Tarif Listrik dan Harga Elpiji Masih Tetap | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 19 2020
No Comments
Kebijakan Subsidi

Tarif Listrik dan Harga Elpiji Masih Tetap

Tarif Listrik dan Harga Elpiji Masih Tetap

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta– Pemerintah me­lalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mene­gaskan tidak ada kenaikan tarif dasar listrik dan harga gas elpiji ukuran tiga kilogram (elpiji melon) karena belum ada pem­bahasan terkait hal tersebut.

“Justru para menteri heran, orang tidak pernah merapat­kan kok ada keluar isu kenaikan harga. Tidak ada itu sama se­kali,” kata Deputi Bidang Koor­dinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekono­mian Iskandar Simorangkir di Jakarta, Kamis (13/2).

Menurut dia, segala kebijak­an strategis yang berdampak terhadap kehidupan masya­rakat luas, di antaranya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tarif dasar listrik, dan gas elpiji, akan diputuskan oleh presiden. Hal itu, kata dia, sesuai arahan dari kepala negara meski itu menjadi kewenangan kemen­terian teknis.

Iskandar menyebut hingga saat ini pemerintah belum membahas dalam rapat koor­dinasi atau rapat terbatas ter­kait kenaikan harga tersebut.

Sebelumnya, sejumlah leg­islator Komisi VII DPR mem­pertanyakan wacana kenaikan harga elpiji 3 kg atau yang sering disebut elpiji melon kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam rapat dengar pendapat pada Senin (27/01).

“Wacana tersebut membuat masyarakat ramai, ini perlu diredam isunya, tentang ke­naikan harga elpiji 3 kg,” kata anggota Komisi VII dari Fraksi PKS Mulyanto di RDP dengan Kementerian ESDM.

Selain itu, dari Fraksi PDI Perjuangan Ismail meminta Menteri ESDM untuk mem­berikan keterangan detail me­ngenai wacana tersebut sebab kenaikan harga elpiji diwa­canakan ketika harga BBM jus­tru turun.

Kaji Skema Baru

Kementerian ESDM me­nyebutkan pemerintah masih mengkaji perubahan distribusi elpiji subsidi dari terbuka ke tertutup. “Soal yang lagi ramai di media itu, tidak sepenuhnya benar. Kita sedang dalam pem­bahasan,” jelas Menteri ESDM Arifin Tasrif sebelumnya.

Dia menjelaskan pemba­hasan perubahan distribusi dengan tujuan agar pengguna­an elpiji subsidi menjadi tepat sasaran itu akan melibatkan banyak instansi terkait.

Menurut Arifin, pemerin­tah akan mendata warga yang benar-benar membutuhkan subsidi pemerintah. “Subsidi tertutup itu adalah kami iden­tifikasi yang memang berhak menerima untuk mencegah ke­bocoran,” jelasnya. Ant/E-10

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment