Iran Tangkap 30 Tentara yang Terlibat Penembakan Pesawat Ukraina | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 24 2020
No Comments
Penembakan Pesawat

Iran Tangkap 30 Tentara yang Terlibat Penembakan Pesawat Ukraina

Iran Tangkap 30 Tentara yang Terlibat Penembakan Pesawat Ukraina

Foto : AFP/ATTA KENARE
FOTO KORBAN I Mahasiswa Iran memegang foto korban penumpang kecelakaan pesawat Ukraine International Airlines saat memperingati peristiwa penembakan pesawat Ukraina itu di Universitas Tehran, Selasa (14/1).
A   A   A   Pengaturan Font

TEHERAN – Aparat penegak hu­kum Iran menangkap 30 tentara yang diduga terlibat dalam insiden pe­nembakan pesawat Boeing 737 mas­kapai Ukraine International Airlines. Pesawat dengan nomor penerbangan PS752 yang membawa 176 orang penumpang itu jatuh di pinggiran Tehe­ran, 8 Januari lalu.

Penangkapan itu dilakukan me­nyusul meningkatnya tensi unjuk rasa warga Iran terkait insiden Ukraine In­ternational Airlines itu. “Investigasi intensif telah dilakukan dan bebera­pa orang telah ditangkap,” kata juru bicara pengadilan, Gholamhossein Esmaili, Selasa (14/1).

Pengumuman itu muncul tak lama setelah Presiden Iran, Hassan Rou­hani, mengatakan semua orang yang bertanggung jawab atas bencana itu harus dihukum.

“Kesalahan yang tidak bisa di­maafkan,” ujar Rouhani terkait in­siden Ukraine International Airlines.

Rouhani menegaskan pengadilan harus membentuk sidang khusus de­ngan hakim tingkat tinggi dan puluhan ahli. Seluruh dunia akan menyaksikan proses persidangan itu. Rouhani ya­kin tidak mungkin hanya orang yang menekan tombol yang salah, pasti ada orang lain, dan dia ingin ini dijelaskan kepada orang-orang secara terbuka.

“Bagi orang-orang kami, sangat penting dalam insiden ini bahwa sia­pa pun yang bersalah atau lalai pada tingkat apa pun menghadapi keadilan. Siapa pun yang layak dihukum, harus dihukum,” tambah Rouhani.

Negara para mullah itu tengah berada di bawah tekanan internasio­nal untuk memastikan penyelidikan atas tragedi itu berjalan sungguh-sungguh dan transparan.

Sebagaimana telah diberitakan, Iran menembak jatuh Ukraine Inter­national Airlines, pekan lalu. Tem­bakan Iran menewaskan seluruh penumpang pesawat dengan nomor penerbangan PS752 tersebut. Total, ada 176 korban jiwa.

Iran, awalnya, sempat berkelit dari tanggung jawab. Mereka berkali-kali membantah salah tembak atau bah­kan terlibat dalam peristiwa jatuhnya Ukraine International Airlines. Namun belakangan, mereka mengubah per­nyataan dan mengaku bertanggung ja­wab. Serangan Iran itu sebagai balasan atas operasi pesawat tak berawak AS pada 3 Januari yang menewaskan Ko­mandan Pasukan Quds, Garda Revolu­si Iran, Jenderal Qassem Soleimani.

Peristiwa salah tembak itu telah memicu unjuk rasa dari warga Iran. Apalagi dari 176 korban jiwa, 82 pe­numpang di antaranya adalah warga Iran. Mereka meminta pertanggung­jawaban dari rezim Ayatollah Ali Khamenei. Protes senada juga datang dari berbagai negara, termasuk Kana­da yang kehilangan 57 warganya da­lam insiden pesawat Ukraina.

Rencananya, dalam waktu dekat, investigasi jatuhnya pesawat Ukraina itu akan berlangsung. Berbagai negara akan terlibat dan diundang, termasuk Amerika, Kanada, Prancis, Ukraina, dan Iran untuk ambil bagian dalam penyelidikan tersebut. SB/AFP/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment