Koran Jakarta | August 25 2019
No Comments
Pemberantasan Narkoba

Pengiriman 30 Kg Ganja ke Surabaya Digagalkan

Pengiriman 30 Kg Ganja ke Surabaya Digagalkan

Foto : ANTARA/Aji Styawan
tunjukkan barang bukti - Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji (tengah) menunjukkan barang bukti paket ganja saat pengungkapan kasus peredaran ganja lintas Jawa yang diselundupkan melalui ekspedisi bus, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/7).
A   A   A   Pengaturan Font

SEMARANG – Polrestabes Semarang menggagalkan pen­giriman 30 kg ganja dari Jakarta tujuan Surabaya yang meng­gunakan jasa pengiriman bus. Ganja yang dibungkus dengan kardus tersebut diangkat bus Safari Dharma Raya yang sem­pat dihentikan petugas di ujung jalan Tol Krapyak.

“Sebelumnya ada informasi tentang rencana pengiriman ganja yang akan diangkut de­ngan menggunakan bus,” kata Kapolrestabes Semarang, Kom­bes Pol Abiyoso Seno Aji, di Se­marang, Kamis (18/7).

Ganja dibungkus dalam ke­masan yang masing-masing be­ratnya satu kg tersebut ditaburi bubuk kopi untuk menyamar­kan. Pada paket ganja tersebut, kata Abiyoso, tertera jelas ala­mat pengirim maupun peneri­ma barang ilegal tersebut.

Abiyoso menjelaskan paket tersebut akhirnya tetap dilan­jutkan pengirimannya ke Sura­baya, namun dengan penga­wasan petugas. Dua tersangka yang bertugas mengambil paket ganja tersebut akhirnya ditang­kap saat mengambil kiriman itu di perhentian akhir bus.

Kedua tersangka yang di­tangkap tersebut masing-ma­sing Abdul Basir warga Sido­arjo dan Kukuk Endit warga Blitar, Jawa Timur. Kedua ter­sangka bertugas menerima ba­rang dan memilahnya sebelum dijual lagi. Pelaku mengaku memperoleh upah 12 juta ru­piah jika 30 kg ganja tersebut nantinya terjual.

Pengiriman Kedua

Kepala Satuan Reserse Narkotika Polrestabes Sema­rang, AKBP Bambang Yugo, mengatakan pengiriman kali ini merupakan yang kedua di­lakukan jaringan pengedar ini. “Kedua tersangka ini sebelum­nya sudah pernah menerima kiriman sekitar 50 kg ganja,” katanya.

Secara terpisah, Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Badan Narkotika Na­sional (BNN), Brigjen Pol Ba­hagia Dachi mengatakan BNN dibantu BNN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) serta kepolisian setempat berhasil mengung­kap TPPU narkoba dengan ter­sangka HAS. “Kalau kami di BNN pusat itu, TPPU narkoba yang ditangani bukan yang per­tama, berbeda kalau di BNNP Sulsel ini yang pertama kalinya,” ujar Bahagia.

SM/Ant/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment