Koran Jakarta | August 25 2019
No Comments
Event

Mencintai Kain Tradisional, Menjaga Peradaban

Mencintai Kain Tradisional, Menjaga Peradaban

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Kain tradisional atau wastra merupakan peninggalan turun-menurun leluhur yang menjadi salah satu kekayaan budaya Indonesia. Mencintai dan menjaga wastra Nusantara berarti menjaga ingatan terhadap budaya dan peradaban Nusantara, karena setiap lembar wastra mempunyai nilai nilai filosofis yang agung dan luhur.

Demikian bahasan diskusi “Wastra dan Kemerdekaan” me­nyambut Kemerdekaan RI ke-74 yang diadakan PT Nojorono Tobacco International di Jakarta, Selasa (13/8).

Senior Manager Marketing Com­munication & Corporation Brand PT Nojorono Tobacco International, Debora Amelia Santoso, menyata­kan kemerdekaan menjadi tonggak penting bagi PT Nojorono Tobacco International dalam menumbuhkan semangat untuk selalu mencintai warisan budaya nusantara yang kaya dari berbagai derah di Indone­sia, seperti wastra atau kain tenun batik, lurik, dan ulos.

"Ini menjadi bagian penting dari kepedulian dan tanggungjawab kami sebagai perusahaan nasional yang terus menerus memberikan kontribusi nyata di bidang pelestar­ian budaya dan pendidikan bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, pemerhati batik Universitas Indonesia, Notty J Mahdi, mengungkapkan sejatinya setiap kain-kain nusantara memiliki tujuan penggunaan masing-masing saat kain itu dibuat. Namun meski setiap pengguna kain-kain nusan­tara harus memahami makna kain yang digunakan.

Sedangkan pegiat wastra ulos (tenun ulos), Erfan Siboro, menje­laskan upayanya menjadikan ulos sebagai pakaian keseharian. Dia merupakan salah satu pemenang program Semarak Djiwa Tang­guh yang diselenggarakan Minak Djinggo, dari PT Nojorono Tobacco International. ers/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment