Koran Jakarta | June 24 2017
No Comments

Tanda bahwa Anda Sudah Tidak Dibutuhkan Lagi

Tanda bahwa Anda Sudah Tidak Dibutuhkan Lagi

Foto : kj
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, langsung saja ya Bu. Apa tandanya bila perusahaan sudah tidak membutuhkan kita dan mungkin akan memecat kita?

Leo, Jakarta

Jawaban :

Jika kita pernah merasakan bahwa kita sudah tidak dianggap lagi saat sedang bekerja di kantor atau teman di kantor yang sudah menjaga jarak dengan kita maka kita perlu untuk dapat melihat bahwa adanya tanda-tanda bahwa kita sudah tidak dibutuhkan lagi. Dilansir dari halaman Forbes, Lynn Taylor mengatakan bahwa para pekerja biasanya mempunyai firasat saat dirinya sudah tidak dibutuhkan lagi.

Taylor menambahkan bahwa perusahaan tidak akan begitu cepat memecat kita sampai dengan batas waktu tertentu. Prosesnya bisa saja terlihat lambat tetapi pada akhirnya akan terlihat. Tetapi hal paling penting adalah kita jangan langsung mengambil sebuah tindakan sebelum kita telah mendapatkan kepastian akan pekerjaan kita. Berikut adalah 10 tanda bahwa kita sudah tidak dibutuhkan lagi:

Tugas kita terlihat lebih mudah dibandingkan dengan yang lain.

Setiap perusahaan mempunyai sistem kerja masing-masing. Saat manajemen mempunyai rencana untuk dapat memecat seseorang biasanya kita akan diberikan tugas serta tanggung jawab yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan yang lain.

Kita tidak diundang dalam rapat penting.

Jika kita merasakan bahwa kita jarang diundang dalam sejumlah rapat yang penting di kantor dan pihak manajemen merasakan hanya memperoleh sedikit saja manfaat dari kita maka pihak manajemen akan merasakan semakin menjaga jarak dengan kita akan lebih baik.

Jika hubungan dengan atasan kita terlihat berubah.

Jika hubungan dengan atasan kita terlihat berubah maka biasanya seorang atasan akan terlihat menjaga jarak dan menghindar untuk berkomunikasi dengan kita. Atasan kita cenderung akan mempunyai sikap kurang ramah dan jika atasan kita telah memperlihatkan hal tersebut , kita perlu untuk dapat mempersiapkan diri dengan baik.

Jika kita banyak menerima kritikan.

Jika kita banyak menerima kritik terutama saat atasan menegur kita karena adanya kesalahan yang dapat merusak nama baik perusahaan. Maka ada kemungkinan kita bisa saja dipecat saat atasan terus memberikan kritik kepada kita.

Jika kita melihat perusahaan terlihat mengalami masalah keuangan.

Jika kita mendengarkan kabar atau adanya rumor bahwa perusahaan kita sedang mengalami kesulitan keuangan maka kita dapat mencoba menyiapkan lamaran terbaru ke perusahaan lain. Sebaiknya kita dapat berkonsultasi dengan pihak manajemen sehubungan dengan masa depan karir kita.

Jika kita merasakan bahwa diri kita dihindari oleh teman satu kantor.

Kita perlu mengetahui bahwa teman dalam satu kantor tidak jarang dapat menjadi kompetitor kita dalam kantor. Jika kita merasakan bahwa manajemen dan teman satu kantor semakin jarang terlihat berkomunikasi dengan kita maka hal tersebut adalah merupakan salah satu tanda lampu kuning bagi pekerjaan kita.

Jika kita terlihat jarang ditegur meski telah membuat banyak kesalahan.

Jika kita terlihat jarang ditegur meski kita juga telah melakukan banyak kesalahan di kantor berarti bisa saja atasan kita tidak menegur karena sudah mempunyai rencana untuk memecat kita.

Jika tugas kita terlihat diselesaikan oleh karyawan lainnya.

Jika atasan kita menyuruh kita untuk memberikan tugas yang sedang kita kerjakan kepada orang lain di kantor karena merasa terlihat khawatir dengan cara kerja kita maka hal tersebut juga sudah menjadi salah satu tanda lampu kuning.

Jika kita merasa terlihat tidak dianggap lagi.

Kita perlu merasa khawatir jika laporan kerja yang kita berikan terlihat di abaikan dan atasan tidak mau memeriksa pekerjaan kita. Atasan tidak akan peduli gagasan hebat kita bagi perusahaan karena tidak aka nada lagi yang akan mendengarkan kita di kantor.

Perusahaan terlihat menghire karyawan baru dengan kemampuan yang sama.

Jika tim manajemen mempekerjakan karyawan baru dengan kemampuan sama dan dapat memberikan keuntungan lebih bagi perusahaan maka kita perlu untuk dapat mempersiapkan diri.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment