Tips Menjalankan Bisnis Restoran | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments

Tips Menjalankan Bisnis Restoran

Tips Menjalankan Bisnis Restoran
A   A   A   Pengaturan Font

Pertanyaan:

Bu Rossa, keluarga saya sudah lama menjalankan bisnis catering rumahan dan sejauh ini makin maju dan mengun­tungkan. Kami berpikir untuk membuka restoran. Mohon advisnya Bu agar bisnis kami bisa terus berkembang.

Jawaban:

Bisnis restoran merupakan bisnis yang menjanjikan. Ba­nyak ahli marketing mengata­kan jika bisnis makanan memi­liki kemungkinan marjin yang sangat besar bahkan sampai de­ngan 50 persen.

Oleh sebab itu, tak heran jika banyak orang sangat ingin membuka bisnis restoran.

Namun ternyata, membuka bisnis restoran tak mudah. Ba­nyak juga orang yang membuka bisnis makanan tetapi tak bisa bertahan lama dan akhirnya gu­lung tikar. Nah, bila Anda ingin membuka bisnis restoran maka Anda harus memikirkan dan menyusun rencana yang jitu.

Berikut tips untuk memba­ngun bisnis restoran seperti di­kutip dari laman bplans.com :

  1. Rencana

- Cintai pekerjaan yang

dijalani

Pemilik restoran di Phila­delphia Kim Strengari menu­turkan, jika Anda ingin me­wujudkan mimpi sebagai pemilik restoran maka cintai apa yang Anda lakukan seka­rang. Ketika Anda mengeta­hui kalau memiliki restoran adalah impian maka bekerja keras dengan apa yang Anda lakukan.

Ini seperti dilakukan Kim saat membuka restoran. Sebe­lumnya ia bekerja keras untuk dapat membuka restoran per­tama kali. Ia bekerja setulus hati dan hingga larut malam.

Untuk meraih kesuksesan butuh investasi waktu dan uang. Jadi sebelum membuka restoran pastikan bahwa itu adalah pas­sion Anda, bukan hanya bisnis untuk menghasilkan uang bagi Anda.

Selain itu pada awal rencana sebaiknya Anda mulai memikir­kan restoran apa yang diingin­kan, tema apa yang perlu dipa­kai, bagaimana dengan furnitur yang tepat untuk restoran Anda, dan bagaimana layoutnya.

- Punya rencana bisnis

Untuk membuka restoran juga perlu rencana bisnis yang detil. Rencana itu mulai dari daftar barang apa yang dibeli, bahan baku, peralatan dan lain­nya. Dengan perencanaan bisnis yang tepat dapat membuat Anda untuk tetap mengatur uang se­suai anggaran dan modal.

- Lokasi

Membangun sebuah bisnis restoran, lokasi sangat pen­ting. Anda perlu titik yang ra­mai dan mudah diakses serta punya potensi bertumbuh. Anda juga perlu lokasi yang sesuai anggaran Anda. Menye­wa tempat dan membangun restoran sendiri, faktor lokasi salah satu keputusan terbesar yang dibuat oleh Anda sebagai pemilik restoran.

- Tes menu

Mungkin Anda memiliki sejumlah daftar menu untuk daftar restoran Anda. Akan te­tapi, sebaiknya coba menu yang Anda sajikan sebelum ditawar­kan ke konsumen.

“Buat pesta kecil dan undang lah orang-orang. Kemudian coba tawarkan makanan yang sudah Anda buat sebelum mem­buka restoran. Dapatkan umpan balik dari mereka tentang rasa, harga, dan lokasi,” ujar Pemilik restoran sushi Yuen Yung.

Mungkin Anda menyukai makanan yang dibuat, tetapi jika konsumen tidak mau bayar dan tak sesuai selera maka Anda be­lum dapat hasilkan uang.

- Rekrut pegawai

Sebuah restoran juga me­merlukan staf untuk tetap ber­jalan. Namun sebelum merekrut pegawai, sebaiknya rekrut satu manajer yang dapat membantu.

“Anda tidak dapat melakukan sendiri (buka restoran) karena begitu banyak detil. Rekrut pe­gawai dengan memiliki passion dan pengalaman di lapangan yang dapat membantu buat ke­putusan,” tutur Yung.

- Buat rencana pemasaran

Anda memang bisa mengan­dalkan pemasaran dari mulut ke mulut untuk mendapatkan banyak konsumen. Anda juga perlu rencana pemasaran untuk meningkatkan konsumen.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan dengan ikut kegiatan komunitas, berikan contoh ma­kanan, menawarkan diskon ke­pada pelanggan baru, ikut aso­siasi bisnis lokal dan memakai media sosial.

  1. Pendanaan

- Ketahui modal

Di setiap bisnis, pastikan Anda mengetahui berapa biaya yang dibutuhkan untuk mem­bangun modal. Selain itu, se­baiknya Anda juga memiliki tiga penempatan dana saat restoran beroperasi.

Pertama, dana yang ditem­patkan untuk biaya membeli peralatan dan kas. Kedua, dana yang digunakan untuk biaya restoran selama enam bulan. Ketiga, dana yang ditempatkan untuk mengcover biaya pribadi setidaknya dalam enam bulan.

- Rencanakan tak untung sela­ma enam bulan

Bisnis restoran tak selama­nya menguntungkan dan tak bisa dalam semalam untuk raih keuntungan. Ini butuh waktu untuk menarik pelanggan, dan memiliki pelanggan tetap. Yung menuturkan, setidaknya Anda bersiap untuk kehilangan uang selama enam bulan.

- Punya dana cadangan

Setiap restoran biasanya menghadapi biaya yang me­lebihi dari anggaran yang direncanakan. Sebaiknya Anda juga memiliki dana cadangan dan tambahan untuk memban­tu bila ada hal yang dibutuhkan.

  1. Pengaturan

- Rekrut pegawai inti

Untuk mengatur staf Anda dengan baik, pastikan juga Anda memiliki pegawai yang siap dan punya pengalaman. Sebaiknya Anda sudah memiliki deskripsi pekerjaan dan aturan bagi pe­kerja. Selain itu ciptakan pelatih­an sehingga membantu pegawai Anda untuk berlatih dengan baik. Kemudian ciptakan resep untuk masakan di restoran.

- Siap dibutuhkan di mana saja

Sebagai seorang pemilik restoran maka Anda harus me­nurunkan ego. Anda harus siap untuk melakukan pekerjaan apa saja mulai dari memotong sayuran hingga menyambut pelanggan. Anda siap sedia un­tuk membantu di restoran.

- Perhatikan biaya pegawai

Sejumlah restoran biasanya rutin untuk merekrut pegawai. Ketika Anda rekrut sejumlah pegawai untuk membantu raih kesuksesan sebaiknya juga per­timbangkan biayanya. Memba­yar pegawai kadang dapat men­jadi tugas menakutkan apalagi ketika beberapa bulan pertama saat Anda belum membuat ba­nyak uang. Ini memang tidak selalu mudah untuk merekrut pegawai.

Oleh karena itu, coba rekrut pegawai untuk posisi sangat penting dan membuat jadwal sehingga dapatkan hasil maksi­mal.

- Perhatikan biaya makanan

Yung menuturkan, pastikan biaya pasokan makanan sesuai anggaran. Pastikan Anda untuk memperhatikan pasokan, per­siapan makanan dengan baik. Hindari pemborosan dan men­jaga harga.

- Lanjutkan pemasaran

Anda tidak dapat tergan­tung pada pelanggan tetap se­hingga perlu untuk menerus­kan pemasaran. Ini agar dapat menarik pelanggan baru se­hingga dapat mencetak peng­hasilan. Pemasaran ini dilaku­kan dengan promosi di media sosial, buat iklan, dan ikut ko­munitas.

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment