Koran Jakarta | November 17 2018
No Comments
Obligasi Hijau

IFC Biayai Proyek Perubahan Iklim di Filipina

IFC Biayai Proyek Perubahan Iklim di Filipina

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

MANILA - Anak perusahaan Bank Dunia, International Finance Corporation (IFC) berkomitmen menyalurkan pembiayaan sebesar 150 juta dollar AS kepada Filipina melalui pembelian obligasi hijau yang diterbitkan oleh China Banking Corporation (Bank China) sebuah bank komersial swasta pertama di Filipina.

Obligasi tersebut tercatat sebagai obligasi hijau kedua yang dikeluarkan oleh bank komersial lokal sekaligus membuka lebih banyak pembiayaan untuk proyek-proyek yang bertujuan memerangi perubahan iklim.

Obligasi tersebut juga serangkaian dengan obligasi hijau sebelumnya yang memiliki peringkat internasional pertama peso yang disebut Mabuhay Bond pada bulan Agustus, dan penerbitan obligasi hijau sebelumnya oleh BDO Unibank sebagai upaya mendukung pengembangan berkelanjutan dari pasar obligasi hijau yang baru lahir di Filipina.

“IFC bangga memainkan peran dalam menciptakan pasar obligasi hijau baru di Filipina, negara yang dihadapkan pada dampak perubahan iklim, namun pembiayaan hijau rendah,” kata CEO IFC, Philippe Le Houérou dalam keterangan tertulisnya pekan lalu.

“Investasi kami dalam obligasi ini akan meningkatkan akses ke pembiayaan baru untuk proyek-proyek iklim cerdas.

IFC sangat ingin memberikan dukungan investasi dan nasihat untuk mengembangkan produk pembiayaan hijau inovatif dengan pemain sektor swasta yang berkomitmen untuk berkontribusi dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Filipina,” lanjut Le Houerou.

Pemerintah Filipina jelasnya telah menyatakan komitmennya memerangi perubahan iklim sebagai kebijakan nasional prioritas.

Dengan obligasi hijau bank akan meningkatkan investasinya dalam proyek-proyek ramah lingkungan, mendukung target pemerintah mengurangi hingga 70 persen emisi gas rumah kaca pada 2030.

Presiden China Bank, William Whang mengatakan obligasi itu merupakan komitmen jangka panjang bank yang berkelanjutan.

“Kami senang bermitra dengan IFC pada penerbitan obligasi hijau pertama kami untuk meningkatkan kegiatan pinjaman hijau dan selanjutnya berkontribusi pada ekonomi berkelanjutan, ” kata Whang.

IFC dan China Bank dengan sinergi tersebut diharapkan meningkatkan portofolio pembiayaan iklim lebih dari dua kali lipat menjadi 10,9 miliar Peso atau ekuivalen dengan 207 juta dollar AS dalam jangka waktu 5 tahun. bud/E-9

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment