Koran Jakarta | June 26 2017
No Comments

Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Mudik Lebaran memang sudah menjadi tradisi. Bila Anda berencana melakukan mudik bersama si kecil, pastikan segala persiapan matang dilakukan. Selain transportasi yang nyaman dan aman, pastikan kondisi fisik balita dalam keadaan fit.

Lebaran merupakan saat yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tapi, bagi keluarga yang memiliki balita, perjalanan mudik harus dilakukan dengan matang.

Perjalanan mudik bersama balita membutuhkan perencanaan dan persiapan khusus. Mulai dari pemilihan transportasi yang digunakan, rute perjalanan yang diambil hingga waktu yang tepat untuk memulai perjalanan. Kondisi kesehatan balita juga mesti dipersiapkan. Dengan begitu, orang tua tak akan kerepotan bila mendadak rewel atau sakit selama perjalanan.

Pastikan kondisi si kecil benar-benar fit untuk diajak bepergian jauh. Mintalah saran pada dokter anak mengenai obat-obatan atau persiapan medis lain yang harus dibawa.

Apapun alat transportasi yang digunakan, baik umum atau pribadi (jalur darat, laut hingga udara), pilihlah jalur yang cepat, aman dan nyaman bagi balita. Selain itu, jika membawa kendaraan pribadi seperti mobil perhatikan kenyamanan tempat duduk anak.

Sediakan kursi khusus untuk balita, agar ia dapat duduk sendiri dengan nyaman. Kursi mobil anak (car seat) mungkin belum terlalu populer di Indonesia, tetapi tidak ada salahnya bila memasangnya di mobil untuk menjaga keselamatan si kecil, terutama bagi anak di bawah usia 5 tahun.

Kursi mobil anak sangat penting utnuk menjaganya saat diperjalanan, supaya ia tidak mudah jatuh ataupun terpelanting dari tempat duduknya saat mobil mengerem mendadak. Upayakan untuk sering berhenti di berbagai tempat peristirahatan supaya anak-anak bisa beristirahat, menggerakkan badannya, makan, minum, buang air kecil.

Jika terpaksa menggunakan kendaraan umum seperti bus, kereta api dan pesawat, pilihlah tempat duduk yang strategis. Jauhkan tempat duduk yang Anda pilih dari tumpukan barang serta area bebas rokok, hal ini dapat mengganggu kesehatan anak. Untuk itu perlu pemesanan tiket jauh-jauh hari.

Tidak disarankan membawa balita dengan menggunakan kendaraan roda dua atau pesawat karena dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatannya. Tekanan udara yang berbeda di dalam pesawat dapat mengganggu pendengaran si kecil. Jika tidak tahan dapat mengakibatkan ketulian. Begitu pula mengendarai roda dua, tubuh anak saat digendong akan tertekan selama berjam-jam. pur/R-1

Menggunakan Mobil Pribadi

Jika Anda menggunakan mobil pribadi untuk mudik, sebaiknya pastikan kondisi kendaraan pribadi dalam keadaan prima.

Berikut ini beberapa langkah yang wajib Anda lakukan.

1. Periksa mesin

Nyalakan mesin dan dengarkan suaranya apakah normal atau tidak. Pastikan mengecek minyak rem, minyak kopling, air radiator, aki, oli mesin serta air wiper.

2. Periksa lampu mobil

Nyalakan lampu mobil dan lihat kondisinya. Lampu depan mobil, lampu rem, lampu sein dan cek bagian soket pada bagian lampu depannya.

3. Pastikan wiper bagus

Pastikan wiper mobil masih berfungsi sempurna. Jangan lupa memastikan bagian karet wiper masih bagus dan mampu membersihkan dengan cepat.

4. Periksa ban

Periksa bagian tapak dan kembang ban. Jangan segan untuk mengganti ban yang sudah botak agar perjalanan nyaman. Pastikan juga tekanan angin ban.

5. Perlengkapan

pendukung

Jangan lupa membawa perangkat pendukung seperti dongkrak, ban serep, kotak P3K serta alat darurat lainnya.

6. Pastikan AC mobil berfungsi baik

Jangan lupa cek semua panel pada dashboard serta tombol-tombol pada kabin berfungsi normal.

7. Lakukan tes drive

Agar lebih yakin, jangan lupa mengetes mobil agar bisa merasakan respon mobil baik setir, ban, suspensi. Apabila ada yang kurang meyakinkan, sebaiknya ditanyakan bengkel dan pastikan dalam kondisi baik. pur/R-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment