iPhone dengan Harga Terjangkau Diperkirakan Meluncur Awal Maret | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments

iPhone dengan Harga Terjangkau Diperkirakan Meluncur Awal Maret

iPhone dengan Harga Terjangkau Diperkirakan Meluncur Awal Maret

Foto : ANTARA/Arindra Meodia
Sejumlah telepon pintar buatan Apple, iPhone, dipamerkan pada sebuah gerai beberapa waktu lalu
A   A   A   Pengaturan Font

CUPERTINO - Pemasok Apple dilaporkan berencana untuk mulai merakit iPhone murah terbaru pada Februari, yang diperkirakan akan meluncur pada awal Maret. “Tugas perakitan untuk perangkat baru tersebut akan dibagi antara Hon Hai Precision Industry dan Pegatron Corp dan Wistron Corp,” demikian dilaporkan Bloomberg edisi Rabu (22/1).

Perangkat tersebut akan menjadi model iPhone dengan harga murah pertama sejak diluncurkannya iPhone SE. Smartphone tersebut kabarnya akan terlihat mirip dengan iPhone 8, yang rilis pada 2017, termasuk layar 4,7 inci.

iPhone 8 masih ada di pasaran dan saat ini dijual seharga 449 dollar AS. Sementara laman distributor resmi Apple di Indonesia iBox menunjukkan harga 8,499 juta rupiah untuk iPhone 8. Sedangkan, Apple menjual iPhone SE seharga 399 dollar AS (sekitar 4,6 juta rupiah) ketika ponsel itu diluncurkan pada 2016.

Ponsel baru tersebut diharapkan memiliki Touch ID yang terpasang pada home button, tetap memilih menggunakan teknologi Apple yang sudah mapan daripada sensor sidik jari dalam layar seperti kebanyakan pesaing Android. Ponsel tersebut kabarnya tidak akan memiliki otentikasi biometrik Apple Face ID, namun akan dibekali prosesor yang sama dengan ponsel andalan Apple saat ini, iPhone 11.

iPhone dengan harga lebih terjangkau telah terbukti populer di kalangan konsumen, termasuk iPhone 11 terbaru, yang harga awalnya 50 dollar AS lebih rendah daripada harga resmi Apple.

Permintaan kuat untuk iPhone telah mendorong Apple meminta Taiwan Semiconductor Manufacturing Co, untuk membuat lebih banyak chip pada kuartal saat ini. Apple berencana meluncurkan iPhone high-end untuk dirilis tahun ini, yang mencakup konektivitas 5G, prosesor lebih cepat, dan kamera 3-D baru di bagian belakang.

Penawaran yang lebih murah dapat membantu Apple bersaing lebih baik di pasar ponsel yang paling kompetitif dan berkembang dengan cepat, khususnya India. iPhone masih sulit dijual di negara tersebut karena saingannya, Android, yang hadir dengan harga agresif kurang dari 200 dollar AS.

Perusahaan teknologi yang berbasis di Cupertino, California, itu berharap pengiriman handsetnya akan kembali tumbuh tahun ini, setelah menetapkan target pengiriman lebih dari 200 juta unit pada 2020, dan pengganti iPhone SE akan memainkan peran penting dalam tugas itu. Ant/ils

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment