Kesbangpol Daerah Harus Ikut Perangi Hoaks Korona | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 4 2020
No Comments
Berita Bohong | Satpol PP Terus Berpatroli di Pusat-pusat Keramaian

Kesbangpol Daerah Harus Ikut Perangi Hoaks Korona

Kesbangpol Daerah Harus Ikut Perangi Hoaks Korona

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
Semua pihak diminta ikut aktif mencegah meluasnya berita bohong agar kondisi masyarakat tetap kondusif dan tidak muncul keresahan.

 

JAKARTA - Seluruh jajaran instansi Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di seluruh Indonesia diminta ikut berperan dalam penanganan dan pencegahan virus korona atau Covid-19. Ada lima instruksi yang digariskan, salah satunya Kesbangpol di daerah, harus ikut memerangi hoaks korona. “Seluruh jajaran Kesbangpol di daerah, diminta untuk menjaga situasi di masyarakat agar tetap tenang dan terkendali. Salah satunya, ikut dan aktif mengantisipasi serta mewaspadai setiap penyebaran informasi atau berita hoaks mengenai Covid-19,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Rabu (25/3).

Menurut Bahtiar, surat edaran yang dikeluarkannya merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Mendagri Nomor: 440/2436/SJ tanggal 17 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disaese 2019 (Covid-I9) di Lingkungan Pemerintah Daerah dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan, tambah Bahtiar, jajaran Kesbangpol seluruh Indonesia diinstruksikan agar membantu dan mendukung pelaksanaan pencegahan, penyebaran serta penanganan Covid-19 melalui penyampaian penjelasan, bimbingan, imbauan, dan penyuluhan kepada masyarakat berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di tingkat daerah serta instansi terkait lainnya.

Peran dan fungsi forum-forum mitra Kesbangpol di daerah, tambah Bahtiar, antara lain Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Foru m Bela Negara, juga mesti dioptimalkan.

“Libatkan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat untuk turut serta membantu pemerintah daerah dalam pelaksanaan pencegahan, penularan serta penanganan Covid-19. Libatkan mereka melalui berbagai upaya yang bersifat mendidik dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” ujarnya.

Merujuk Inpres

Ia menginstruksikan seluruh jajaran Kesbangpol di daerah agar seg era melakukan refocussing kegiatan dan relokasi anggaran. Khusus diprioritaskan untuk percepatan penanganan Covid-19. Tapi diingatkannya, dalam melakukan refocussing dan realokasi anggaran, pedomannya mesti merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Relokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Penanganan Covid-19 dan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah,” katanya.

Terakhir, Bahtiar menginstruksikan seluruh jajaran Kesbangpol di daerah, agar melaporkan semua pelaksanaan perkembangan pelaksanaan pencegahan, penyebaran serta penanganan Covid-19 kepada Gubernur dan Bupati atau Wali Kota. “Laporan itu juga ditembuskan kepada Dirjen Polpum melalui Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskomin) dengan alamat email puskomin@kemendagri. go.id,” katanya.

Secara terpisah, Direktur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Direktorat Jenderal Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Arief Mulya Eddie, mengungkapkan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran Satpol PP seluruh Indonesia berjibaku memerangi virus korona.

Jajaran Satpol PP, tambah Arief, telah diinstruksikan oleh kepala satuannya masing-masing melakukan operasi sosialisasi agar warga patuh akan kebijakan social distancing. Satpol PP bersama kepolisian akan menyisir pusat-pusat keramaian yang selama ini banyak didatangi warga. Mereka yang berkerumun, akan diimbau secara persuasif untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

“Semuanya dikerahkan untuk melakukan patroli, melakukan imbauan ke warga,” katanya. ags/N-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment