Koran Jakarta | August 25 2019
No Comments
Pertemuan G7

Negara Maju Cegah Rencana Pengembangan Libra

Negara Maju Cegah Rencana Pengembangan Libra

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Chantilly – Kelompok negara maju yang tergabung dalam Group 7 (G7) sepakat dari mencegah perkembangan mata uang digital, Libra. Mereka tetap bersikeras masalah regulasi yang sulit harus diselesaikan terlebih dahulu. Rencana besar-besaran perusahaan media sosial, Facebook, meluncurkan Libra menghadapi penolakan dari regulator, bank sentral, dan pemerintah.

Selain rentan terhadap kasus pencucian uang, mata uang digital tersebut berisiko mengancam keamanan transaksi dan data pengguna. Tak hanya itu, ada juga kekhawatiran yang lebih dalam bahwa kekuatan perusahaan teknologi besar semakin merambah daerah-daerah milik pemerintah, seperti menerbitkan mata uang.

“Kedaulatan bangsa-bangsa dapat terancam,” ujar Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire mengatakan kepada wartawan setelah memimpin hari pertama pertemuan dua hari di Chantilly, Prancis, kemarin. “Suasana keseluruhan di sekitar meja jelas salah satu kekhawatiran penting tentang pengumuman Libra baru-baru ini, dan pandangan bersama bahwa tindakan sangat diperlukan,” tambahnya.

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz mengatakan rencana Facebook tidak tampaknya sepenuhnya dipikirkan. Dia menambahkan ada juga pertanyaan keamanan data. “Saya yakin bahwa kita harus bertindak cepat dan bahwa (Libra) tidak dapat dilanjutkan tanpa semua masalah hukum dan peraturan diselesaikan,” kata Scholz kepada wartawan.

Prancis, yang memimpin G7 tahun ini, telah meminta anggota dewan eksekutif Bank Sentral Eropa (ECB) Benoit Coeure membentuk gugus tugas G7 guna memeriksa mata uang kripto dan koin digital seperti Libra.

 

Lisensi Perbankan

 

Gubernur bank-bank sentral mengatakan jika Facebook ingin mengambil simpanan, dia memerlukan lisensi perbankan, yang akan tunduk pada peraturan ketat yang berlaku saat beroperasi di industri itu.

Beberapa bank sentral juga mengatakan mengizinkan orang untuk bertransaksi secara anonim adalah non-starter mengingat peraturan sektor keuangan yang mengharuskan perusahaan pembayaran untuk menyimpan informasi dasar tentang pelanggan mereka. 

 

Ant/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment