Koran Jakarta | August 19 2017
No Comments
Kecelakaan Angkutan Darat - Bus Terbalik di Tol Cipali karena Sopir Mengantuk

Tabrakan di Jalur Gilimanuk, 8 Tewas

Tabrakan di Jalur Gilimanuk, 8 Tewas

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pengemudi mobil jenis isuzu elf kehilangan kendali saat melintas di jalur mudik Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, mengakibatkan tabrakan yang menewaskan delapan orang.

DENPASAR - Kecelakaan yang melibatkan mobil pariwisata dan truk tronton di jalur mudik Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, karena salah satu kendaraan tersebut mengalami kehilangan kendali. Delapan orang, termasuk sopir mini bus pariwisata, meninggal dunia, sedangkan lima orang lainnya mengalami luka-luka.

“Kendaraan travel datang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk dengan kecepatan tinggi. Begitu sampai di tempat kejadian, kendaraan travel mengalami out of control (hilang kendali),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Ajun Komisaris Besar Polisi Hengky Widjaja, di Denpasar, Minggu (18/6).

Akibatnya, mobil pariwisata jenis isuzu elf tersebut oleng dan terbalik ke jalur kanan, kemudian dari arah berlawanan melaju truk tronton DK-9455-WL yang dikemudikan I Putu Sarga dengan muatan semen sebanyak 35 ton. Akibatnya tabrakan tidak bisa terhindarkan.

Kecelakaan tersebut terjadi di sekitar kilometer 121–122 jurusan Denpasar–Gilimanuk di Kawasan Hutan Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, sekitar pukul 21.00 Wita, Sabtu (17/6).

Petugas terkait menggunakan gergaji listrik untuk memotong bagian depan mini bus tersebut agar dapat mengevakuasi korban yang terjepit karena kondisi kendaraan dengan nomor polisi S-7485-N itu ringsek. Polisi kemudian melakukan olah di tempat kejadian perkara dan proses evakuasi dilakukan petugas gabungan, di antaranya Polsek Gilimanuk, Unit Laka Polres Jembrana, tim SAR, dan Puskesmas Gilimanuk.

Korban meninggal dunia yang dievakuasi ke Puskesmas Gilimanuk, yakni Suwari, Tohari, Ahmad Aris (sopir mini bus), Ahmad Zaenuri, Jumari, Faris Haryadi, Aris, dan satu korban meninggal dunia di RS Negara yakni Abdul Razak yang seluruhnya berasal dari Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Bayar Santunan

Kepala Jasa Raharja Cabang Bali, Sulistianingtias, mengatakan Jasa Raharja Cabang Bali menjamin pembayaran santunan ke korban kecelakaan di jalur mudik Denpasar–Gilimanuk. Pihaknya menjamin biaya perawatan korban luka-luka hingga 20 juta rupiah per orang.

Adapun bagi delapan korban meninggal dunia, santunan sebesar 50 juta rupiah per korban akan dibayarkan kepada ahli waris sesuai domisili di Jember, Jawa Timur. Jasa Raharja Cabang Bali telah melimpahkan data korban meninggal dunia kepada perwakilan cabang Jasa Raharja setempat di Jawa Timur untuk ditindaklanjuti dan dicairkan kepada ahli waris masing-masing.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu, AKP Asep Nugraha, mengatakan akibat pengemudi mengantuk terjadi kecelakaan bus berpenumpang terbalik di tol Cipali KM 133. “Tak ada korban meninggal dalam insiden terbaliknya bus Sumber Alam, hanya saja empat orang penumpang mengalami luka ringan,” kata Asep.

Keempat korban luka ringan, kata Asep, sudah dibolehkan pulang oleh pihak rumah sakit, meski satu anak umur dua tahun masih menjalani perawatan. eko/Ant/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment