Koran Jakarta | September 23 2019
No Comments

Meningkatkan Kecerdasan Emosional di Lingkungan Kerja

Meningkatkan Kecerdasan Emosional di Lingkungan Kerja
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya ingin tahu apa sebenarnya yang dimaksud dengan emotional intelligence dan bagaimana cara mening­katkan serta menerapkannya di lingkungan pekerjaan. Mohon penjelasannya ya Bu.

Jawaban:

Saat bicara soal pekerjaan, sering kali dikaitkan dengan peran emosi serta penga­ruhnya terhadap kesuksesan seseorang. Salah satu hal yang tak lepas dari pembahasan adalah peran kecerdasan emosi di pekerjaan.

Kecerdasan emosional (emotional intelligence/ EI) sendiri diperkenalkan oleh psikolog bernama Peter Salovey dan John Mayer melalui sebuah artikel pada tahun 1990, kemudian popu­ler melalui buku yang ditulis oleh seorang Daniel Goleman dengan judul Emotional Intel­ligence : Why It Can Matter More Than IQ.

Peran serta emotional in­telligence saat ini cukup kru­sial, utamanya di dunia kerja. Hal ini mengingat EI adalah sebuah batu loncatan agar mempunya hasil kerja yang maksimal dan berkualitas.

Baik atau tidaknya sebuah hasil pekerjaan nyatanya juga dipengaruhi oleh manajemen emotional intelligence yang dimiliki oleh seorang karya­wan. Lalu, apa itu EI dan cara meningkatkannya? Simak ulasan berikut seperti dikutip dari Cermati.com.

Apa itu emotional intelli­gence?

Emotional intelligence adalah kemampuan dari seseorang untuk mengguna­kan, serta memahami tingkat emosi orang lain, baik emosi diri sendiri maupun orang lain yang bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik dan juga mental.

Seseorang yang memilikit­ingkat kecerdasan emosional yang bagus cenderung bisa mengontrol emosi yang me­reka, baik saat marah, sedih, dan memahami perasaan orang lain sehingga lebih peka saat mengambil sebuah kepu­tusan.

Pada umumnya setiap orang memiliki tingkatan emotional intelligence yang berbeda-beda. Beberapa me­miliki kecerdasan emosional yang baik, namun tak sedikit pula yang memiliki masalah dalam membangun emotional intelligence sehingga terka­dang sulit menjalin komuni­kasi yang baik dengan orang lain.

Kecerdasan emosional yang dikelola dengan baik akan menghasilkan kemam­puan akademik yang baik pula. Hal tersebut senada dengan beberapa hasil riset yang mengungkapkan bahwa emotional intelligence jika dikelola dengan baik selama Anda bekerja akan membuat Anda menjadi lebih produktif, serta membuat kesehata fisik dan mental meningkat.

Bagian-bagian dari kecer­dasan emosional

1. Kesadaran diri (self-awareness)

Konsep self-awareness atau kesadaran atas diri merupa­kan keadaan di mana kita me­nyadari tentang emosi yang sedang dialami dan memaha­minya. Self-awarness ini juga menekankan rasa empati atau menempatkan diri berada di posisi orang lain.

2. Pengaturan diri (self-regulation)

Self-regulation atau peng­aturan diri adalah kemam­puan untuk mengontrol perilaku diri. Kecerdasan self-regulation ini juga yang memengaruhi seseorang itu bisa mengendalikan diri atau tidak.

3. Motivasi diri (internal motivation)

Bagian-bagian dari kecer­dasan emosional berikutnya adalam berkaitan dengan ke­mampuan dalam mengambil keputusan berupa optimisme, serta rasa keingintahuan dan keinginan untuk mendapat­kan sesuatu melalui upaya-upaya yang dilakukan. Ke­mampuan ini dinamakanan dengan internal motivation.

4. Rasa empati (empathy)

Rasa empati juga men­jadi bagian dari kecerdasan emosional. Artinya, kemam­puan untuk mengerti keada­an emosi lawan bicara serta menggunakannya untuk me­respons berdasarkan tingka­tan emosional.

5. Keterampilan sosial (so­cial skills)

Kemampuan atau kete­rampilan dalam bersosialiasai atau yang biasa disebut de­ngan social skills juga cukup penting untuk Anda yang ingin menjalin komunikasi yang intens dengan orang lain. Dan kemampuan ini me­rupakan bagian dari kecer­dasan emosional.

Cara meningkatkan emo­tional intelligence

Pentingnya emotional intelligence di dunia peker­jaan membuat banyak orang ingin meningkatkan kemam­puan yang satu ini. Berikut ini beberapa cara kecerdasan emosional yang dapat Anda lakukan.

  1. Perhatian dan sikap peduli

Perhatian dan sikap peduli inilah yang membedakan antara satu orang dengan lainnya. Seiring kemajuan teknologi, sering kali kita tak memikirkan orang lain bah­kan tak memahami kondisi mental lawan bicara secara langsung, bahkan yang dilihat hanya berdasarkan update di media sosial yang mereka miliki. Kemajuan teknologi saat ini pun dapat menjauh­kan orang yang dekat sekali­gus mendekatkan orang yang jauh.

2. Peka terhadap keadaan orang di sekitar

Karena terlalu fokus de­ngan pekerjaan, sering orang kali kita kurang peka terha­dap keadaan orang di sekitar. Mulai sekarang, cobalah untuk lebih peka terhadap orang-orang di sekitar Anda, utamanya orang di kantor Anda, bahkan keluarga.

Anda bisa memulainya dengan menawarkan bantuan jika rekan kerja Anda tengah merasa kewalahan saat me­ngerjakan sesuatu. Dengan begitu, orang tersebut akan merasa terbantu dengan ke­beradaan Anda. Manfaat emotional intelli­gence

Setelah Anda mengetahui cara untuk menggali lebih jauh emotional intelligence, berikut ini adalah manfa­at penting dari kecerdasan emosional.

1. Bisa lebih produktif

Saat Anda tengah menger­jakan sebuah pekerjaan dan sering merasa kewalahan, lalu mendapatkan bantuan dari orang lain, tentu saja hal ter­sebut sebuah keberuntungan. Anda bisa menjadi lebih pro­duktif lantaran tidak terlalu terbebani tugas yang diberi­kan untuk Anda.

2. Lebih tepat saat mengam­bil keputusan

Saat Anda mengambil keputusan dan menjalankan salah satu konsep emotional intelligence seperti rasa em­pati tentunya, Anda menjadi lebih peka terhadap psikolo­gis seseorang dan tidak serta merta mengambil keputusan yang merugikan orang lain.

Demikianlah beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari manfaat dan cara mengatur emotional intelligence Anda di kantor sehingga Anda tak salah dalam mengambil kepu­tusan dan dapat bekerja lebih produktif. Ingatlah untuk selalu peka dengan sekeliling untuk mewujudkan suatu hal yang terbaik.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment