Jabar Siapkan 25 Hektare untuk Pelestarian Bambu | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 26 2020
No Comments
Pemberdayaan Masyarakat

Jabar Siapkan 25 Hektare untuk Pelestarian Bambu

Jabar Siapkan 25 Hektare untuk Pelestarian Bambu

Foto : KORAN JAKARTA/TEGUH RAHARDJO
PAMERAN KERAJINAN | Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kiri) menerima sepeda bambu dari penanggung jawab komunitas pelestari bambu Baju Baja, Oki Himawan (kedua dari kiri), di Gedung Sate Bandung, Rabu (27/11). Pemprov Jawa Barat memperingati hari bambu dengan menggelar pameran kerajinan bambu, Bambu Vaganza.
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menyiapkan lahan se­luas 25 hektare di Kabupaten Cianjur untuk ditanami bam­bu. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemprov melestarikan tanaman bambu karena terbukti mampu mem­berikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya di perkampungan.

“Lahan disiapkan 25 hek­tare agar tanaman bambu khas yang asli Jabar tetap lestari. Selain itu juga ada kegiatan pelatihan pemanfaatan tana­man bambu untuk kerajinan dan wisata oleh komunitas setempat,” kata Wakil Guber­nur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum pada peringatan hari bambu, Bambu Vaganza, di Halaman Gedung Sate, Bandung, Rabu (27/11).

Uu mengatakan peman­fatan tanaman bambu da­pat dilakukan di desa-desa wisata, terutama di desa yang memiliki kebun bambu. Hasil kerajinan dari bambu dapat menjadi oleh-oleh dan daya tarik kunjungan wisata di desa tersebut.

Sementara itu, penang­gungjawab komunitas Baju Baja, Oki Hikmawan mengata­kan peringatan hari bambu menunjukkan masih ada pe­merintah daerah yang perduli akan pelestarian tanaman bambu. Apalagi Jabar memi­liki alat musik angklung yang berbahan dasar bambu.

“Sekarang bambu tidak hanya untuk alat musik atau perkakas dapur. Sudah menja­di bahan baku untuk craft, bah­kan sudah ekspor,” jelas Oki.

Desa Kreatif

Menurut Oki, Komuni­tas Baju Baja adalah pengiat pelestarian tanaman bambu di Jabar. Komunitas ini ber­sama Pemprov Jabar sudah mengembangkan desa kreatif di 35 lokasi di 9 kabupaten di Jabar. Desa kreatif memiliki anak-anak muda yang dibina untuk melestarikan dan me­manfaatkan bambu.

“Targetnya 100 desa kreatif, sekarang baru 35. Alhamdu­lilah kerajian bambu sudah bisa ekspor. Seperti jam ta­ngan bambu dan sepeda dari bambu,” tutur Oki.

Pada kesempatan tersebut Oki menghadiahkan sepeda bambu kepada Wagub Uu Ru­zhanul Ulum. Uu sendiri me­nyatakan akan menggunakan sepeda bambu itu saat berak­tivitas di lingkungan Gedung Sate. Pameran kerajinan bam­bu pun digelar di halaman Ge­dung Sate. tgh/N-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment