Militer AS Tembak Jet Tempur Suriah | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 23 2017
No Comments
Konflik Suriah

Militer AS Tembak Jet Tempur Suriah

Militer AS Tembak Jet Tempur Suriah

Foto : Reuters /U.S. Navy/Ryan U Kledzik
Foto dokumentasi memperlihatkan jet tempur F/A-18E Super Hornet milik AL Amerika meluncur dari kapal induk USS Dwight D Eisenhower yang berada di Laut Tengah. Jet tempur ini yang ditugaskan untuk menembak jatuh jet tempur SU-22 milik AU Suriah pada Minggu (18/6).
A   A   A   Pengaturan Font

AMMAN – Konflik di Suriah kembali memanas setelah jet tempur F/A-18E Super Hornet milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menembak jatuh pesawat tempur SU-22 milik Angkatan Udara Suriah pada Minggu (18/6) dekat Kota Tabqah di wilayah Raqqa selatan. Atas insiden itu pihak Washington DC mengatakan bahwa jet tempur Suriah telah menjatuhkan bom dekat pasukan milisi dukungan AS, Syrian Democratic Forces, yang sedang melawan militan Islamic State (ISIS). Sementara Damaskus mengatakan bahwa jet tempur mereka sedang menggempur ISIS.

“Pesawat tempur kami jatuh dan pilotnya hilang dalam insiden pertama kali penembakan jet tempur Suriah oleh AS sejak konflik ini berkobar pada 2011,” demikian pernyataan militer Suriah yang disiarkan oleh televisi nasional.

Ditambahkan oleh militer Suriah bahwa insiden itu terjadi pada Minggu sore dekat Desa Rasafah. Damaskus menyebut serangan oleh AS itu sebagai upaya yang menyepelekan militer Suriah dalam pemberantasan terorisme di wilayahnya.

Merespons kecaman Suriah itu, pusat komando AS dalam pernyataannya mengatakan bahwa pesawat jet tempur Suriah itu dijatuhkan sebagai aksi membela diri. “Sesuai dengan aturan kontak senjata dan aksi membela diri pasukan mitra koalisi secara kolektif, maka (pesawat tersebut) segera ditembak jatuh,” sebut pernyataan militer AS.

“Pasukan koalisi tak bermaksud berperang melawan rezim Suriah, Russia, atau pasukan pro-Suriah, namun tak akan segan-segan untuk membela diri atau menggalang kekuatan dengan pasukan lain untuk menghadapi setiap ancaman,” tegas pernyataan AS.

Perebutan Kota Raqqa dari tangan ISIS saat ini ditempuh dua pihak yaitu pasukan koalisi pimpinan AS dari sisi utara Suriah. Sementara pasukan Russia yang berkoalisi dengan pasukan pro-Suriah menyerang Raqqa dari Aleppo timur. Kini saat posisi ISIS yang terjepit di Raqqa, terjadi situasi yang rawan karena kedua pihak amat berambisi dan ingin terlebih dahulu merebut kembali Raqqa dari tangan ISIS.

Peringatan Russia

Mengetahui telah dijatuhkannya jet tempur Suriah oleh pesawat AS, pihak Russia mewanti-wanti bahwa insiden itu bisa memperkeruh situasi konflik dan Kremlin memperingatkan AS agar tak menggunakan kekuatan militernya dalam menyerang pasukan Suriah. Hal itu disampaikan wakil Menteri Luar Negeri Russia, Sergei Ryabkov, seperti dikutip kantor berita Interfax, Senin (19/6).

Respons yang lebih tegas dilayangkan oleh Kementerian Pertahanan Russia yang akan menargetkan setiap objek apapun yang terbang di atas wilayah udara Suriah di mana Angkatan Udara Russia beroperasi. Rtr/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment