Koran Jakarta | September 23 2018
No Comments
Penghargaan Negara I Bekerja dengan Selalu Melakukan Terobosan

Presiden Berikan Penghargaan kepada 8 Tokoh

Presiden Berikan Penghargaan kepada 8 Tokoh

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Dinilai telah berjasa kepada bangsa dan negara Indonesia, sebanyak delapan tokoh nasional mendapat penghargaan dari negara.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanda kehormatan berupa Bintang Mahaputra, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa kepada delapan tokoh, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/8). Penghargaan ini diberikan karena mereka dinilai berjasa kepada bangsa dan negara.

Penganugerahan yang diberikan kepada delapan tokoh ini dalam rangka memperingati HUT ke-73 RI. Pertama, anggota DPD 2009–2014 dan 2014–2017, Gusti Kajeng Ratu Hemas mendapatkan Bintang Mahaputra Utama. Kedua, Dato Sri Prof DR Tahir, MBA pendiri dan CEO Grup Mayapada yang memperoleh tanda kehormatan Bintang Mahaputera Naraya. Ketiga, Dr H Abbas Said SH (Wakil Ketua Komisi Yudisial periode 2013–2015) memperoleh tanda kehormatan Bintang Mahaputera Naraya. Keempat, Dr Abdul Haris Semendawai SH, LLM (Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban periode 2008–2018) memperoleh tanda kehormatan Bintang Mahaputera Naraya.

Keempat tokoh itu menerima tanda kehormatan berdasar Keppres RI Nomor 97/TK/Tahun 2018 tanggal 18 Agustus 2018. Tokoh lainnya, RJ Katamsi (perupa dan pendidik) dan Prof Dr RM Soedarsono (penari dan akademisi) menerima tanda kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma berdasar Keppres RI Nomor 98/TK/Tahun 2018 tanggal 14 Agustus 2018. Dua tokoh lainnya adalah Dr Sumarsono MDM (Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri) menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Pratama.

Sementara itu H Khairul Alam S.Sos, MSi (Karo Umum Kemenko Polhukam) menerima Bintang Jasa Naraya. Dua tokoh terakhir menerima tanda kehormatan berdasar Keppres Nomor 99/TK/TAHUN 2018 tanggal 14 Agustus 2018. Pengakuan Negara Sumarsono mengatakan penghargaan yang diterima ini merupakan penghormatan sekaligus kebanggaan.

Bintang penghargaan ini adalah bentuk pengakuan negara atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusinya selama mengabdi pada negara. “Saya tentunya merasa bangga dan tentunya sangat berterima kasih, sebagai abdi negara saya selalu berusaha melakukan dan bekerja dengan baik,” kata Sumarsono.

Sumarsono mengaku tak menyangka akan mendapat penghargaan yang membuatnya bangga. Ia tak pernah berpikir selama berkarier sebagai birokrat bakal mendapat penghargaan yang menurutnya terhormat. Ia telah mengabdi 33 tahun di birokrasi. Selama ini yang jadi rumusnya dalam bekerja, mengabdi penuh dedikasi.

Tidak pernah memikirkan kelak akan mendapatkan penghargaan bintang jasa ini. Sumarsono pun kemudian sedikit bercerita tentang kariernya di Kemendagri. Kariernya merangkak dari bawah. Sampai kemudian dipercaya memegang posisi jabatan. Hampir sebagian besar jabatan yang pernah dimandatkan padanya adalah jabatan dengan persoalan sulit. Sampai kemudian di era Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, ia dipercaya memangku jabatan sebagai Dirjen Otda Kemendagri. fdl/ags/N-3

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment