Trump Klaim Tak Ada Tentara AS Tewas dalam Serangan Rudal Iran | Koran Jakarta
Koran Jakarta | February 26 2020
No Comments
Konflik AS-Iran

Trump Klaim Tak Ada Tentara AS Tewas dalam Serangan Rudal Iran

Trump Klaim Tak Ada Tentara AS Tewas dalam Serangan Rudal Iran

Foto : ISTIMEWA
Presiden AS Donald Trump
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON – Amerika Serikat langsung bereaksi terkait serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer AS di Irak Bagian Utara. Presiden AS Donald Trump menegaskan, pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap Iran.

Meski demikian Trump menegaskan, tak ada tentara AS yang tewas dalam serangan tersebut. "Semua prajurit kami selamat, hanya terjadi kerusakan minimal di pangkalan militer kami. Pasukan Amerika kami yang hebat siap untuk apa pun," katanya Trump, Kamis (9/1).

Dalam pidato di Gedung Putih, Trump juga mengatakan Iran mulai melunak dan mengambil sikap mundur. Hal itu menurutnya akan memberi dampak yang baik pada dunia.

"Iran tampaknya mundur, yang merupakan hal yang baik untuk semua pihak yang berkepentingan dan hal yang sangat baik bagi dunia. Tidak ada nyawa Amerika atau Irak yang hilang," ucapnya.

Namun dia tetap menegaskan, sanksi akan tetap diberlakukan bagi Iran. Trump juga tidak secara rinci menyebutkan apakan sanksi tersebut diambil sebagai balasan AS terkait srangan rudal Iran.

Seblumnya pihak Iran mengklaim, rudal yang mereka luncurkan telah menewaskan puluhan tentara AS.

Stasiun TV pemerintah Iran melaporkan bahwa sedikitnya 80 "teroris Amerika" tewas akibat serangan yang melibatkan 15 roket Teheran, yang diluncurkan terhadap sejumlah target AS di Irak.

Disebutkan pula bahwa tidak ada satupun misil yang berhasil dicegat.

Stasiun TV pemerintah, yang mengutip sumber Pengawal Revolusi senior, menyebutkan bahwa Iran memiliki 100 target lainnya di kawasan tersebut jika Washington mengambil aksi balasan apa pun. Pihaknya juga mengatakan sejumlah helikopter AS beserta peralatan militer "rusak parah."

Iran meluncurkan sejumlah serangan roket terhadap pasukan pimpinan AS pada Rabu dini hari guna membalas serangan pesawat nirawak AS, yang merenggut nyawa komandan terkemuka Iran Qassem Soleimani, yang menuai kekhawatiran perang lebih luas di Timur Tengah. AFP/drb/S-1

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment