Penyewa Pusat Belanja Tuntut Ganti Rugi ke Pemprov | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments
lintas wilayah

Penyewa Pusat Belanja Tuntut Ganti Rugi ke Pemprov

Penyewa Pusat Belanja Tuntut Ganti Rugi ke Pemprov

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia menuntut ganti rugi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas banjir yang menyebabkan berhentinya operasional sejumlah mal. Ketua Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HPPBI) Budihardjo Iduansjah, mengatakan, pihaknya telah bersurat kepada Pemprov DKI agar membahas kompensasi kerugian akibat banjir.

“Kita mau ‘fair’ sajalah untuk kompensasi banjir ini. Sejauh ini kita tuntutnya beberapa kebijakan yang menghambat bisa dicabut, seperti pajak,” ujar Budihardjo, di Jakarta, Sabtu (11/1).

Akibat banjir yang melanda Jakarta pada awal tahun 2020, sejumlah mall terpaksa tidak beroperasi demi keselamatan para pengunjungnya. Salah satu contohnya, Mal Taman Anggrek yang terpaksa tutup karena kerusakan mesin pembangkit listrik akibat terendam banjir.

Demi menghindari banjir susulan, Mal Taman Anggrek membuat tanggul dengan karung sak pasir dan terpal untuk menghindari air masuk ruang pembangkit listrik di lantai paling dasar gedung.

Selain itu, Budiharjo juga menyebut dari data yang diperolehnya, Mal Cipinang dan Lippo Puri Mall terpaksa tutup lebih dari sepekan Budihardjo mengatakan, bila hitungan kasar, satu mall bisa merugi sampai 15 miliar rupiah selama operasional tutup setengah bulan ini.

“Kita target per meter persegi 1 juta rupiah sampai 2 juta rupiah per bulan, ini mereka tutup setengah bulan. Misal 500 ribu rupiah, kali saja kalau luas mal ada 30.000 meter persegi, bisa rugi capai 15 miliar rupiah selama tutup,” kata Budihardjo. Ant/P-5

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment