Untuk mengakomodasi kehidupannya, mereka memerlukan hunian yang lebih luas. Di berbagai kota di dunia, hunian semacam ini sudah banyak di kembangkan.

Rajawali Property Group menghadirkan The Residences at The St Regis Jakarta sebagai hunian vertikal premium di Jakarta. Dengan menempati kawasan bekas Hotel Four Season, di Kawasan Kuningan, Jakarta, bangunan terdiri 195 unit di 62 lantai. Bangunan juga akan berada dalam satu kawasan dengan hotel St Regis dan office.

Ekonomi yang kurang kondusif tidak menyurutkan membangun properti kelas atas. Ferry mengaku percaya diri menghadirkan hunian untuk kalangan atas di tengah industri properti dalam negeri yang tengah lesu. Ia berpendapat ekonomi makro masih berkembang positif. “Daripada melihat mikro, kita melihat makro yang masih confidence,” ujar dia.

Hingga saat ini, jumlah unit yang terjual telah mencapai 80 unit dari 195 unit secara keseluruhan. Ferry juga beralasan bahwa penyediaan hunian premium dapat menjaga agar dana orang Indonesia tidak ditanamkan di luar negeri. Selain itu, proyek vertikal building mampu menyerap tenaga kerja yang tergolong banyak hingga ribuan orang.

The Residences at The St Regis Jakarta berdiri di atas tanah bekas Hotel Four Season. Karena berdiri di bekas bangunan, ada beberapa perubahan struktur bangunan. Hunian di desain secara privat dengan lift yang akan langsung menuju unit.

Selain itu untuk masuk ke setiap kamar, ada jeda ruang yang menghubungkan antara pintu dan ruang tidur. Dengan luasan sekitar 355 meter persegi hingga 370 an meter persegi, hunian yang dibandrol mulai 65 juta sampai 70 permeter persegi menjadi tempat tinggal yang lapang. din/R-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment