Pohon Ginkgo yang Dapat Bertahan Hidup Lebih dari 1.000 Tahun | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 26 2020
No Comments
SAINSTEK

Pohon Ginkgo yang Dapat Bertahan Hidup Lebih dari 1.000 Tahun

Pohon Ginkgo yang Dapat Bertahan Hidup Lebih dari 1.000 Tahun

Foto : AFP/KAZUHIRO NOGI
A   A   A   Pengaturan Font

Pohon Ginkgo Biloba (Pohon Maidenhair), pohon ini tumbuhnya lambat, dan akhirnya tumbuh sangat besar. Daunnya berwarna kuning menjadi indah pada musim gugur. Pohon ginkgo adalah tanaman asli Tiongkok dan paling mampu bertahan dari jajaran pohon-pohon kuno, dengan fosil-fosil yang diketahui sudah ada sejak zaman dinosaurus. Populasi liar pohon ginkgo berada di ambang kepunahan karena kasus-kasus penebangan, dengan populasi liar terbatas di Gunung Xitianmu di Zhejiang, Tiongkok. Tercatat sebagai pohon yang terancam punah dalam masuk daftar merah IUCN yang artinya masuk spesies terancam.

Para ilmuwan telah mengungkapkan rahasia bagaimana pohon ginkgo dapat hidup selama lebih dari 1.000 tahun. Sebuah penelitian menemukan pohon itu mampu memproduksi bahan kimia pelindung yang dapat menangkal penyakit dan kekeringan. Tidak seperti banyak tanaman lain, gen pohon ini tidak diprogram untuk memicu penurunan tak terhindarkan saat masa mudanya berakhir.

“Rahasianya adalah mempertahankan sistem pertahanan yang sangat sehat dan menjadi spesies yang tidak memiliki program penuaan dini,” kata Richard Dixon dari University of North Texas, Denton.

“Seiring bertambahnya usia pohon ginkgo, kemampuan mereka tidak terbukti melemah dalam mempertahankan diri dari berbagai tekanan,” paparnya.

Para peneliti di AS dan Tiongkok mempelajari pohon ginkgo yang berusia antara 15 hingga 667 tahun, dengan mengekstraksi cincin pohon dan menganalisis sel, kulit kayu, daun, serta biji. Mereka menemukan bahwa pohon ginkgo tua dan muda menghasilkan bahan kimia pelindung untuk melawan tekanan yang disebabkan oleh berbagai penyakit atau kekeringan. Bahan kimia itu termasuk anti-oksidan, anti-mikroba dan hormon tanaman yang melindungi dari kekeringan dan tekanan lingkungan lainnya.

Studi genetika juga menunjukkan bahwa gen yang berkaitan dengan penuaan tidak secara otomatis hidup pada titik waktu tertentu, seperti pada tanaman lain, misalnya rumput dan tanaman semusim. Dixon menduga gambaran seperti itu serupa dengan pohon-pohon berumur panjang lainnya, seperti giant redwood, yang batangnya mengandung antimikroba.

“Semoga penelitian kami akan mendorong orang lain untuk menggali lebih dalam tentang apa yang tampaknya menjadi fitur penting mengapa ginkgo dan beberapa pohon lainnya mampu berumur panjang,” katanya.

 

ars/R-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment