Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | October 31 2020
iklan koran jakarta

Harga Pangan Harus Untungkan Petani

Sabtu 31/10/2020 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Nilai tukar petani saat ini berkisar 99–102 atau masih jauh dari ideal di level 120. » Jika makin banyak anak muda jadi petani, Indonesia bisa bebas dari...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Tim SAR Pelabuhan Merak Cari Penumpang Kapal Terjun ke Laut

Sabtu 31/10/2020 | 01:44
A   A   A   Pengaturan Font

LAMPUNG TIMUR - Tim SAR Pelabuhan Merak, Banten melakukan pencarian seorang pria penumpang kapal Ferry KMP Nusa Jaya yang melompat terjun  ke laut saat kapal melaju dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Jumat (30/10) siang.

Kepala SAR Pelabuhan Merak, Radmiadi dihubungi Jumat malam dari Lampung Timur mengungkapkan kronologinya, yakni KMP Nusa Jaya berangkat dari Pelabuhan Merak, pukul 13.05 WIB, sampai sekitar Pulau Tempurung pada 13.45 WIB, tersiar kabar ada seorang penumpang laki-laki berusia sekitar 24 tahun melompat terjun ke laut.

"Dari keterangan saksi mata, ada pria seperti sedang bingung menyendiri dan kemudian melompat terjun ke laut dari atas kapal," ujarnya.

Selanjutnya, saksi mata melaporkan peristiwa itu kepada ABK kapal dan diteruskan kepada nakhoda atau kapten kapal.

Kemudian, kapten kapal melakukan manuver untuk mencari penumpang tersebut tapi tidak ditemukan.

"Karena setengah jam dicari-cari tidak ketemu, kapal kembali melanjutkan perjalanan, tapi sebelumnya nakhoda kapal melaporkannya ke petugas pengatur lalu lintas kapal pelabuhan," kata Radmiadi.

Radmiadi mengatakan, tim SAR Pelabuhan Merak dan Basarnas kemudian ke lokasi melakukan pencarian.

"Setelah kami dapat info jatuh, kami bergerak ke lokasi, menyisir di sekitar lokasi, tapi sampai malam tadi belum ditemukan," terangnya.

Mengingat cuaca buruk, pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan pada Sabtu pagi.

"Tadi tim rapat pencarian dilakukan besok hari," jelasnya.

Mengenai identitas pria itu, Radmiadi menyatakan Tim SAR belum mengetahui.

"Identitas belum terlacak, dari data penumpang sudah kita cek, tapi belum diketahui yang mana, tapi kemungkinan salah satu di antara 30 penumpang pejalan kaki," jelasnya. Ant/N-3

Tampilkan Semua

Napi Wanita di Tanjung Gusta Medan Diswab Massal

Sabtu 31/10/2020 | 01:22
A   A   A   Pengaturan Font
MEDAN - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah membenarkan ada pelaksanaan tes usap atau swab test di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Medan, Tanjung Gusta. "Sudah dilakukan swab,"...
Selengkapnya

BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Meningkat

Sabtu 31/10/2020 | 01:15
A   A   A   Pengaturan Font
YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami peningkatan berdasarkan hasil...
Selengkapnya

Polda Sumut Verifikasi Video Fee Proyek di Humbang Hasundutan

Sabtu 31/10/2020 | 01:06
A   A   A   Pengaturan Font
MEDAN - Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara (Sumut) sedang melakukan verifikasi kebenaran video pemberian uang fee terkait sebuah proyek yang berada di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan. Direktur Reserse...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Petinggi Militer AS dan Tiongkok Bahas Isu Penyerangan Pulau di LTS

Sabtu 31/10/2020 | 00:03
A   A   A   Pengaturan Font

BEIJING – Juru Bicara Kementeri­an Pertahanan Tiongkok, Wu Qian, mengatakan pimpinan militer Tiong­kok dan Amerika Serikat telah meng­gelar konferensi virtual (video) untuk mengatasi kesalahpahaman (krisis komunikasi) kedua negara terkait dengan Laut Tiongkok Selatan (LTS), pada 28–29 Oktober.

Dialog itu dilakukan setelah ber­kembang isu bahwa AS akan menye­rang pulau-pulau tempat pangkalan militer Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan, dengan pesawat tak berawak atau drone.

Perundingan terjadi selang bebe­rapa hari sebelum pemilihan Presi­den AS. Komunikasi ini juga berlang­sung di tengah kunjungan berseri Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Mark Esper, dan Menlu Mike Pompeo ke sejumlah negara di Asia. Esper dan Pompeo mendesak sejumlah negara untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam menghadapi ancam­an keamanan yang ditimbulkan oleh Tiongkok.

Langkah Mark Esper dan Mike Pompeo ini mendapat kritikan tajam dari pemerintah Tiongkok. Beijing menuduh Washington sebagai nega­ra bermentalitas Perang Dingin dan pola pikir zero-sum atau menciptakan kemenangan dengan melumpuhkan negara lain.

Menurut Wu, Esper membantah laporan media tentang Amerika Seri­kat yang akan menyerang pulau-pu­lau dan terumbu karang Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan menggunakan drone MQ-9 jika pemilihan presiden AS tidak menguntungkan bagi Presi­den Donald Trump

“Esper mengatakan Amerika Seri­kat tidak berniat menciptakan krisis militer dengan Tiongkok,” kata Wu.

Wu berharap AS dapat menepati janjinya, dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah mempro­vokasi militer Tiongkok di udara dan laut,” kata Wu.

Wu menambahkan, Tiongkok akan secara tegas melakukan serang­an balasan jika diprovokasi dengan serangan di laut.

Selanjutnya, kata Wu, kedua pim­pinan militer akan bertukar pan­dangan melalui konferensi video lan­jutan tentang bantuan kemanusiaan pada pertengahan November dan tentang keamanan maritim sebelum akhir tahun.

Cegah Krisis

Pentagon tidak mengatakan apa­kah Esper secara khusus mengambil bagian dalam pembicaraan itu. Na­mun, Pentagon mengatakan hal itu adalah kesempatan untuk mencipta­kan prinsip-prinsip untuk mencegah dan mengelola krisis dan mengurangi risiko kekuatan.

“Kedua belah pihak sepakat ten­tang pentingnya membangun me­kanisme komunikasi tepat waktu se­lama krisis, serta kebutuhan untuk memelihara saluran komunikasi re­guler untuk mencegah krisis dan me­lakukan penilaian pascakrisis,” demi­kian pernyataan Pentagon.

n SB/AFP/P-4

Tampilkan Semua

Taiwan Mencatat Rekor Selama 200 Hari Tanpa Covid-19

Sabtu 31/10/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
TAIPEI – Saat sejumlah negara sedang berjibaku meng­hambat laju tingginya penu­laran virus korona (Covid-19), terutama negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat Taiwan justru sebaliknya. Center for Disease Control atau...
Selengkapnya

Jepang Larang Impor “Drone” Tiongkok

Sabtu 31/10/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
TOKYO – Pemerintah Je­pang kemungkinan besar bakal melarang impor drone dan komponennya dari Tiongkok. Kebijakan tersebut diam­bil untuk melindungi infor­masi sensitif milik pemerintah yang berpotensi bocor ke...
Selengkapnya

Otoritas Prancis Identifikasi Tersangka dalam Serangan Pisau Mematikan

Jumat 30/10/2020 | 14:44
A   A   A   Pengaturan Font
PARIS - Pihak berwenang Perancis telah mengidentifikasi tersangka dalam serangan pisau yang menewaskan tiga orang di Kota Nice, Prancis selatan. Tersangka telah diidentifikasi sebagai Brahim Aouissaoui, seorang pria Tunisia berusia 21...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Polkam

Sisa Massa Demonstran di Patung Kuda Minta Air dan Rokok ke Petugas Keamanan

Selasa 20/10/2020 | 19:39
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Sejumlah orang yang tidak teridentifikasi kelompoknya dan masih berkumpul di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, meminta air dan rokok kepada petugas keamanan dari TNI dan polisi.

Permintaan itu disampaikan saat diminta untuk membubarkan diri.

"Haus pak haus," kata mereka yang terlihat berperawakan remaja dan rata-rata menggunakan pakaian serba hitam di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Selasa (20/10).

Petugas dari TNI pun akhirnya meminta petugas keamanan lainnya memberikan air yang diminta oleh para massa itu.

"Mau minum? Aparat tolong beri mereka air dari pinggir. Tapi jangan anarkis," ujar petugas dari TNI yang memimpin anggotanya dari mobil komando seperti dikutip Antara.

Tak lama dari itu massa yang berpakaian hitam-hitam itu meminta awak media yang menggunakan rompi oranye agar mundur dari lokasi berkumpulnya massa.

Petugas dari TNI pun meminta kepada petugas media untuk mundur sehingga dengan cepat awak media pun mundur dari lokasi itu.

Namun permintaan yang terakhir dari massa tak dipenuhi oleh petugas keamanan. Mereka itu meminta rokok kepada para petugas.

"Kami tidak ada yang merokok. Jadi tidak ada rokok. Sudah harap pulang kawan-kawan," ujar petugas TNI.

Massa dari buruh dan mahasiswa telah bubar sejak pukul 16.10 WIB dan 16.30 WIB.bud/E-9





Tampilkan Semua

Ketua MPR Bambang Soesatyo Dorong E-Voting di Pilpres dan Pilkada

Senin 19/10/2020 | 16:59
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah bisa segera bertransformasi dari cara konvensional melalui pencoblosan surat suara menjadi menggunakan electronik voting...
Selengkapnya

PWI Menyambangi Kadiv Humas, Polri Bakal Siapkan Rompi Wartawan untuk Liput Demo

Senin 12/10/2020 | 22:50
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Jajaran Pengurus Pusat  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyambangi Mabes Polri, Senin (12/10. Tujuannya membahas keselamatan wartawan saat meliput aksi demonstrasi di lapangan, serta mencegah terjadinya kekerasan...
Selengkapnya

PWI Sambangi Kadiv Humas, Polri Bakal Siapkan Rompi Wartawan untuk Liput Demo

Senin 12/10/2020 | 22:30
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Jajaran Pengurus Pusat  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyambangi Mabes Polri, Senin (12/10. Tujuannya membahas keselamatan wartawan saat meliput aksi demonstrasi di lapangan, serta mencegah terjadinya kekerasan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Ekonomi

Kementan Target Cetak 2,5 Juta Petani

Jumat 30/10/2020 | 20:24
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa saat ini Kementan memiliki konsentrasi jangka panjang dalam menumbuhkan minat anak muda pada sektor pertanian modern.

Apalagi, kata dia, sektor pertanian sedang memasuki era baru yang memiliki pendekatan online sistem dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Menurutnya, langkah intervensi pertanian baru harus dilakukan agar Indonesia benar-benar maju, mandiri dan berdaulat pangan.

"Di era sekarang, startup dan robot construction sudah menjadi bagian dari pertanian. Dengan begitu digital systeam menjadi pendekatan baru di sektor pertanian masa depan. Anak muda tidak perlu turun ke lumpur, cukup mainkan remot kontrol sudah bisa tanam dan panen," katanya di Jakarta, Jumat (30/10).

Ke depan, Mentan optimistis anak muda mampu menjadi para petani sukses dengan memanfaatkan fasilitas dan bantuan yang ada. Dengan begitu, petani akan terus termotivasi untuk melakukan sebuah ide baru dan inovasi kreatif.

"Kemampuan riset dan teknologi yang kita miliki, pasti modern dan pertanian bisa dilakukan dengan baik," katanya.

Sebagai informasi, saat ini Kementan sudah menetapkan target pencetakan 2,5 juta petani muda untuk jangka waktu 5 tahun ke depan.

Pencetakan ini dilakukan untuk merealisasikan program jangka panjang pemerintah. Upaya ini bahkan sudah dulakukan dengan melakukan kerjasama dengan Kementerian lain dan perguruan tinggi. ers/E-10

 

Tampilkan Semua

PLN Perluas Jaringan Listrik ke Daerah 3T

Jumat 30/10/2020 | 20:21
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil menuntaskan pembangunan Saluran Listrik Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kiloVolt (kV) yang dijadikan backbone kelistrikan di Sumatera. Direktur Utama PT PLN, Zulkifli...
Selengkapnya

PUPR Pastikan Sistem Irigasi “Food Estate” Mengalir Baik

Jumat 30/10/2020 | 20:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pengembangan lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa atau food estate di Kabupaten Kapuas-Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (30/10)....
Selengkapnya

AP I Layani 103.506 Penumpang pada Hari Pertama Libur Panjang

Jumat 30/10/2020 | 18:03
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I mencatat trafik penumpang sebanyak 103.506 orang di 15 bandara pada 28 Oktober lalu saat masa arus mudik libur panjang Maulid Nabi. Trafik penumpang tersebut lebih tinggi 23,2 persen...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pontianak Bangun Taman Burung

Jumat 30/10/2020 | 14:02
A   A   A   Pengaturan Font

Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat berencana membangun taman burung di kompleks Kolam Renang Ampera di Jalan Ujung Pandang 2, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono,  di Pontianak, Jumat, mengatakan bahwa taman burung itu nantinya bisa menjadi tempat rekreasi alternatif bagi keluarga.

"Harapannya warga Kota Pontianak selain berenang di kolam tersebut, mereka juga bisa refreshing menikmati ruang terbuka hijau beserta taman burung di sana," kata Edi.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan mengalokasikan dana untuk membangun taman burung dalam anggaran pemerintah tahun 2021. Dana yang dibutuhkan untuk membangun taman burung, ia melanjutkan, menurut perkiraan sekitar Rp1,5 miliar.

Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki tatanan kota, termasuk memperbanyak ruang terbuka hijau dan ruang publik, agar Pontianak semakin nyaman ditinggali warga. Ant/G-1

Tampilkan Semua

Dishub Sulsel Fokus Memantau Pergerakan Masyarakat Saat Libur Panjang

Kamis 29/10/2020 | 21:51
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR- Dinas Perhubungan se-Sulawesi Selatan fokus memantau pergerakan masyarakat di bandara, pelabuhan dan terminal pada masa libur panjang sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Sulsel.Kepala Dinas Perhubungan Muhammad...
Selengkapnya

BSM Tambah 7 Unit ATM di Aceh

Kamis 29/10/2020 | 21:41
A   A   A   Pengaturan Font
ACEH BESAR- Bank Syariah Mandiri (BSM) Area Banda Aceh menyatakan akan menambah tujuh unit layanan ATM Setor Tarik BSM yang akan ditempatkan di sejumlah lokasi di provinsi setempat.“Alhamdulillah saat ini sudah ada satu unit yang...
Selengkapnya

Penumpang di Sulsel Naik 20 Persen Selama Libur Panjang

Kamis 29/10/2020 | 21:39
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR- Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan memprediksi jumlah penumpang di bandara, pelabuhan ataupun terminal akan naik sebesar 20 persen selama masa libur panjang.Kadis Perhubungan Sulsel Muhammad Arafah di Makassar, Kamis (29/10)...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Otomotif

Kendaraan Sel Berbahan Bakar Sel Semakin Populer di Korsel

Jumat 30/10/2020 | 13:58
A   A   A   Pengaturan Font

SEOUL - Hyundai Motor Company (HMC) menyatakan pada Jumat (30/10) bahwa sepuluh ribu unit mobil Hyundai Nexo telah terjual di dalam negeri Korea Selatan (Korsel).

Hyundai Nexo adalah kendaraan SUV (sport utility vehicle) berbahan bakar sel yang resmi dijual ke pasar pada 2018 dengan tujuan agar Hyundai dapat memimpin pasar mobil berbahan bakar sel.

Pada 2020, Hyundai menargetkan penjualan 10.100 unit Nexo di dalam negeri dan berfokus pada penjualan untuk perusahaan dan organisasi publik. Penjualannya melonjak dua kali lipat jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.194 unit.

“Selain itu, penjualan global untuk Nexo juga dilaporkan telah melebihi sepuluh ribu unit pada Juli tahun ini,” ungkap Hyundai seperti dilansir kantor berita KBS, Jumat.

Selain itu, Hyundai mengatakan akan mengembangkan lebih banyak kendaraan komersial dengan bahan bakar sel, seperti truk dan bus untuk memperkuat posisi terdepan di bidang kendaraan hidrogen.

Hyundai bertujuan untuk membangun fasilitas produksi yang mampu menciptakan 50.000 kendaraan bahan bakar sel dalam setahun hingga 2030. Pihaknya juga menargetkan penjualan 200.000 sistem bahan bakar sel hidrogen dalam setahun di pasar global pada tahun yang sama.

Pada 2019, Korea Selatan menguasai 52 persen pangsa pasar listrik sel bahan bakar hidrogen global, diikuti oleh Amerika Serikat dengan pangsa pasar 29 persen, Jepang dengan 9,7 persen, dan Eropa dengan 6,5 persen. I-1

Tampilkan Semua

Toyota Recall 5,84 Juta Unit Karena Pompa Bahan Bakar Bermasalah

Jumat 30/10/2020 | 07:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Toyota Motor Corp pada Rabu (28/10) mengumumkan bahwa total kendaraan mereka yang ditarik (recall) karena masalah pompa bahan bakar mencapai 5,84 juta unit di seluruh dunia.Dilansir Reuters, raksasa otomotif Jepang itu...
Selengkapnya

VW Kembangkan Solusi untuk Mengatasi Baut Mesin yang Kendur

Jumat 30/10/2020 | 07:20
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Baut mesin yang mudah kendur dan menyebabkan kebocoran bahan bakar berpotensi menimbulkan kebakaran kendaraan. Dalam email ke Consumer Reports, VW mengaku belum mendapatkan laporan adanya cedera, tabrakan, atau kerusakan...
Selengkapnya

Ford Bukukan Laba Bersih 2,4 Miliar Dollar AS pada Q3-2020

Jumat 30/10/2020 | 07:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Produsen mobil AS Ford menunjukkan kinerja yang kuat di tengah pandemi Covid-19, dengan membukukan laba bersih 2,4 miliar dollar AS pada kuartal ketiga tahun ini setelah berhasil menjual 1,178 juta unit kendaraan.Dengan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

Infinix Hot 10 Resmi Di Luncurkan Di Indonesia

Selasa 20/10/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Penjualan yang sukses pada seri-seri produk smartphone sebelumnya, kini membawa Infinix menjadi salah satu smartphone yang banyak dicari. Terbukti dari pencapaiannya sebagai TOP 1 Brand Smartphone Terlaris pada 9 September 2020 lalu di platform e-commerce Lazada Indonesia.
 
Melalui peluncuran online secara livestreaming pada hari Senin (19/10) kemarin di social media INFINIX dan Aplikasi Lazada, INFINIX HOT 10 akhirnya resmi di perkenalkan di Indonesia sebagai salah satu produk terbaru dari INFINIX Indonesia. 
 
“Dengan spirit baru dari INFINIX Indonesia yaitu Take The Lead, maka yang kami harapkan para anak muda di Indonesia bisa menjadi pemimpin dalam setiap pertandingan yang mereka jalani, baik itu di kantor, di sekolah, di rumah atau dimanapun mereka berada. Ini adalah saatnya untuk para anak muda di Indonesia agar bergerak maju dan menjadi leader, dimana dengan support dan inovasi dari INFINIX, pengguna bisa tetap produktif dengan spesifikasi ter up to date namun dengan harga yang terjangkau. Hal itu juga yang akhirnya membawa Infinix dengan bangga memperkenalkan INFINIX HOT 10 secara resmi di Indonesia. Seri HOT yang diyakini menjadi seri yang paling laris dan ditunggu banyak penggunanya ini memiliki spesifikasi yang #ANTIKALAH karena memiliki performa berbeda dari seri HOT sebelumnya. Jelas Sergio Ticoalu, Country Marketing Manager Infinix Smartphone Indonesia.
 
Infinix HOT 10 memiliki chipset khusus untuk gaming yakni Helio G70. Chipset ini menjadi yang pertama disematkan pada seri HOT dari Infinix. Tidak hanya itu, spesifikasi lainnya untuk mendukung pengalaman gaming yang makin seru juga sudah lah sangat lengkap pada Infinix HOT 10 seperti  layar dengan luas 6.78 Inch Punch Hole Display, dimana layar ini sendiri memiliki peningkatan dibandingkan dengan seri HOT sebelumnya. Dan juga baterai dengan kapasitas 5200 mAh dan dibekali dengan Power Marathon Technology, dimana daya akan terasa lebih lambat untuk habis saat penggunaan.
 
Tak kalah penting, Infinix HOT 10 juga ingin memberikan pengalaman lebih nyata lewat DTS Sound untuk petarungan game yang semakin seru. Dimana suara yang dihasilkan akan lebih jelas dan lebih menggelegar di setiap detil efek maupun musiknya.
 
“Dibekali dengan chipset khusus gaming, Infinix HOT 10 mengajak pengguna untuk lebih semangat menjadi #AntiKalah dalam kehidupan gadget mereka sehari-hari. Apalagi di masa pandemi ini, banyak yang harus melakukan kegiatannya melalui online. Seperti sekolah ataupun pekerjaan, dimana pengguna dituntut untuk terus produktif dan aktif. Performa pada Infinix HOT 10 ini bisa mendukung mereka, ditambah dengan spesifikasi lainnya seperti pada layar dan baterai sehingga kesibukan terasa lebih menyenangkan. Kegiatan dan hiburan bisa dilakukan hanya dalam satu genggaman.” jelas Bruno Li, CEO Infinix Indonesia.
 
Selain 3 keunggulan untuk kegiatan gaming tersebut, Infinix HOT 10 juga sudah dibekali dengan resolusi kamera hingga 16MP Quad AI Camera, dimana pengguna mampu menghasilkan foto lebih detil dan tangkapan yang lebih cepat meski dalam keadaan minim cahaya. Dan juga kamera depan yang sudah didukung dengan 8MP wide angle, dimana pengguna dapat memotret pemandangan lebih luas.
 
Infinix HOT 10 akan dijual dengan dua varian storage yang berbeda. Untuk varian 4/64GB akan di jual perdana dari harga normal Rp.1.749.000 menjadi Rp.1.599.000. Sedangkan untuk varian 4/128GB akan dijual dari harga normal Rp.1.949.000 menjad Rp.1.799.000. Yang tentunya akan dijual pertama kali pada tanggal 23 Oktober 2020 mendatang secara eksklusif di platform e-commerce Lazada Indonesia. mza
Tampilkan Semua

Infinix HOT 10 Pecahkan Guiness World Record

Sabtu 17/10/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Setelah sukses menjadi TOP 1 smartphone brand pada tanggal 9 September 2020 lalu di platform e-commerce Lazada Indonesia dan Top 15 Global Chinese Brand to Watch, kini Infinix kembali menunjukkan eksistensinya dengan memecahkan...
Selengkapnya

WIKO Luncurkan 3 Smartphone Andalannya

Kamis 15/10/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Merek smartphone asal Prancis, WIKO, kembali meramaikan pasar smartphone di Indonesia dengan meluncurkan 3 smartphone andalannya, yaitu WIKO View 4, WIKO View 4 Lite, dan WIKO Y61.   Agus Supangat, Head of Commercial PT....
Selengkapnya

Apple Resmi Luncurkan Jajaran iPhone 5G

Rabu 14/10/2020 | 13:52
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Apple resmi meluncurkan jajaran iPhone yang dibekali teknologi internet generasi kelima atau 5G dalam acara virtual yang mengambil tempat di Apple Campus, di Cupertino, California, Amerika Serikat. "Hari ini adalah awal...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Topping Off Hotel Episode Serpong

Jumat 28/8/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Hotel Episode merupakan hotel berbintang empat yang terletak di Gading Serpong yang dikenal sebagai kota satelit yang ramai, terletak di lokasi yang strategis karena dekat dengan pusat pameran terbesar di Indonesia yakni ICE BSD dan berjarak 40 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 
 
Hotel ini mulai dibangun dari 9 Desember 2017 dan akan beroperasi pada semester pertama di tahun 2021. Nantinya, Hotel Episode Gading Serpong akan dikelola oleh hospitality management yaitu JHL Collections yang merupakan salah satu unit bisnis dari JHLGroup.
 
Hotel dengan interior yang unik ini menghadirkan konsep kebudayaan Banten ditengah bangunan seluas 55.000 m2. Provinsi Banten yang kental dengan kebudayaan lokalnya yakni Baduy dan Peranakan serta topologi yang bervariasi menjadi inspirasi utama yang dituangkan dalam konsep perhotelan dan desain Hotel Episode Gading Serpong.
 
Dengan hal itu maka para tamu akan disuguhkan pengalaman yang unik. Episode akan membawa para wisatawan mengenal lebih jauh tentang Banten dengan beragam aktivitas terkait kebudayaan Banten di dalam area hotel hingga paket wisata kebudayaan di daerah Banten. 
 
Terdapat 320 kamar yang memiliki 2 konsep utama yakni Baduy dan Peranakan dengan beberapa tipe, diantaranya adalah Deluxe Room, Family Room,dan Junior Suite untuk masing-masingkonsep.
 
Bangunan 28 lantai ini memiliki fasilitas yang lengkap, terdapat Ballroom dan Exhibition Hall dengan kapasitas 1000 pax yang dapat digunakan untuk acara pernikahan, ulang tahun, gathering, dan pameran. Selain itu, terdapat Mini Ballroom, 8 meeting rooms, swimming pool, gym, spa, gift shop, dan organic shop.
 
Episode juga mempunyai restoran dengan pengalaman bersanta pall day dining dan hotel ini akan mengenalkan makanan khas lokal banten di menu breakfast maupun a la carte.
 
Sesuai dengan makna kata Episode yaitu sepenggal peristiwa dalam kehidupan manusia yang berarti, managemen berharap pengalaman tamu saat menginap, menikmati layanan dan sajian di Hotel Episode Gading Serpong ini menjadi pengalaman yang berarti dalam hidup mereka. mza
 
” Unfolding history and retelling the story” – Hotel Episode Gading Serpong
Tampilkan Semua

Di Tengah Pandemi, Struktur Pencakar Langit St Regis Selesai Dibangun

Senin 17/8/2020 | 18:58
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Meski sempat terhambat oleh kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, PT Permadani Khatulistiwa Nusantara (PKN) anak usaha Rajawali Property Group (RPG) akhirnya berhasil menyelesaikan...
Selengkapnya

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut...
Selengkapnya

Pandemi Covid-19 Bakal Pengaruhi Desain Interior

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 dinilai bakal mampu menelurkan ide baru dan memengaruhi adanya perubahan dalam desain interior, baik untuk hunian maupun perkantoran. Selain itu, adanya pola hidup untuk selalu menjaga kebersihan juga akan menjadi...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Turnamen Tenis Paris Masters Digelar Tertutup

Jumat 30/10/2020 | 20:10
A   A   A   Pengaturan Font

PARIS - Paris Masters akan berjalan sesuai jadwal mulai pekan depan. Meski demikian turneman tenis itu akan digelar secara tertutup untuk mematuhi isolasi virus korona nasional kedua kalinya. Demikian dikonfirmasi panitia penyelenggara, Kamis (29/10) waktu setempat.

“Menyusul pengumuman terbaru oleh pemerintah Prancis dan pengenalan isolasi nasional lainnya di Prancis per 30 Oktober, Rolex Paris Masters, yang akan dimainkan di Accord Arena dari 31 Oktober hingga 8 November, akan ditutup untuk umum,” demikian pernyataan dari Federasi Tenis Prancis.

Paris Masters yang berlangsung di Bercy Arena dengan kapasitas 20.000 tempat duduk berhadiah total sebesar 4,3 juta euro.

Petenis nomor dua dunia Rafael Nadal, yang memenangi Prancis Terbuka ke-13  pada  Roland Garros di Paris lebih dari dua pekan lalu, adalah unggulan teratas di turnamen tersebut.

Federasi mengatakan bahwa sejak dimulainya pandemi, mereka telah bekerja terus-menerus berhubungan dengan pemerintah Prancis untuk menentukan cara terbaik untuk menggelar acara tersebut.

“Akibatnya, FFT telah membuat keputusan yang bertanggung jawab untuk mengadakan turnamen Rolex Paris Masters secara tertutup,” ujarnya.

“FFT menyadari kekecewaan yang akan dirasakan orang-orang karena tidak dapat menghadiri turnamen, tetapi ingin berterima kasih kepada semua orang atas pengertian mereka dan meyakinkan mereka bahwa tiket mereka akan dikembalikan secepatnya,” sambungnya. ben/AFP/S-2

Tampilkan Semua

AS Roma Ditahan Imbang 0-0 CSKA Sofia

Jumat 30/10/2020 | 13:56
A   A   A   Pengaturan Font
ROMA - AS Roma ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya, CSKA Sofia, dalam pertandingan putaran kedua Grup A Liga Europa di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Jumat (30/10) WIB. Hasil itu membuat Giallorossi menduduki posisi kedua di klasemen...
Selengkapnya

Benfica Tundukkan Standard Liege 3-1

Jumat 30/10/2020 | 13:52
A   A   A   Pengaturan Font
LISBON - Benfica menundukkanr tamunya Standard Liege 3-0 dalam lanjutan Liga Europa di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Jumat (30/10) WIB. Hasil ini memantapkan posisi Benfica di puncak klasemen sementara Grup D. Setelah tampil dominan...
Selengkapnya

Bayer Leverkusen Tumbang 0-1 di Kandang Slavia Praha

Jumat 30/10/2020 | 13:48
A   A   A   Pengaturan Font
PRAHA - Bayer Leverkusen yang terpaksa bermain dengan 10 orang harus pulang dengan kekalahan 0-1 atas tuan rumah Slavia Praha pada pertandingan kedua Grup C Liga Europa di Stadion Sinobo, Praha, Republik Ceko, Jumat (30/10) WIB. Sempat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

Cara Atasi Jerawat Dampak Masker

Jumat 30/10/2020 | 13:41
A   A   A   Pengaturan Font

Masalah jerawat jadi salah satu efek samping mengenakan masker sepanjang hari selama pandemi yang kerap disebut dengan istilah "maskne", gabungan dari "masker" dan "acne" (jerawat).

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Pondok Indah – Puri Indah Susie Rendra menjelaskan "maskne" terjadi karena pemakaian masker yang berkepanjangan dan terutama juga dipicu oleh pemakaian masker berlapis.

Mekanisme terjadinya karena udara hangat ekspirasi (udara pernapasan yang dikeluarkan) terperangkap di lingkungan yang sempit sehingga meningkatkan kepengapan dan menimbulkan produksi keringat berlebih.

Ada kalanya jerawat muncul akibat alergi atau ketidakcocokan dengan bahan masker yang digunakan sehingga memicu rasa gatal pada awalnya. "Rasa gatal menyebabkan Anda sering memegang dan mengusap muka serta menaik-turunkan masker ke arah dagu. Hal ini juga meningkatkan risiko jerawat," ujar dia.

Bila dirasa kurang cocok dengan bahan masker, Susie menyarankan untuk mengganti jenis dan merek masker dengan yang lain. Pilihlah jenis masker yang memberikan perlindungan maksimal dari virus penyebab Covid-19 dan virus lainnya.

Susie memberikan kiat untuk menghindari terjadinya jerawat akibat masker, yakni dengan mengganti masker setiap tiga hingga empat jam. Sebab, uap air hasil pernapasan biasanya sudah jenuh dalam waktu tersebut, dan akan membuat semakin pengap apabila masker tetap digunakan

Lalu, bila memungkinkan cuci muka dengan air dingin sebelum mengganti masker. Jika tidak, setidaknya seka wajah dengan handuk basah dingin untuk membersihkan sisa keringat dan uap air yang menempel. Gunakanlah krim atau gel antijerawat yang biasa digunakan sebelum memakai masker.

Susie juga menyarankan untuk tidak memakai riasan bila tidak diperlukan, terutama foundation atau bedak padat. Pemakaian riasan berlebihan yang tebal, meski tanpa memakai masker, sudah meningkatkan risiko jerawat karena pori-pori tertutup riasan.

Hal ini dapat menghambat aliran lemak yang dihasilkan dan muncullah sumbatan. Dengan pemakaian masker, risiko ini menjadi semakin tinggi. Ant/G-1

Tampilkan Semua

Safari Politik Pompeo

Jumat 30/10/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Perjalanan Menlu AS ke Asia ini merupakan strategi mencari sekutu untuk melawan dominasi ekonomi Tiongkok. Setelah mengunjungi India, Sri Lanka, dan Maladewa, kini Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, melanjutkan...
Selengkapnya

Nasionalisme Vaksin

Rabu 28/10/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jika kita memiliki vaksin yang efektif, kita juga harus menggunakannya secara efektif. Cara terbaik adalah memvaksinasi beberapa orang di semua negara, bukan semua orang di beberapa negara. Pandemi Covid-19 hingga kini belum menunjukkan...
Selengkapnya

Dobel Bencana Pandemi dan Banjir

Selasa 27/10/2020 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kita menghadapi dua ancaman sekaligus dalam tiga bulan ke depan, yakni pandemi korona dan musim hujan. Di tengah pandemi virus korona Covid-19 yang masih menghantui warga di Republik ini, khususnya DKI Jakarta, kita juga sedang dihadapkan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

Gfriend Berusia Pancawarsa

Jumat 30/10/2020 | 13:35
A   A   A   Pengaturan Font

Meramaikan industri K-pop sejak 2015, grup Gfriend kini sudah genap menginjak usia lima tahun.
Sowon, Yerin, Eunha, Yuju, SinB dan Umji debut pada Januari 2015 melalui mini album "Seasons of Glass."  Perlahan-lahan mereka mendapatkan popularitas melalui lagu-lagu seperti "Me Gustas Tu" dan "Love Whisper".

GFRIEND mengungkapkan apa saja perubahan yang mereka alami selama lima tahun terakhir. "Sebagai grup, kami menjadi lebih dewasa lebih spektrum musik yang semakin luas," katanya. Mereka telah mencoba berbagai genre musik dan masih terus mengeksplorasi hal-hal baru.

Sementara itu, untuk individu, setiap anggota semakin memperkaya kemampuan dan hobi masing-masing, termasuk menulis lagu. Kunci mempertahankan keharmonisan grup adalah komunikasi yang baik.

"Penting untuk terus berkomunikasi dan berbincang-bincang bersama. Sowon yang memimpin diskusi di mana kami mengobrol tentang topik yang berbeda-beda. Kami sangat percaya ini adalah kunci memperkuat ikatan," kata grup tersebut.

Seiring bertambahnya usia yang membuat setiap anggota lebih dewasa, kemampuan mereka dalam menghapal koreografi juga semakin patut diacungi jempol. "Kami bisa lebih cepat memahami koreografi," tutur Gfriend. Ant/G-1

Tampilkan Semua

Serahkan Dana Kemanusiaan Rs1 Crore

Jumat 30/10/2020 | 13:25
A   A   A   Pengaturan Font
Hujan belakangan telah mengakibatkan banjir di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali India. Banyak orang dan binatang menjadi korban keganasan banjir bandang. Media sosial dipenuhi dengan gambar hewan liar tak berdaya yang...
Selengkapnya

Bantu Restoran Korban Ledakan Beirut

Jumat 30/10/2020 | 13:23
A   A   A   Pengaturan Font
Masih ingat ledakan dahsyat di Beirut beberapa waktu lalu? Banyak korban jiwa dan materi. Para donator global mengalirkan bantuan hingga saat ini. Salah satunya dilakukan aktor kelahiran Australia, Russell Crowe. Dia ambil bagian sebuah...
Selengkapnya

Gas Raksasa Metana Mulai Terlepas

Jumat 30/10/2020 | 13:21
A   A   A   Pengaturan Font
Terlambatnya pembekuan es di kawasan Samudera Arktika (Arctic) bukan hanya memunculkan kekhawatiran tidak terbentuknya es putih yang berguna dalam memantulkan radiasi sinar matahari. Lebih dari itu muncul kekhawatiran akan munculnya...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Polisi Kejar Pelaku Pembegalan Terhadap Anggota TNI

Jumat 30/10/2020 | 23:25
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Polisi mengejar pelaku pembegalan terhadap pengendara sepeda yang korbanya merupakan seorang anggota TNI Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat Senin (26/10).

 “Pelaku masih buron, belum ditangkap. Tim di lapangan masih terus melakukan pengejaran,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (30/10).

Yusri mengaku pihaknya meminta kepada para pengendara sepeda tetap waspada saat bersepeda di Jalan Raya. Bahkan Ia mewanti-wanti agar pegowes tidak bersepeda di tempat-tempat yang jauh dari keramain.

Kemudian, Lanjut Yusri, juga diupayakan untuk tidak memancing pelaku begal. Seperti bermain handphone saat bersepeda. Terus juga, diusahakan agar tidak bersepeda sendirian, apalagi jalan-jalan yang memang sepi.

“Kalau bisa berkelompok, ini salah satu upaya untuk menghilangkan N+K (niat plus kesempatan). Bagi para pelaku niatnya ada tapi kesempatan karena banyak orang disitu, bersepedanya rame-rame, gak mungkin (terjadi pembegalan),” ujarnya.

Kendati demikian, Yusri menuturkan barang bukti berupa rekaman dari Closed Circuit Television (CCTV) sudah diselidiki oleh tim penyidik. CCTV tersebut yang merekam kejadian pembegalan itu.

“Dari rekama itu tampak ada empat pelaku yang berboncengan dalam dua motor. Sayangnya, plat nomor kendaraan yang digunakan para pelaku tidak terekam dengan jelas. Saksi-saksi sudah kita periksa. Tunggu saja, pelaku masih kita kejar,” jelasnya.

Jon/P-5)

Tampilkan Semua

Pemkot Bogor Merevitalisasi PD Jasa Transportasi

Jumat 30/10/2020 | 23:21
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR  - Pemerintah Kota Bogor merevitalisasi Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) sebagai pengelola bus Trans Pakuan yang mengalami kerugian melalui perubahan badan hukum kelembagaannya, dari perusahaan daerah menjadi...
Selengkapnya

PNS Kota Bogor Keluar Kota Harus Lakukan Tes Swab

Jumat 30/10/2020 | 23:17
A   A   A   Pengaturan Font
BOGOR - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menyebut ada sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah mendaftar untuk menjalani tes swab setelah kembali dari luar kota pada libur panjang cuti bersama ini. "PNS yang pergi...
Selengkapnya

Polres Jakbar Bagi-bagi Sembako ke Kendaraan Angkutan Umum

Jumat 30/10/2020 | 23:04
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Barat menggelar Operasi Zebra 2020 dengan cara membagi-bagikan sembako dan pakaian bagi pengendara angkutan umum yang taat berlalu lintas. Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Purwanta...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

The Voronoi Runners Mampu Menjadi Kompos

Jumat 30/10/2020 | 20:00
A   A   A   Pengaturan Font

Di belakang pikiran kita, kita semua ingin membuat perbedaan pada lingkungan yang rusak, dan kita melakukan satu atau dua hal secara sadar untuk membuktikan suatu hal. Tetapi satu hal yang telah kita semua lakukan sebaliknya - secara sadar atau tidak, tidak banyak pilihan yang dapat dibantah
Menurut peneliti, sepatu yang dikenakan untuk lari pagi membutuhkan waktu hingga 30 tahun untuk membusuk sepenuhnya. ada perusahaan seperti Adidas, Allbirds, dan beberapa lainnya, mencoba membuat sepatu kets dengan bahan daur ulang untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi itu tidak cukup
Melansir laman Trendhunter.com menunjukan, Alas kaki adalah salah satu dari beberapa produk fashion yang penting tetapi terkenal sering berkeliaran di tempat pembuangan sampah kami dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk terurai, sehingga Voronoi Runners telah dirancang untuk menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Didesain oleh Rik Olthuis dari Massey University of New Zealand, sepatu kets tersebut dibuat dengan 100% komponen yang dapat terurai secara hayati yang dimaksudkan untuk dipisahkan satu sama lain sebelum dibuang atau dijadikan kompos. Alas kaki juga mempertahankan desain bebas perekat yang dicapai dengan printer 3D dan filamen fleksibel yang akan meningkatkan kenyamanan pemakainya.
Rik mengatakan telah memikirkan desain sepatu yang sangat inovatif untuk mengatasi penyimpangan dalam alas kaki ramah lingkungan yang dijuluki berkelanjutan. Voronoi Runners terbuat dari 100 persen bahan yang dapat terurai secara hayati, yang masing-masing dapat dipisahkan dengan mudah di akhir masa pakainya untuk dibuat kompos

The Voronoi Runners juga fokus pada kesesuaian yang dapat disesuaikan berkat midsole yang akan berkontur ke kaki dan memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan saat berlatih atau sekadar berjalan-jalan.
Struktur utama Voronoi Runners dicetak 3D menggunakan filamen biodegradable yang kuat dan fleksibel yang digunakan untuk membuat sol luar dan midsole. Busa poliuretan diganti dengan busa alternatif yang dapat terurai secara hayati yang dibuat menggunakan gelatin dan gliserin, yang menawarkan bantalan nyaman di kaki.

Menggunakan pencetakan 3D untuk membuat midsole memungkinkan Voronoi Runners beradaptasi dengan kaki pemakainya. Ujung kaki dan tumit yang dicetak dari serat tumbuhan menambah bentuk dan bentuk pada bagian atas wol Merino yang juga nyaman untuk digunakan sehari-hari. Untuk menghilangkan penggunaan perekat, sepatu dijahit menggunakan benang katun organik dan diakhiri dengan tali linen. Ini membuat Voronoi Runners mudah dibongkar sepenuhnya dan dibuat kompos secara bertanggung jawab. Lihat video berjalan kaki dari Voronoi di bawah ini untuk memahaminya.

Hasilnya adalah sepasang sepatu kets yang bisa dipakai dan setelah selesai dapat dipisahkan setiap bagian dari sepatu dan mengirimkannya ke halaman belakang atau kompos dapur untuk suatu hari digunakan sebagai pupuk kandang untuk taman tidak ada yang tersisa dan dapat berlari dengan nyaman tanpa harus khawatir akan ekosistem. arn

Tampilkan Semua

Denim Terbuat dari Plastik dan Kopi Daur Ulang

Jumat 30/10/2020 | 20:00
A   A   A   Pengaturan Font
Rangkaian Decaf Denim dari Coalatree adalah pilihan fashion ramah lingkungan bagi orang-orang yang mencari alternatif yang lebih berkelanjutan dari jeans konvensional di pasaran. Decaf Denim adalah Jeans yang terbuat dari campuran...
Selengkapnya

Levi's Membeli Kembali Jeans Lama

Jumat 30/10/2020 | 20:00
A   A   A   Pengaturan Font
Merek denim Levi Strauss & Co. ( Levi's) meluncurkan program buyback atau pembelian kembali produk Levi's yang lama. Konsumen yang menukarkan produknya akan ditukar dengan gift card. Program Levi's Secondhand ini menjadi bagian dari...
Selengkapnya

[Review] Makan Enak dan Kenyang di Hotel Bidakara Jakarta

Jumat 30/10/2020 | 12:30
A   A   A   Pengaturan Font
Kalau ingin makan Pindang ikan patin kemangi yang berkuah hangat dan punya rasa gurih, serta sedikit asam pedas, kini bisa datang ke Hotel Bidakara yang telah menyediakan kuliner yang sungguh lezat dan sesuai dengan selera penikmatnya....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

Keamanan Menjadi “List” Nomor Satu yang Harus Benar-benar Dipenuhi

Jumat 30/10/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Negara-negara tengah berlomba mengembangkan vaksin Covid-19, begitu juga Indonesia. Selain bekerja sama dengan pihak dari luar negeri untuk memenuhi aspek kecepatan, pemerintah juga tengah mengembangkan vaksin Merah Putih secara mandiri oleh beberapa lembaga dalam negeri.

 

Meski begitu, vaksin Merah Putih sendiri belum bisa tersedia dalam waktu dekat. Di sisi lain, vaksin tersebut juga harus benar-benar aman mengin­gat peruntukannya diberikan bagi penduduk di Indonesia.

Untuk mengupas terkait perkembangan vaksin Merah Putih, Koran Jakarta mewawancarai Men­teri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro. Berikut petikan wawancaranya.

Sejauh mana pengembangan vaksin Merah Putih untuk penan­ganan Covid-19 saat ini?

Vaksin Merah Putih paling penting definisinya adalah meng­gunakan isolat virus yang ada di Indonesia. Saat ini, ada enam insti­tusi yang mengembangkan vaksin Merah Putih. Institusi yang terlibat dalam pengembangan vaksin Merah Putih, yaitu Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Lem­baga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Airlangga (UNAIR).

Pada proses pengembangannya, enam institusi tersebut mengem­bangkan vaksin menggunakan platform berbeda. Platform-nya mempertimbangkan kemampuan serta peta pengembangan vaksin yang ada di dunia.

Upaya apa yang dilakukan untuk memasti­kan keamanan vaksin?

Uji klinis ha­rus dilakukan untuk me­mastikan vaksin yang dihasilkan aman. Keamanan itu menjadi list nomor satu yang harus benar-benar dipenuhi. Vak­sin jangan sampai menimbulkan efek samping yang bisa menggang­gu nyawa penggunaannya.

Jadi ketika vaksin diserahkan ke PT Bio Farma, dilakukan uji klinis tahap satu. Itu memastikan keamanan vaksin ketika nanti di­berikan. Di luar negeri ada contoh ketika uji klinis, proses dihentikan sebab ada gejala yang timbul kepada relawannya. Uji klinis dihentikan dulu untuk mengecek apakah gejala itu dari vaksin atau bukan. Kami menerapkan kehati-hatian serupa untuk uji klinis Merah Putih.

Bagaimana strategi untuk memastikan vaksin ini bisa memenuhi kebu­tuhan penduduk Indonesia?

Strategi tidak berhenti hanya di vaksin Covid-19. Kesehatan masyarakat di Indonesia dengan penduduk yang banyak harusnya sudah mengarah ke kese­hatan yang preventif untuk mence­gah seseorang terserang penyakit. Salah satu instrumennya vaksin. PT Bio Farma sudah meningkatkan kapasitas. Tahun ini 100 juta dosis, tahun depan 250 juta dosis.

Selain itu, ada tiga perusahaan swasta yang investasi untuk pengem­bangan vaksin manusia. Mereka su­dah mulai mengurus izin ke BPOM untuk good manufacturing practice atau cara membuat obat yang baik. Kami telah hitung berapa kesanggu­pannya, dari kombinasi tiga itu bisa satu miliar dosis per tahun.

Apa target lain dalam pengem­bangan vaksin Merah Putih?

Indonesia ke depan harusnya bisa jadi produsen vaksin utama di dunia. Kita sekarang fokus dulu ke Covid-19 untuk bisa diproduksi di dalam negeri dan nantinya me­nyediakan vaksin Covid-19. Tidak hanya tahun ini, tapi juga tahun-tahun selanjutnya.

Ada kemungkinan dari prediksi awal Covid-19, daya tahan tubuh kita tidak seumur hidup. Jadi, ada periode daya tahan tubuh turun dan membutuhkan revaksinasi.

Bagaimana penilaian Anda terhadap potensi SDM Indonesia, terutama di bidang penelitin se­lama menangani pandemi ini?

Banyak sekali potensinya. Tal­enta, dedikasi, dan komitmen mer­eka luar biasa. Ini sudah dibuktikan sejak awal pandemi kami membuat konsorsium riset dan inovasi Co­vid-19 dalam mengakomodir per­guruan tinggi, lembaga penelitian, institusi pemerintah, dan industri. Model tersebut dalam waktu tiga bulan sudah memunculkan inovasi yang menutupi kebutuhan urgen. Contohnya, pendeteksian dengan rapid test dan PCR test kit.

n muh ma’arup/P-4

Tampilkan Semua

Vaksinasi Harus Secepatnya, tapi Tidak Boleh Grasah-grusuh

Senin 26/10/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Sejumlah negara berlomba-lomba mengembangkan vaksin Covid-19, begitu juga Indonesia. Vaksin merupakan salah satu solusi menangani pandemi yang telah memukul hampir seluruh sektor kehidupan.   Dengan vaksin, diharapkan masyarakat...
Selengkapnya

Vaksin Covid-19 Sangat Diperlukan dalam Pembentukan “Herd Immunity”

Jumat 23/10/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Negara-negara tengah berlomba mengembangkan vaksin Covid-19, begitu juga Indonesia. Vaksin merupakan salah satu solusi menangani pandemi yang telah memukul hampir seluruh sektor kehidupan.   Dengan vaksin, diharap­kan masyarakat...
Selengkapnya

Vaksin Tidak Boleh Dianggap sebagai Penyelesaian Akhir Pandemi

Kamis 22/10/2020 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Hampir delapan bulan virus Covid-19 menyebar di Indonesia sejak bulan Maret lalu. Penanganan terus dilakukan mulai dari meningkatkan testing dan tracing, menerapkan pembatasan sosial, dan tetap disiplin protokol kesehatan. ...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Masyarakat Jangan Mudah Termakan “Hoax”

Sabtu 24/10/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Menko Polhukam menilai maraknya demonstrasi menolak UU Cipta Kerja karena banyaknya hoax yang beredar di masyarakat. Soal penembakan pendeta, pemerintah akan objektif. Terkait kekhawatiran ancaman Covid-19 pada tahapan pilkada, sejauh ini tak terjadi.

Dalam sebulan terakhir, masyarakat Indonesia tengah dihadapkan pada polemik terkait dengan disahkannya UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, persoalan penem­bakan pendeta di wilayah Papua hingga pelaksanaan pilkada se­rentak yang mengundang pro dan kontra karena masih dalam masa pandemi korona atau Covid-19.

Terkait kondisi tersebut, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengungkapkan beberapa langkah yang dilakukan pemerintah terkait persoalan-per­soalan yang tengah dihadapi peme­rintahan Presiden Jokowi. Berikut petikan wawancara wartawan Koran Jakarta, Agus Supriyatna, dengan Menko Polhukam, Mahfud MD, dalam beberapa kesempatan.

Banyak yang menyebut pe­nolakan atau penentang UU Cipta Kerja ini karena termakan informasi tentang UU ini yang menyesatkan. Benarkah banyak hoax seputar UU ini sehingga masyarakat maupun buruh men­jadi termakan isu yang tak benar tersebut?

Tugas kita menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara memberi pengertian tentang latar belakang Undang-undang Cipta Kerja, tentang materi-materi yang sebenarnya dibandingkan de­ngan yang hoax, dan apa manfaat yang diperoleh dari Undang-un­dang Cipta Kerja ini.

Apa yang menjadi latar belakang disusunnya UU Cipta Kerja ini?

Undang-undang Cipta Kerja ini dilatarbelakangi oleh lamanya proses perizinan dan terlalu ba­nyaknya meja-meja birokrasi yang harus dilalui jika orang ingin izin usaha. Sehingga kemudian Presi­den mengambil inisiatif bagaimana caranya agar perizinan itu bisa lebih cepat. Jadi, kalau orang mau izin usaha, termasuk yang di dalam negeri, akan lebih mudah karena tidak terlalu banyak meja dan tidak dikorupsi.

Adakah latar belakang lain yang melandasinya?

Kemudian ada juga kenyataan angkatan kerja yang setiap tahun­nya bertambah. Berdasarkan data yang diterima, ada 2,9 juta ang­katan kerja dan ditambah dengan yang di PHK, sehingga jumlahnya ratusan ribu bahkan jutaan orang. Itu harus ditampung dan sediakan lapangan kerja.

Itulah yang menyebabkan Pre­siden sejak periode sebelumnya, jadi ini bukan ujug-ujug (tiba-tiba), mengampanyekan penyederha­naan perizinan. Itulah yang disebut dengan istilah Omnibus Law, satu undang-undang yang menyatu-pintukan undang-undang lain dengan masalah yang sama.

Apakah serikat atau organisasi buruh dan pekerja ikut dilibatkan dalam pembahasan UU ini?

Sudah mengundang serikat-seri­kat pekerja, baik yang mendukung ataupun yang tidak untuk mendis­kusikan soal UU ini. Ada 63 kali pertemuan dan 13 masukan yang disampaikan oleh serikat pekerja.

Pemerintah sudah bicara dengan semua serikat buruh, berkali-kali, di kantor ini, di kantor Kemenko Polhukam, dan di kantor Menko Perekonomian. Kemudian pernah di kantor Menteri Tenaga Kerja. Jadi bukan tidak ditampung, tapi tidak 100 persen sama. Kita ambil jalan tengahnya.

Soal banyaknya hoax seputar UU ini, apakah ini juga yang men­jadi salah satu faktor terjadinya unjuk rasa di mana-mana?

Banyaknya hoax yang beredar memang menyebabkan timbulnya gerakan-gerakan di sejumlah dae­rah. Misalnya tentang PHK yang tidak dapat pesangon. Padahal pesangon tetap diberikan, namun jumlahnya menurun dari 32 kali menjadi 25 kali.

Bahkan sekarang diberi kepas­tian tidak boleh orang di-PHK dan tidak diberi pesangon tanpa ada kepastian yuridisnya. Dan sekarang ada jaminan kehilangan pekerjaan yang dijamin oleh pemerintah yang dulu tidak ada.

Ada yang mengatakan, UU Cipta Kerja mendorong komer­sialisasi dunia pendidikan, bena­rkah seperti itu?

Ya ada yang mengatakan, pendi­dikan dikomersialkan. Ketahuilah bahwa empat undang-undang pen­didikan sudah dicabut (dari RUU Ciptaker). Karena aspirasi setelah diskusi-diskusi. Enggak ada di situ yang ngatur soal pendidikan, apa­lagi mengomersialkan.

Pendidikan di Indonesia hanya diatur dalam Pasal 65 UU Cipta Kerja. Dalam pasal dimaksud apakah benar isinya sebenarnya justru mempermudah dunia pen­didikan?

Itu justru mempermudah, pen­didikan itu lembaga nirlaba bukan lembaga usaha, bukan lembaga komersial. Ini ditegaskan dalam undang-undang ini, malah di balik dalam berita-berita yang hoaks itu.

Justru UU Ciptaker dibentuk un­tuk melaksanakan tugas pemerin­tah, melalui penciptaan lapangan kerja yang semakin banyak, serta untuk melakukan pemberantasan korupsi dan pungli dan pencegah­an tindak pidana korupsi lainnya.

Tanggapan Anda soal masih adanya unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja bagaimana?

Sejauh menyampaikan aspirasi maka tidak apa-apa karena ada aturannya dan itu dilindungi oleh undang-undang. Tetapi memang ada yang anarkis seperti memba­kar, membawa bom molotov, dan membawa parang. Biasanya yang anarkis-anarkis ini muncul sudah agak sore, begitu izin sudah habis.

Pemerintah bertanggung jawab. Unjuk rasa yang aspiratif silakan dengan menunjukkan aspirasinya, tetapi yang anarkis akan ditangani. Jangan sampai kita kacau, lalu tidak terkendali. Kalau kita diamkan se­lama satu jam atas nama demokrasi maka bisa habis negara ini.

Oleh sebab itu, Forkompinda mohon diperhatikan yang anarkis-anarkis. Sekarang ini sudah banyak yang ditangkapi dan itulah yang nanti akan dibuktikan di pengadilan.

Soal investigasi Tim Gabung­an Pencari Fakta (TGPF) untuk menyelidiki kasus penembakan pendeta di Papua, tanggapan Anda?

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) adalah tim yang objektif. Anggota yang tergabung tidak bisa didikte pikirannya sehingga tidak akan mungkin menyampaikan informasi yang bohong.

Jadi, saya ingin pastikan bahwa tim ini adalah tim pencari fakta yang objektif. Tim ini tidak bisa dikaitkan dengan pesanan pemerintah. Di sini ada orang-orang yang tidak bisa dibeli pikirannya, dari kampus ada I Dewa Gede Palguna, ada Apoli Safanpo, ada Makarim Wibisono, ada Bambang Purwoko. Itu tidak bisa didikte, sehingga tidak mungkin tim ini berbohong.

Apakah Anda sudah menerima hasil investigasi TGPF?

Saya sudah menerima laporan hasil penyelidikan sejak tanggal 7 hingga kembali tanggal 12 Oktober kemarin. Sekarang ini tim sudah melaporkan seluruhnya dan tinggal menyusun nanti laporan yang lebih sistematis dan diberi waktu sampai dengan tanggal 17 untuk membuat laporan dan mendiskusikan semua fakta-fakta yang ditemukan sehing­ga sampai pada kesimpulan yang meyakinkan.

Tim mendapat keterangan dari saksi kunci soal penembakan dan pendeta Yeremia, sehingga kete­rangan ini bisa juga dipakai polisi untuk menangkap para pelaku. Tim ini juga sudah menemui saksi-saksi kunci. Di sini yang dimiliki oleh tim adalah data primer. Ada saksi-saksi kunci, kemudian keluarga korban, olah TKP bersama keluarga korban itu sudah dibuat semua.

Kerja TGPF ini juga turut dipermudah dengan terbukanya pihak keluarga korban akan proses investigasi yang dilakukan. Ke­luarga korban bahkan memberikan izin kepada tim untuk mengautopsi jenazah pendeta Yeremia yang menjadi korban penembakan yang diduga kuat dilakukan KKB Papua saat itu. Dulu itu sulit sekali. Dari awal kita masuk rumah sakit kita masuk, dokter-dokter kita masuk, sekarang tim ini sudah berhasil. Ka­rena tim kami memang pendeka­tannya lebih kultural.

Terkait pilkada serentak di masa pandemi, apakah ada catat­an atau semacam evaluasi dari Anda sebagai Menko Polhukam terhadap beberapa tahapan pil­kada?

Kita bersyukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, rasa deg-degan kita, rasa kekhawatiran kita yang kita antisipasi sebelum tang­gal 23 September ternyata berjalan dengan baik karena sudah kita antisipasi. Semula memang ada kekhawatiran ketika terjadi proses pendaftaran calon banyak keru­munan karena itu kita antisipasi sebelum kampanye.

Yang pilkada ada beberapa pelanggaran saya terima laporan setiap hari dari Pak Mendagri dan juga membaca statemen-statemen Bawaslu tentang apa yang terjadi hari ini dan di mana, secara umum alhamdulillah cukup baik.

Masa kampanye pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 ini kan sudah dimulai tanggal 26 Septem­ber dan akan berakhir Desember 2020. Yang menarik berdasarkan survei Indikator Indonesia pada bulan Juli 2020 memang ada 61 persen responden pada waktu itu memilih metode kampanye terbuka seperti biasanya pada saat pilkada, itu survei bulan Juli.

Evaluasi tahapan Pilkada tahun 2020 sebelum masa kampanye yaitu masa penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut paslon sudah mulai menunjukkan perbaikan dan ketertiban serta kepatuhan pada protokol kesehat­an. Memang masih ada kerumunan massa meskipun jumlahnya tidak banyak. Kami mencatat misalnya ada di Kepri, ada di Sidoarjo, di Manggarai, dan beberapa tempat lain yang tidak terlalu menghebo­hkan. Bahwa pelanggaran-pelang­garan itu terjadi yang sifatnya bisa diselesaikan ditempat dan tidak menimbulkan sambungan kehebo­han. Memang biasa terjadi dan itu bukan hanya dalam konteks pilka­da, terjadi di pasar, di jalan, di mall, di kantor-kantor, dan masih ada pelanggaran yang seperti itu.

Jadi pelanggaran protokol kesehatan di tahapan pilkada, jumlahnya tidak signifikan?

Jadi sekarang ini tampak ber­kurang jika dibanding dengan ter­jadinya pelanggaran yang hampir besar-besaran dan menghebohkan masyarakat ketika terjadi pendaf­taran pasangan calon tanggal 4–6 September. KPU juga sekarang ini melalui PKPU Nomor 13 Tahun 2020 sudah melarang berbagai ben­tuk kegiatan yang menimbulkan kerumunan lebih dari 50 orang. Itu pun 50 orang harus dengan proto­kol kesehatan, pakai masker, men­jaga jarak dan bersihkan tangan dengan sabun atau hand sanitizer kalau di ruangan, yang dilarang itu kumpulan lebih dari 50 orang itu mulai dari konser musik, Porseni, panen raya, bazar, ulang tahun par­tai, perlombaan-perlombaan dan lain sebagainya.

Sanksi atas pelanggaran itu ada aturan, pembubaran atau larangan selama berkampanye 3 hari. Di dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020 diatur juga sejumlah sanksi pelang­garan terhadap protokol kesehatan yaitu teguran oleh Bawaslu dan ingat ada penerusan proses pidana, sesuai dengan perundang-undang­an yang dasar hukumnya, hukum materilnya itu sudah dikeluarkan melalui maklumat Kapolri tanggal 21 September 2020 dengan maklu­mat bernomor 3.

Soal adanya usulan penun­daan pilkada yang disuarakan sejumlah ormas besar, tanggapan Anda?

Ya, sejumlah ormas yang ber­pengaruh dengan niat baik dan tulus telah menyerukan penundaan Pilkada. Kita terima itu sebagai niat yang baik dan niat yang tulus yaitu seperti NU, Muhammadiyah, KWI, Merci, MUI, dan lain-lain. Kita terima itu sebagai niat yang baik dan tulus, tetapi pemerintah tetap harus mengambil langkah karena pendapat itu juga banyak, yang lain ada yang mengusulkan justru harus dilaksanakan Pilkada tanpa mengganggu agenda-agenda konstitusional.

Catatan lainnya dari Anda ter­hadap tahapan kampanye pilkada yang telah berjalan?

Catatan yang cukup menarik, secara umum pelaksanaan kampa­nye pilkada pada minggu pertama, seminggu pertama ini berjalan cukup baik, karena memang ada pelanggaran-pelanggaran tetapi tidak signifikan sama sekali. Misal­nya tidak signifikan itu seharusnya yang hadir 50 ternyata 53 orang, atau ada yang 50 jaga jaraknya di bagian tertentu tidak tertib, ada yang lupa pakai masker sebagian pakai, ada di 53 daerah itu terjadi, di 53 daerah dari 309 daerah tingkat II. Itu kecil-kecil tidak menimbul­kan kegaduhan.

Yang kedua ini berdasarkan data perkembangan zona tentang Covid, karena ada zona merah, kuning, hijau. Ini menarik, di daerah-dae­rah yang ada Pilkada yaitu di 309 daerah itu justru zona merah turun. Dari 45 menjadi 29, sementara di daerah-daerah yang tidak ada Pilkadanya zona merah naik, dari 25 menjadi 33.

Seminggu terakhir ini, di DKI dan Aceh yang tidak ada Pilkada justru angka terinfeksi tinggi. Kalau di aceh turun naik cukup tinggi, di DKI Jakarta selalu menjadi juara satu tertinggi penularannya. Itu artinya apa? Artinya adalah yang terpenting dalam komitmen pada protokol kesehatan.

Oleh karena itu elemen masya­rakat, pemerintah, dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakat harus menyadarkan masyarakat, bahwa protokol kesehatan harus dilak­sanakan secara ketat. Sementara ini hasil evaluasi bahwa kerawanan tidak tidak terletak pada daerah itu ada Pilkada atau tidak, tetapi pada kedisiplinan di dalam melaksana­kan protokol kesehatan, meskipun begitu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lembaga-lembaga masyarakat sipil seperti ormas NU, Muhammadiyah, dan lain-lain yang telah memberi saran agar pilkada mengutamakan kese­hatan.

Inti mengutamakan kesehat­an itu kami ambil intinya, tapi teknisnya Pilkada kita laksanakan. Protokol kesehatan kita perketat.

Saya sudah menginstruksikan kepada Polri, TNI dan seluruh aparat penegak hukum supaya di­lakukan penegakan disiplin melalui tiga strategi atau pendekatan. Per­tama mitigatif atau preventif cegah. Yang kedua persuasif. Jika sudah diberitahu secara baik-baik tidak usah ribut, selesai ya selesai, tapi kalau diperlukan harus ada tindak­an represif. n S-2

 

Riwayat Hidup
Nama : Mohammad Mahfud MD
Tempat, Tanggal Lahir : Sampang, Jawa Timur, 13 Mei 1957
Istri : Zaizatoen Nihajati
Anak : Mohammad Ikhwan Zain, Vina Amalia, dan Royhan Akbar
Pendidikan:
- Sarjana Hukum di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1983)
- Magister Ilmu Politik di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta (1989)
- Doktor Ilmu Hukum Tata Negara, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1993)
Karier:
- Dosen Hukum (1984–sekarang)
- Sekretaris Jurusan Hukum Tata Negara, Universitas Islam Indonesia (1986–1988)
- Pembantu Dekan II Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia (1988–1990)
- Direktur Karyasiswa, Universitas Islam Indonesia (1991–1993)
- Pembantu Rektor I, Universitas Islam Indonesia (1994–2000)
- Direktur Pascasarjana Universitas Islam Indonesia (1996–2000)
- Anggota Panelis dan Asesor, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (1997–1999)
- Menteri Pertahanan dan Menteri Kehakiman (2000–2001)
- Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002–2005)
- Rektor Universitas Islam Kadiri (2003–2006)
- Anggota DPR RI (2004–2008)
- Ketua Mahkamah Konstitusi (2008–2013)
- Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017–2018)
- Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (2018–2020)
- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
(2019–sekarang)

BERBAGAI SUMBER/LITBANG KORAN JAKARTA/AND

Tampilkan Semua

Mengenal LiDar, Sensor Kamera di iPhone 12 Pro

Minggu 18/10/2020 | 15:39
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta- Apple pekan lalu meluncurkan empat model iPhone 12, yang menggunakan teknologi baru seperti sambungan ke jaringan 5G. Sejak kemunculan iPhone 12, teknologi LiDAR menjadi perbincangan karena disematkan pada kamera di iPhone 12...
Selengkapnya

Investor Harus Dibuat Tertarik Terjun ke EBT

Sabtu 17/10/2020 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Dunia telah bertekad untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Antara lain mulai digencarkan secara optimal pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Indonesia sebagai warga dunia tak mau ketinggalan. Maka pemerintah telah menetapkan...
Selengkapnya

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono Upayakan Digitalisasi Bansos untuk Pemulihan Ekonomi

Sabtu 10/10/2020 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Digitalisasi bantuan sosial (bansos) bisa menjadi salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memulihkan ekonomi nasional yang tertekan oleh pandemi Covid-19. Digitalisasi bansos sangat efektif untuk mendorong ekonomi, supaya bansos...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta