Koran Jakarta | August 19 2017
No Comments

Kredit Mikro Bukopin Tumbuh 27%

Kredit Mikro Bukopin Tumbuh 27%

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Bank Bukopin hingga Mei 2017 menyalurkan kredit mikro sebesar 11,2 triliun rupiah atau tumbuh 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meningkatnya penyaluran kredit mikro tersebut disebabkan perseroan mampu memaksimalkan kanal penyaluran, baik melalui agen, Payment Poin, Lakupandai maupun swamitra.


Kepala Divisi Penjualan Mikro, Bank Bukopin, Benny Kristanto, dalam acara buka puasa dengan wartawan, di Jakarta, Kamis (15/6) malam, mengatakan pencapaian tersebut lebih tinggi dibanding realisasi kredit mikro pada tahun lalu yang tumbuh 26,11 persen.


Menurut Benny, target penyaluran kredit mikro tahun ini diharapkan tumbuh 33 persen. Adapun debitor mikro Bukopin masih didominasi oleh kalangan pensiunan dengan persentase 70,5 persen atau sekitar 7,8 triliun rupiah dari total portofolio kredit mikro.


“Sekitar 9,7 persen disalurkan ke channeling, 14 persen ke swamitra dan sisanya itu masuknya ke lain-lain. Untuk plafon kredit bagi pensiunan, itu mulai dari satu juta hingga 300 juta rupiah,” katanya.


Meskipun segmen pensiunan masih merajai sebaran kredit mikro perseroan, Benny mengakui persaingan di sektor tersebut sudah semakin kuat, lantaran banyak lembaga perbankan lain yang juga masuk ke segmen tersebut.


Tingginya animo bank masuk ke segmen tersebut karena risikonya relatif terkelola dengan baik karena nasabahnya memiliki perlindungan asuransi.


“Cicilannya kan potong gaji bulanan. Kalau meninggal dunia juga di-cover sama asuransi. Itu makanya rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL)di sektor itu relatif kecil,” katanya. bud/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment