Koran Jakarta | September 23 2019
No Comments
Unjuk Rasa di Hong Kong

Tiongkok Kecam Pertemuan Wong-Menlu Jerman

Tiongkok Kecam Pertemuan Wong-Menlu Jerman

Foto : AFP/Anthony WALLACE
Joshua Wong
A   A   A   Pengaturan Font

BERLIN – Tiongkok pada Se­lasa (10/9) mengecam terjadi­nya pertemuan antara aktivis demokrasi Hong Kong, Josh­ua Wong, dengan Menteri Lu­ar Negeri Jerman, Heiko Maas, saat mereka bertemu dalam se­buah acara yang digagas harian Bild di Berlin. Dalam pernya­taannya, Tiongkok menyebut pertemuan Wong-Maas seba­gai hal yang tak menghormati kedaulatan negara.

“Merupakan langkah yang amat keliru bagi media dan po­litisi asal Jerman untuk bersim­pati atas gelombang separatis anti-Tiongkok. Hal itu amat tak menghormati kedaulatan dan mencampuri masalah dalam negeri Tiongkok,” kata juru bi­cara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying.

Foto pertemuan Wong-Maas sempat diposting dalam akun media sosial milik Menlu Maas dan Menlu Jerman itu menulis bahwa dirinya telah berbicara dengan Wong soal situasi un­juk rasa dan perjuangan aktivis muda itu untuk meraih demo­krasi dan kebebasan untuk hak memilih di Hong Kong.

Sementara Bild melaporkan bahwa Wong datang terlambat di acara yang diselenggarakan mereka, tetapi masih bisa ber­temu Maas di pertemuan itu.

“Tiongkok amat keberatan atas pertemuan tersebut dan saya tegaskan sekali lagi bah­wa masalah Hong Kong adalah masalah dalam negeri Tiong­kok dan tak satupun pemerin­tah asing, organisasi maupun individu memiliki hak untuk turut campur,” imbuh Hua.

Wong berada di Jerman dan berencana untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah politisi selama kunjungannya ke Berlin. Menurut keterang­an Steffen Seibert, juru bicara untuk Kanselir Jerman, An­gela Merkel, sejauh ini belum ada agenda pertemuan antara Merkel dan Wong.

Kanselir Merkel pada pe­kan lalu berkunjung ke Beijing dan usai bertemu dengan PM Tiongkok, Li Keqiang, ia me­nyerukan agar ada jaminan atas hak dan kebebasan warga Hong Kong. Sebelum tiba di Beijing, demonstran di Hong Kong me­minta agar Kanselir Jerman itu memberi dukungan pada me­reka saat pertemuan dengan para pemimpin Tiongkok.

Tampung Pembangkang

Jerman sejak beberapa ta­hun terakhir menjadi nega­ra yang menampung sejumlah pembangkang asal Tiongkok, termasuk menampung Liu Xia, janda pembangkang peraih anugerah Nobel asal Tiongkok, Liu Xiaobo.

Pada Mei lalu, dua man­tan aktivis kemerdekaan Hong Kong diberikan status peng­ungsi di Jerman dalam kasus pertama pembangkang dari wilayah kantong Tiongkok yang menerima perlindungan tersebut.

Sebelum berangkat ke Ber­lin, Wong sempat ditahan di Hong Kong karena pelanggar­an jaminan atas penahanan se­belumnya. Wong termasuk di antara pendukung demokrasi terkemuka yang ditahan akhir bulan lalu dalam sebuah per­temuan oleh polisi ketika Hong Kong dilanda aksi protes pro­demokrasi selama 3 bulan.

Saat pidato singkat di aca­ra yang digelar Bild, Wong ber­sumpah untuk terus mem­protes hingga warga Hong Kong bisa mengelar pemilihan umum secara bebas.

Stand with Hong Kong bu­kan sekedar slogan belaka, ka­mi mendesak dunia bebas un­tuk berdiri bersama dengan kami untuk menentang rezim Tiongkok yang otokratis,” pung­kas Wong.  ang/AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment