Memupuk Loyalitas Karyawan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 4 2020
No Comments
Surat untuk bu Rossa

Memupuk Loyalitas Karyawan

Memupuk Loyalitas Karyawan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, perusahaan kami baru merekrut karyawan-karyawan baru fresh graduate dari universitas negeri ternama. Mereka cerdas, penuh semangat, kompetitif dan juga abisius. Merekrut mereka tidak mudah dan perusahaan juga memberi gaji tinggi. Mohon advis Ibu cara agar mereka loyal terhadap perusahaan?

Jawaban:

Karyawan adalah aset terbesar perusahaan. Karena itu, wajar jika banyak bos yang tidak ingin kehilangan karyawannya yang berkualitas. Tetapi kesempatan berkarir yang semakin luas belakangan tidak mampu menahan karyawan untuk mengejar karir yang lebih baik. Apalagi jika mereka tidak mendapat kepuasan di tempat kerja terakhir.

Begitu kesempatan baik datang, mereka tidak akan menunda-nunda lagi untuk resign dan pindah kerja. Nah, sebagai bos, jika Bapak/ Ibu tidak ingin kehilangan karyawan yang potensial perlu menerapkan beberapa taktik agar mereka loyal terhadap perusahaan. Perlu dicatat, gaji besar tidak menjamin loyalitas karyawan.

Ada hal lain yang saling terkait membuat seseorang memiliki loyalitas tinggi terhadap perusahaan. Silakan disimak kiat-kiat berikut: – Ketahuilah minat dan keterampilan serta kemampuan tiap-tiap karyawan.

Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka, Bapak/Ibu jadi lebih mudah untuk memberi tugas yang sesuai dengan keterampilan dan minat masing-masing. – Tanamkan kepercayaan diri pada karyawan. Bila karyawan gagal mengerjakan sesuatu, luangkan sedikit waktu untuk membahas masalah yang mereka hadapi.

Beri kesempatan mereka untuk mencobanya lagi saat sudah mengetahui letak kesalahannya. Hal ini akan mengembalikan kepercayaan diri mereka untuk menghasilkan yang terbaik. – Jika mereka berhasil mengerjakan tugas, berikan pujian dengan tulus. Walau terkesan sepele, pujian membuat karyawan merasa dihargai dan diakui.

Hal ini dapat membangkitkan semangat mereka dalam mengerjakan tugas sehari-hari. – Berikan mereka kepercayaan dalam mengerjakan tugas. Mengontrol pekerjaan mereka boleh aja, tetapi jangan terlalu mengatur ataupun mencampuri pekerjaan karyawan. Berikan mereka kebebasan sekaligus tanggung jawab.

Berikan tenggat yang jelas waktu tugas-tugas tersebut harus selesai, tanpa perlu mengetahui setiap langkah mereka. – Beri mereka tantangan. Cara terbaik untuk mempertahankan karyawan adalah dengan memastikan bahwa mereka terus belajar. Hindari pekerjaan yang monoton. Berikan sedikit variasi pada pekerjaan mereka.

Sesekali coba beri mereka tugas yang belum pernah mereka kerjakan. Tetapi tentu saja sejauh masih sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas mereka. – Libatkan mereka dalam membuat keputusan.

Dengarkan saran, pendapat dan kritik dari mereka. Dengan demikian mereka pun merasa lebih dihargai dan akan merasa lebih memiliki perusahaan. Selain itu mereka akan merasakan kebersamaan di kantor.

Cara ini terbukti dapat menumbuhkan loyalitas. Dengan demikian, mereka pun akan lebih betah dan merasa memiliki perusahaan (sense of belonging) sehingga mereka akan merasa sangat keberatan bila meninggalkan kantor dan pekerjaannya saat ini. Tapi jika tawaran di luar sangat menarik dan mereka tetap memilih pindah, apa boleh buat.

Sebagai atasan yang bijaksana Bapak/Ibu tetap harus mendukung keputusannya. Yang penting sebagai atasan terus memotivasi dan menumbuhkan semangat loyalitas karyawan.

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment