Koran Jakarta | April 23 2019
No Comments
JEDA

PDI-P Akan Terus Perbaiki Watak Politik

PDI-P Akan Terus Perbaiki Watak Politik

Foto : KORAN JAKARTA/TRSINO JULIANTORO
SIKAP POLITIK PDIP | Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto (kedua dari kiri) dan Pakar Psikologi Politik, Dewi Haroen bersama narasumber lain dalam diskusi bertema ‘PDIP dan Magnet Politiknya’, di Kantor DPP PDI-P, Diponegoro, Menteng Jakarta, Selasa (18/12). Hasto menegaskan sikap politik PDIP.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Dalam memasuki perhelatan kontestasi demokrasi tahun depan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) selalu terbuka pada masukan dan kritik yang membangun, agar watak politik dari para kadernya akan terus membaik.

“PDI Perjuangan terus melakukan perbaikan karena watak politik sangat penting untuk membangun negeri,” kata Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, saat diskusi panel menyambut HUT PDIP bertema ‘PDIP dan Magnet Politiknya’, di Kantor DPP PDI-P, Diponegoro, Menteng Jakarta, Selasa (18/12).

Sementara itu, aktivis muda PP Muhammadiyah, Defy Indiyanto Budiarto mengatakan bahwa PDI-P harus memaksimalkan usaha meraih suara pemilih muda. Menurut dia, PDI-P adalah partai yang memberi peluang besar pada semua Calon Legislatif (Caleg)-nya.

“Caleg muda harus lebih aktif tampil di media untuk menunjukkan kemampuan pada masyarakat,” ujar Defy.

Pakar Psikologi Politik, Dewi Haroen, menyampaikan bahwa Pemilu 2019 jadi momentum PDI-P untuk menunjukkan kemampuan kader mudanya. Politisi muda PDI-P dia yakini akan meningkatkan perolehan suara dari pemilih milenial, yaitu usia 17-34 tahun yang jumlahnya mencapai 40 persen dari total pemilih Pemilu 2019.

Dewi juga mengapresiasi dengan perbaikan yang dilakukan oleh partai tersebut dalam sistem kaderisasinya, sehingga akan muncul tokoh-tokoh muda yang potensial. “Kaderisasi sangat penting, dan PDI Perjuangan sudah melakukannya dengan benar,” tambahnya. tri/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment