Memanjakan Lidah dengan Kepala Manyung | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments

Memanjakan Lidah dengan Kepala Manyung

Memanjakan Lidah dengan Kepala Manyung

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Para penggila kuliner olahan Kepala Manyung Bu Fat (KMBF) tak perlu jauh-jauh harus pergi ke Kota Semarang untuk memanjakan lidah atau sekadar mengobati rasa kangen terhadap makanan khas warga Semarang, Jawa Tengah ini.

Membuka cabang di Jakarta, generasi ketiga keluarga Bu Fat (BF) dari Semarang mampu menjaga warisan kuliner olahan Kepala Manyung yang digemari masyarakat lintas generasi ini.

Setelah KMBF cabang pertama di Ibukota lebih dulu kesohor, persisnya di Jalan Cempaka Putih Raya No 19, Jakarta Pusat. Kini generasi ketiga BF telah membuka cabang barunya di Jalan Raya Cipete No 8 Jakarta Selatan.

Soal rasa tak perlu diragukan lagi. Warisan racikan rahasia bumbu olahan dari mendiang BF membuat KMBF sanggup dijaga dan dipertahankan pewarisnya, generasi ketiga yakni Banik Yoandanny dan suaminya, Ahmad Dwiyanto, hingga digemari masyarakat dari lintas generasi, usia, strata, dan wilayah.

Kendati ditangani generasi ketiga keluarga BF, namun otentifikasi rasa tetap nomor wahid dan terdepan yang tak akan mengecewakan konsumennya. Maka jangan kaget jika melihat antrean panjang mereka waktu jam makan siang. Tidak terlalu sulit untuk menjangkau resto KMBF lantaran berada di lokasi strategis kawasan hangout dan kulineran Cipete.

Konsep bangunannya pun sangat hommy dan nyaman untuk makan bersama sohib, kolega, dan keluarga. Highlight kuliner berbahan ikan asap, dengan sajian utamanya kepala ikan manyung dapat membuat tenggorokan naik turun. Cara mengolahnya juga unik. Ikan dan kepala ikan dikeringkan dengan diasap menggunakan tempurung kelapa selama 1,5 hingga 2 jam.

Untuk bagian kepala, efek asap tidak akan mengeringkan bagian kepala yang diasap utuh, namun hanya mengeringkan bagian luar untuk mendapatkan efek smoky yang nikmat. Selera siapa yang tak tergoda menyaksikan Kepala Manyung berkuah kuning dengan taburan cabai rawit utuh memikat untuk segera disantap? Sejak dibuka 1969, KMBF senantiasa mengundang rasa penasaran orang untuk mencoba. Banik Yoandanny, cucu mendiang BF ini sukses memboyong KMBF diterima publik Ibukota.

Banik menyebut modal utamanya hanya bagaimana meracik olahan lezat yang otentik serta memenuhi permintaan masyarakat Jakarta sehingga tidak perlu lagi harus terbang ke Semarang, hanya untuk menyantap KMBF di Semarang.

“Mereka menginginkan, sajian ini cukup hadir di Jakarta, sehingga rasa kangen bisa terobati, tak perlu jauh-jauh balik ke kampung halaman,” kata Banik. Banik menyebut untuk bisa dipercaya konsumen dan pelanggan, KMBF harus yang utama mempertahankan kualitas bahan dan bumbu khas dan orisinil. Kepala manyung asap didatangkan dari sentra pengasapan milik keluarga di Semarang. Kunci rahasia kelezatan ini ada pada proses pengasapan kepala manyung secara alami.

Ikan manyung merupakan jenis ikan yang populer dengan sebutan jambal roti. Di Semarang, hasil laut dari tangkapan nelayan ini terbilang berlimpah. Kearifan lokal masyarakat Semarang menghadirkan olahan manyung yang dikeringkan dengan cara diasap. Teknik asap membuat olahan menjadi spesial karena aroma dan rasa asap yang istimewa.

Selain, bagian kepala manyung mengandung daging yang lebih banyak dari jenis kepala ikan lain. Tekstur dagingnya pun tebal, namun kenyal dan lembut walau telah dikeringkan.

Dalam seminggu saja, Banik membutuhkan 100 kilogram untuk 1 outlet rumah makan. Kepala manyung asap dikirim dalam kondisi frozen. Ukuran kepala ikan manyung yang tersedia bervariasi, mulai dari yang kecil, sedang, besar dan jumbo. Walau diasap, kepala manyung mudah rusak. Ketika diasap, kepala dibiarkan utuh, sehingga bagian dalamnya tidak kering layaknya proses pengasapan pada ikan, yang keringnya menyeluruh. Jadi stok kepala manyung harus disimpan dalam keadaan beku.

Citarasa pedas menjadi olahan yang tepat untuk kepala manyung ini, melengkapi rasa gurih, asap dan sedikit asin yang terasa pas dan istimewa. Bagian atas kepala ikan menjadi yang terlezat. Agar kenikmatan bersantap menjadi hak pelanggan, Banik memastikan kepala manyung tersaji hangat.

“Walau dalam keadaan dingin sekali pun sajian tetap terjaga terasa lezat, namun olahan ini memang mutlak tersaji hangat agar tetap melekat di lidah para penikmat. Butuh waktu sebentar untuk menghangatkan kuah sebelum dinikmati pembeli,“ ungkap Banik.

Hingga sekarang, Banik konsisten mengontrol cita rasa olahan kepala manyung. Memastikan bahwa rasa dan penyajiannya sudah sesuai dengan standar bumbu warisan, eyangnya mendiang BF.

Mengintip Resep Sederhana

Sajian kepala manyung dilengkapi dengan dua varian cah, dari bunga dan daun pepaya. Selain jengkol dan petai balado untuk lebih menggugah selera rasa. Bagi yang kurang puas menyantap bagian kepala, tersedia olahan badan ikan manyung yang terasa spesial.

“Agar kenikmatan bersantap hadir, siap dihangatkan sajian KMBF dengan menggunakan tangan,” ungkap Banik. Kehadiran KMBF di Jakarta sudah tentu menambah kompendium kuliner masyarakat Jakarta yang multi etnis dan menjadi oase jika Anda kangen dengan menu warisan kuliner bangsa yang adiluhung.

Berikut resep olahan kepala manyung, seperti yang dituturkan banik. Bahan- bahan yang dibutuhkan :

- Kepala manyung yang sudah di asap

- Santan kental secukupnya - Air putih secukupnya - cabai merah keriting yang sudah di haluskan secukupnya - cabai rawit yang sudah di haluskan secukupnya

- bawang putih yang sudah di haluskan secukupnya - gula merah secukupnya - gula pasir secukupnya - garam secukupnya - daun salam secukupnya - lengkuas secukupnya

- cabai rawit utuh secukupnya

- cabai rawit potong secukupnya

- cabai hijau besar (cabai tw) potong secukupnya

Cara memasak :

1. Tumis bahan bahan yg sudah di haluskan yaitu ada bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit

2. Masukan daun salam dan lengkuas

3. Masukan bumbu bumbu garam, gula pasir, gula jawa

4. Masukan santan kental

5. Tambahkan air secukupnya

6. Masukan cabai rawit potong

7. Masukan cabai rawit utuh

8. Masukan cabai hijau besar potong (cabai tw)

9. Masukan kepala manyung yang telah di asap

10.Aduk hingga kuah mendidih dan kepala manyung menjadi empuk.  gma/R-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment